Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Ketua Umum PAN Minta Caleg PAN Rajin Salat BerJamaah agar Suara Tak Diambil PKS

Redaksi oleh Redaksi
8 Februari 2018
A A
salat
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Akhir-akhir ini, PAN menjadi partai yang banyak menjadi bahan pemberitaan karena pernyataan-pernyataan kontroversial ketua umumnya.

Beberapa waktu yang lalu, nama ketua umum PAN, Zulkifli Hasan memang banyak disorot karena memberi pernyataan kontroversial terkait isu LGBT saat memberikan sosialisasi pilar kebangsaan di kampus Universitas Muhammadiyah Surabaya.

Iklan

“Perempuan boleh sama perempuan. Di DPR, keputusan MK kemarin ada UU pornografi lagi dibahas soal ini. Bayangkan, Ibu-ibu, sudah ada 5 partai yang nggak apa-apa. Lima, lima,” ujar Zulkifli.

Pernyataan kontroversial itu kemudian banyak dikutip dan diberitakan media bahwa Zulkifli menyebut ada 5 fraksi di DPR yang menyetujui LGBT.

Setelah itu, Zulkifli Hasan kembali menjadi bahan pemberitaan karena pernyataan kontroversialnya saat menanggapi kasus Zumi Zola, Gubernur Jambi sekaligus kader PAN yang ditetapkan menjadi tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi.

Saat itu, Ketua Umum PAN itu menyebut bahwa gaji kepala daerah sangat kecil.

“Gaji Bupati itu 6,6 juta, teman-teman tahu runing jadi bupati bagaimana. Bikin spanduk, bikin iklan, bikin tim, bayar saksi.” katanya.

Nah, seperti tak pernah bosan, Zulkifli Hasan kembali membuat pernyataan kontroversial, kali ini terjadi saat ia menghadiri konsolidasi partai PAN di Gedung Kartini, Malang, Senin 5 Februari lalu.

Kala itu, Zulkifli Hasan memberikan kiat kepada para kadernya yang ingin mencalonkan diri dalam pemilihan legislatif.

Yang unik dan kontroversial adalah, Zulkifli meminta kadernya, khususnya kader muslim yang ingin mencalonkan diri sebagai anggota legislatif, untuk rajin shalat berjamaah di masjid. Hal itu untuk meraih suara para pemilih yang kerap shalat berjamaah di masjid.

Ia juga menambahkan bahwa hal tersebut juga agar suara tidak melulu diambil PKS.

“Yang Islam shalat magrib dan subuh di masjid. Kenapa magrib sama subuh di masjid? Kalau kamu magrib sama subuh nggak di masjid, orang-orang di masjid nanti suaranya diambil PKS semua,” katanya.

Sungguh sebuah kiat yang out of the box dan jenius dari seorang pak Zulkifli Hasan. Betapa tidak, ketika yang lain gembar-gembor soal kampanye efektif, iklan, serta program-program caleg, Pak Ketum PAN dengan cerdasnya langsung memberikan jalan pintas yang kilat: salat berjamaah.

Pak Zulkifli agaknya paham betul tentang apa yang sering disampaikan dalam seminar-seminar motivasi remasa Islami: Jika kau ingin mendekati hatinya, dekatilah penciptanya.

Iklan

Yah, semoga kader-kadernya berhasil, Pak Zulkifli. Semoga masjid-masjid dan surau-surau yang selama kosong bisa menjadi penuh oleh orang-orang berkaos putih biru.

infografik salat

Terakhir diperbarui pada 8 Februari 2018 oleh

Tags: ketua umum panpanZulkifli Hasan
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Video

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan Langgar Aturan Kampanye, Cuma Kena Sanksi Teguran?

7 Maret 2024
Sebelum PAN Jadi “Partai Artis Nasional”, Sudah Ada PKI yang Sukses Besar Usung Seniman MOJOK.CO
Kotak Suara

Sebelum PAN Jadi “Partai Artis Nasional”, Sudah Ada PKI yang Sukses Besar Usung Seniman 

11 Oktober 2023
Mengusung 17 Artis Jadi Caleg, PAN itu Partai Artis Nasional? MOJOK.CO
Kotak Suara

Mengusung 17 Artis Jadi Caleg, PAN itu Partai Artis Nasional? 

28 Agustus 2023
golkar pan prabowo mojok.co
Kotak Suara

Golkar-PAN-PKB Dukung Prabowo, Benarkah karena Hilang Kepercayaan terhadap Ganjar?

15 Agustus 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

KAI Daop 6 Bagikan 80 Paket Makanan kepada Penumpang Anak di Stasiun Yogyakarta MOJOK.CO

KAI Daop 6 Bagikan 80 Paket Makanan kepada Penumpang Anak di Stasiun Yogyakarta

23 Juli 2026
Lulusan s2, susahnya legalisir ijazah setelah wisuda.MOJOK.CO

Nasib Lulusan S2 di Jakarta: Kuliah Dianggap Nggak Guna karena Kalah Saing dengan Tamatan SMA, tapi Tetap Merasa Bangga

23 Juli 2026
Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadi tuan rumah “1st Asian Gym for Life Challenge 2026” 1. MOJOK.CO

Jogja Jadi Tuan Rumah Lomba Gym se-Asia usai Thailand Mundur, Semua Kalangan Bebas Ikut Tanpa Beban Menang-Kalah

20 Juli 2026
sarjana, ijazah s1, pekerja, gen z, kerja, PNS di desa lebih menyenangkan. MOJOK.CO

Seporsi Kekalahan Sarjana di Sleman: Susah Payah Dapat Ijazah S1, Ujung-ujungnya Kerja Setara Lulusan SMA karena Tak Punya Pilihan

20 Juli 2026
Jadi gini rasanya keracunan motor Yamaha Xabre bekas MOJOK.CO

Akulah yang dulu meremehkan motor Yamaha Xabre karena harganya yang nggak ngotak, tapi kini rasa ingin memilikinya semakin tinggi

23 Juli 2026
Sri Sultan HB X tegaskan: penataan kawasan pedestrian Malioboro bukan berarti apa-apa tidak boleh MOJOK.CO

Sri Sultan HB X: Malioboro Full Pedestrian Bukan Tutup Total Akses Kendaraan, Tapi Penataan agar Tidak Crowded

24 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.