Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Kreativitas Netizen Tanah Air dalam Menyamakan Aksi Penyerbuan Capitol Hill dengan Aksi Massa di Indonesia

Redaksi oleh Redaksi
8 Januari 2021
A A
capitol hill
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Banyak yang menyamakan aksi penyerbuan massa pendukung Donald Trump ke gedung kongres Capitol Hill dengan aksi-aksi massa di Indonesia.

Rabu, 6 Januari 2021 kemarin, aksi kerusuhan terjadi di gedung kongres Capitol Hill, Washington D.C. Massa pendukung Presiden Donald Trump mengepung dan menyerbu gedung kongres tersebut sebagai bentuk protes dan penolakan terhadap pengukuhan kemenangan Joe Biden dalam pemilihan presiden tahun ini oleh kongres.

Iklan

Massa berhasil masuk dan menghancurkan banyak barang yang ada di dalam gedung kongres tersebut. Penyerbuan itu menjadi yang pertama kalinya sejak dua ratus tahun terakhir.

Aksi penyerbuan tersebut tentu langsung menjadi pemberitaan besar-besaran di seluruh dunia, tak terkecuali bagi publik Indonesia.

Di Indonesia, banyak netizen yang menyamakan aksi penyerbuan massa ke gedung kongres tersebut dengan aksi mahasiswa yang menyerbu dan menduduki gedung DPR/MPR pada 1998 silam. Walau tentu saja, tak sedikit yang menolak penyamaan tersebut sebab keduanya punya latar belakang yang sangat berbeda.

MAGA terinspirasi Indonesia ’98 pic.twitter.com/nlOGFrjPjt

— Nathaniel Rayestu ? (@rayestu) January 7, 2021

Kendati demikian, upaya othak-athik gathuk alias cocokologi untuk memunculkan persamaan-persamaan antara aksi massa Capitol Hill dengan aksi massa di Indonesia tetaplah bermunculan.

Salah satu yang cukup mencolok perhatian tentu saja adalah hadirnya penjual asongan ayam dan kentang goreng persis di depan gedung Capitol Hill saat peristiwa penyerbuan berlangsung.

“Someone started selling chicken and fries during protest at US Capitol,” tulis jurnalis Nolbert Elekes melalui akun Twitternya.

Someone started selling chicken and fries during protest at US Capitol pic.twitter.com/UiZews9fmY

— Norbert Elekes (@NorbertElekes) January 7, 2021

Fenomena penjual asongan di tengah kerusuhan tersebut dianggap sangat “ngindonesia”. Maklum saja, di Indonesia, dalam berbagai aksi massa atau momen-momen berkerumun lainnya, pedagang asongan hampir selalu ada. Bahkan, saat terjadi aksi terorisme bom Thamrin empat tahun lalu, terekam ada banyak pedagang, dari mulai penjual minuman sampai kacang yang menjajakan dagangannya kepada orang-orang, yang justru berkumpul di sekitar lokasi ledakan.

Seorang penjual kacang rebus di area terjadinya ledakan bom Sarinah Thamrin. #KamiTidakTakut pic.twitter.com/PvhSNs6wIn

— Pujiono JS™ (@PujionoJS) January 14, 2016

Hal mencolok lainnya tentu saja adalah kehadiran bendera merah putih yang dikibarkan oleh salah satu massa aksi saat gedung Capitol Hill. Adanya bendera tersebut kemudian membikin foto penyerbuan gedung menjadi sangat pas saat disandingkan dengan foto saat mahasiswa menduduki gedung DPR/MPR tahun 1998 silam yang juga tentu saja terdapat unsur bendera merah putih. Belakangan, diketahui bahwa bendera merah putih tersebut bukanlah bendera Indonesia (tentu saja), melainkan bendera negara bagian North Carolina yang memang punya unsur merah putih juga.

Dengan aneka kesamaan tersebut, maka tak mengherankan jika kemudian banyak netizen yang mencoba membikin meme-meme lucu terkait kesamaan dua aksi tersebut.

Salah satu yang paling lucu adalah potongan video penyerbuan gedung Capitol Hill dengan latar belakang suara para mahasiswa saat menyanyikan lagu ‘Buruh Tani’ yang liriknya legendaris itu: “Hari-hari esok adalah milik kita. Terciptanya masyarakat sejahtera. Terbentuknya tatanan masyarakat. Indonesia baru tanpa orba.”

marjinal bang pic.twitter.com/Chs5kGWUCY

— gie_ (@rockLee_gie) January 7, 2021

Ah, untuk urusan othak-athik gathuk, dan nyambung-nyambungun, masyarakat Indonesia memang juaranya.

capitol hill

Iklan

BACA JUGA Saya Menduga Fadli Zon Nge-like Konten Porno di Twitter demi Keperluan Riset di Komisi I DPR-RI dan artikel KILAS lainnya.

Terakhir diperbarui pada 8 Januari 2021 oleh

Tags: amerikacapitol hilltrump
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Derita Pedagang Es Teh Jumbo: Miskin, Disiksa Israel dan Amerika MOJOK.CO

Semakin Berat Perjuangan Pedagang Es Teh Jumbo: Sudah Margin Keuntungan Sangat Tipis Sekarang Terancam Makin Merana karena Kenaikan Harga

9 April 2026
Perang Dunia 3 Bukti Manusia Adalah Bajingan Maniak Perang MOJOK.CO

Perang Dunia 3 Menjadi Bukti Manusia Adalah Bajingan Maniak Perang yang Tidak Belajar dari Kehancuran karena Perang Dunia

24 Juni 2025
Kopdar Jokowi dan Biden di Gedung Putih Menghasilkan Apa?

Kopdar Jokowi dan Biden di Gedung Putih Menghasilkan Apa?

14 November 2023
Ketika Cina dan Kuba, 2 “Dedengkot” Komunisme, Membela Islam MOJOK.CO

Ketika Cina dan Kuba, 2 “Dedengkot” Komunisme, Membela Islam dan Mengutuk Keras Pembakaran Al-Qur.’an

19 Juli 2023
populisme trump

Apa itu Populisme yang Disebut-sebut Menjadi Ancaman Demokrasi?

25 Februari 2023
Cina Ditakdirkan Perang dengan Amerika: Hitam Putih Dunia di Tangan Xi

Cina Ditakdirkan Perang dengan Amerika: Hitam Putih Dunia di Tangan Xi

23 November 2022
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

ilustrasi - pekerja (Ega Fansuri/Mojok.co)

Pelarian Laki-laki Burnout usai Dihantam Pekerjaan tapi Dipaksa Kuat karena Tuntutan Kepala Keluarga Ideal

20 Agustus 2026
Merdeka ala Puskestan dan para petani Sukoharjo: perjuangan sejahtera dari sektor pertanian MOJOK.CO

Merdeka Ala Puskestan dan Petani Sukoharjo: Perjuangan Panjang agar Sejahtera dari Pertanian

18 Agustus 2026
Yamaha Fazzio Cuma Sebatas Skutik Spek Orang Manja MOJOK.CO kredit motor yamaha

Fazzio, Motor “Anak Skena” yang Bikin Perjalanan Sejam Menembus Kemacetan buat Ngonser Tetap Terasa Chill

24 Agustus 2026
Sikap-sikap sederhana ke pelayan rumah makan atau restoran yang seharusnya jadi kewajaran MOJOK.CO

Sikap-sikap Sederhana ke Pelayan Rumah Makan atau Restoran yang Kita Abaikan karena Ego, Padahal Bermakna Memanusiakan

20 Agustus 2026
Festival Sastra Yogyakarta (FSY) 2026 MOJOK.CO

Memaknai “LAKU” dalam Festival Sastra Yogyakarta (FSY) 2026: Sejauh Mana Bermanfaat dalam Ekosistem Sastra

19 Agustus 2026
Penyesalan mahasiswa kiri dan naif: tolak kerja (jadi budak) korporat karena melanggengkan kapitalisme, tapi sadar orang tua belum bahagia MOJOK.CO

Sesal Mahasiswa Sok Kiri Anti Kapitalisme dan Naif: Tolak Kerja Korporat, Tapi Sadar Belum Bantu Ekonomi Orang Tua

21 Agustus 2026

Video Terbaru

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Syukur

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Bersyukur

20 Agustus 2026
Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

7 Agustus 2026
Bukan Sekadar Beternak Karang Taruna Bono dan Upaya Menghidupkan Ekonomi Warga

Dari Ternak untuk Desa: Geliat Karang Taruna Bono Menghidupkan Ekonomi Warga

31 Juli 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

🤖 PRAYIT AI ×
Salam dari Mojok! Aku Prayit AI. Ada yang bisa dibantu hari ini, Rek?
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.