Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Selektivitas Jurusan Kehutanan UGM, Tempat Kuliah Jokowi yang Diminati

Kenia Intan oleh Kenia Intan
9 Oktober 2023
A A
Selektivitas Jurusan Kehutanan UGM MOJOK.CO

Selektivitas Jurusan Kehutanan UGM (ugm.ac.id)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo, merupakan lulusan Jurusan Kehutanan UGM. Jurusan ini cukup diminati melihat selektivitasnya yang tinggi.

Jurusan atau program studi kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) berada di bawah Fakultas Kehutanan UGM. Di kalangan calon mahasiswa, jurusan ini lumayan menjadi incaran. Melansir laman resmi UGM, pada 2023 selektivitas atau tingkat keketatan Jurusan Kehutanan UGM mencapai 1: 11. Artinya, setiap satu kursi di UGM diperebutkan oleh 11 calon mahasiswa.

Iklan

Adapun jumlah daya tampung total jurusan kehutanan di tahun 2023 mencapai 300 kursi. Kalian bisa bayangkan berapa jumlah pendaftar jurusan itu tahun lalu. Dari tahun ke tahun, jurusan ini memang lumayan menjadi incaran. Apabila melihat tahun-tahun sebelumnya, selektivitas jurusan ini selalu berada di atas dua digit. Bahkan pada 2020, jurusan ini pernah mencapai selektivitas 1:20. Artinya, setiap satu kursi diperebutkan oleh 20 calon mahasiswa.

Minat yang cukup besar ini terdorong oleh pamor jurusan yang baik. Pada 2019, jurusan ini mengantongi akreditasi A dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Selain itu, jurusan ini bernaung di salah satu universitas terbaik di Indonesia. Dari tahun ke tahun, UGM selalu masuk lima besar universitas terbaik di Tanah Air. 

Jurusan Kehutanan UGM yang bersejarah

Cikal bakal kehutanan UGM sebenarnya sesudah ada di masa-masa awal UGM berdiri. Pada 1951/1952, dalam rapat senat terbuka UGM, dibuka dan dideklarasikan secara Bagian Kehutanan pada Fakultas Pertanian UGM. Oleh karena itu, nama Fakultas Pertanian pada waktu itu berubah menjadi Fakultas Pertanian dan Kehutanan UGM.

Saat awal berdiri, bagian kehutanan di fakultas ini dibina oleh ahli-ahli kehutanan Belanda. Para pengajar Belanda untuk akademi kehutanan UGM ini juga tercatat sebagai dosen di pendidikan tinggi kehutanan di Bogor sebagai cabang Universitas Indonesia. Kemudian cabang itu berubah menjadi IPB (Institut Pertanian Bogor). Beberapa nama pengajar yang pada saat itu mengajar di kehutanan UGM ada Prof.Ir.PKM. Steuf, Prof.Ir. C.Gartner, Prof.Ir. EHP. Juta, Prof.Ir. F.Versteegh, Prof.Ir. AH .Verkuyl dan Dipl.Ing. Hollerworger.

Kemudian, Kehutanan UGM memisahkan diri menjadi fakultas sendiri pada 17 Agustus 1963. Sejak saat itu, Fakultas Kehutanan UGM terbentuk. Dekan pertamanya adalah Prof.Ir. Soedarwono Hardjosoediro.

Seiring berjalannya waktu, fakultas ini melahirkan beberapa orang penting. Salah satunya, Joko Widodo yang menjadi presiden Republik Indonesia saat ini. Jokowi adalah mahasiswa Fakultas Kehutanan UGM angkatan 1980. Selama lima tahun ia menempuh pendidikan tinggi hingga akhirnya lulus pada 1985.

Selain Jokowi beberapa nama terkenal lain ada Djamaluddin Suryohadikusumo mantan Menteri Kehutanan RI (1993-1998), Mohamad Prakosa mantan Menteri Kehutanan RI (2001- 2004), Suhardi, mantan Ketua Umum Gerindra, serta Soekotjo seorang ahli silvikultur intensif dan Rektor Universitas Bengkulu (1986-1990).

Penulis: Kenia Intan
Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Profil Universitas Paramadina, Tempat Anies Baswedan Pernah Jadi Rektor
Cek berita dan artikel Mojok lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 9 Oktober 2023 oleh

Tags: jokowikehutanan ugmperguruan tinggi
Kenia Intan

Kenia Intan

Content Writer Mojok.co

Artikel Terkait

Tercatat 1 juta lulusan S1 (sarjana) jadi pengangguran hingga terjebak pinjol karena hidup konsumtif MOJOK.CO

1 Juta Sarjana Jadi Pengangguran hingga Terpaksa Pinjol untuk Biaya Konsumtif, Apa yang Harus Pemerintah Lakukan?

11 Agustus 2026
Nasib Yamaha Byson Baru yang Dicintai Setelah Tak Bisa Dimiliki MOJOK.CO

Nasib Yamaha Byson dan Paradoks Benda yang Baru Dicintai Setelah Berhenti Diproduksi dan Tak Bisa Dimiliki Lagi

2 Juli 2026
Jurusan kuliah di perguruan tinggi yang kerap disepelekan tapi jangan dihapus karena relevan. Ada ilmu komunikasi, sejarah, dakwah, dan manajemen MOJOK.CO

4 Jurusan Kuliah yang Kerap Disepelekan tapi Jangan Dihapus, Masih Relevan dan Dibutuhkan di Bisnis Rezim Manapun

27 April 2026
14 juta pekerja terima gaji di bawah UMP/UMK, sebagian besar dari kalangan lulusan perguruan tinggi (sarjana) MOJOK.CO

Nasib Sarjana Kini: Masuk 14 Juta Pekerja Bergaji di Bawah UMP, Jadi Korban Kesenjangan Dunia Kerja

9 Januari 2026
Riset dan pengabdian masyarakat perguruan tinggi/universitas di Indonesia masih belum optimal MOJOK.CO

Universitas di Indonesia Ada 4.000 Lebih tapi Cuma 5% Berorientasi Riset, Pengabdian Masyarakat Mandek di Laporan

18 Desember 2025
Kereta Cepat Whoosh DOSA Jokowi Paling Besar Tak Termaafkan MOJOK.CO

Whoosh Adalah Proyek Kereta Cepat yang Sudah Busuk Sebelum Mulai, Jadi Dosa Besar Jokowi yang Tidak Bisa Saya Maafkan

17 Oktober 2025
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Alfamart dan PGMM beri bantuan seragam ke 7 madrasah di Magelang sebagai wujud kepedulian sosial MOJOK.CO

Alfamart dan PGMM Beri Bantuan Seragam Sekolah di 7 Madrasah Magelang, Jadi Penunjang Semangat dan Kepercayaan Diri Siswa

24 Agustus 2026
Penyesalan mahasiswa kiri dan naif: tolak kerja (jadi budak) korporat karena melanggengkan kapitalisme, tapi sadar orang tua belum bahagia MOJOK.CO

Sesal Mahasiswa Sok Kiri Anti Kapitalisme dan Naif: Tolak Kerja Korporat, Tapi Sadar Belum Bantu Ekonomi Orang Tua

21 Agustus 2026
dukuh muda di kampung

Seni Menjadi Dukuh Muda di Tengah Gempuran Pemimpin Boomer: Kisah Dukuh Muda yang Rela Mengorbankan Masa Muda untuk Membuat Orang Tua Bangga

24 Agustus 2026
Pelaku pembakaran hutan di Kalimantan dan titik lemah penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia MOJOK.CO

Titik Lemah Penanganan Karhutla di Indonesia: 72 Orang Sengaja Bakar Hutan untuk Buka Lahan, Jadi Ancaman Ekosida

23 Agustus 2026
Nasib rentan warga pesisir Kabupaten Batang karena ancaman abrasi dan PLTU MOJOK.CO

Nasib Rentan Warga Pesisir Kabupaten Batang: Rumah Terancam Abrasi Sewaktu-waktu, Nafkah “Tersumbat” PLTU

19 Agustus 2026
perubahan desil membuat penjual ayam potong menderita

Perubahan Desil Tak Masuk Akal Membuat Penjual Ayam Potong Menderita

21 Agustus 2026

Video Terbaru

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Syukur

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Bersyukur

20 Agustus 2026
Abdur Arsyad: Dari Matematika sampai Memikirkan Masa Depan Negara

Abdur Arsyad: Dari Matematika sampai Memikirkan Masa Depan Negara

8 Agustus 2026
Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

7 Agustus 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

🤖 PRAYIT AI ×
Salam dari Mojok! Aku Prayit AI. Ada yang bisa dibantu hari ini, Rek?
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.