Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Jokowi dan Prabowo Jenguk Ustaz Arifin Ilham: Antara Gimmick dan Ketulusan

Redaksi oleh Redaksi
10 Januari 2019
A A
Jokowi Prabowo jenguk Arifin Ilham MOJOK.CO
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Kedatangan Jokowi dan Prabowo untuk menjenguk Ustaz Arifin Ilham tidak terhindar dari tuduhan hanya pencitraan saja di Pilpres 2019 ini.

Kamis (10/1), Ustaz Arifin Ilham diterbangkan ke Penang, Malaysia. Kondisi dai kondang tersebut memang sudah membaik. Tujuan diterbangkan ke Penang adalah untuk melanjutkan perawatan secara lebih intensif. Kondisi itu dikonfirmasi oleh pihak Yayasan Az-Zikra.

“Alhamdulillah sudah membaik. Besok (hari ini–Kamis) mau dibawa ke Penang untuk intensif lagi pemeliharaan dan pengobatan beliau. Kalau melihat kondisi yang baru saja saya lihat, alhamdulliah beliau jauh lebih baik ketimbang kemarin,” kata KH Abah Raodl Bahar Bakry, Penasihat dan Dewan Syariah Az-Zikra pada Rabu (9/1).

Abah Raodl Bakry menambahkan bahwa meskipun sudah membaik, kondisi Ustaz Arifin Ilham masih lemah. Ia meminta doa supaya usia Arifin Ilham dipanjangkan.

“Ya kita semua sedih karena beliau adalah ulama yang sangat dibutuhkan, ulama yang dapat menjaring umat yang paling banyak dibandingkan ulama-ulama yang lain, sehingga umat ketika beliau sakit prihatin. Mudah-mudahan, kiata berdoa agar dipanjangkan usianya.”

Sebelumnya, Ustaz Arifin Ilham dikabarkan sudah sembuh dari kanker getah bening. Namun, karena pertimbangan kondisi tubuhnya, beliau dilarikan ke RSCM lagi sejak beberapa hari yang lalu. Sejumlah tokoh menyempatkan untuk menjenguk. Mereka antara lain, Anies Baswedan, Yusril Ihza Mahendra, hingga capres Jokowi dan Prabowo.

Kedatangan Jokowi sempat dipandang sebagai peristiwa yang “unik”. Disebutkan bahwa Ustaz Arifin Ilham pernah menjelek-jelekkan Jokowi terkait urusan pemerintahan dan pemilu. Namun, kabar itu dibantah langsung oleh Muhammad Alvin Faiz, putra Ustaz Arifin Ilham. Menurut penuturan Alvin, Jokowi dan bapaknya justru punya hubungan yang dekat sejak dulu.

“Mungkin pada belum tahu kalau abi saya dan Pak Jokowi itu sudah lama akrab sejak dulu. Saya masih ingat betul minggu lalu ayah saya cerita langsung ke saya dalam keadaan sakit, kalau abi itu dekat dengan Pak Jokowi. Di situ abi juga terus mengingatkan bahwa siapa pun pemimpinnya, kita harus hormati dan taat. Jika ada salah, ingatkan dengan cara yang benar dan baik. Berbeda pilihan bukan menjadi alasan untuk kita tidak saling menyanyangi,” kata Alvin.

Jika Jokowi menjenguk Ustaz Arifin Ilham pada pagi hari, Prabowo datang di sore hari. Prabowo dan Ustaz Arifin Ilham sempat berbincang-bincang. Keduanya membicarakan soal hobi naik kuda.

“Beliau sempat kasih lihat saya, video-video beliau naik kuda. Jadi saya lihat kondisi semangatnya baik ya, tapi saya tidak tahu kondisi medisnya. Ya saya menengok seorang kawan, begitu ya,” kata Prabowo.

Kedatangan kedua capres untuk Pilpres 2019 tersebut tak terhindar dari tudingan miring. Jokowi disebut hanya pencitraan saja mengingat Ustaz Arifin Ilham “mendukung” Prabowo di Pilpres 2019. Narasi yang tidak berbeda juga menimpa Prabowo yang datang menjenguk setelah Jokowi.

Pilpres 2019 sudah sedemikian tidak menyenangkan ketika perbedaan antara gimmick dan ketulusan hati menjadi tersamarkan. Abu-abu. Ketika orang berbuat baik, menjenguk orang sakit, masih dianggap pencitraan. (yms)

Terakhir diperbarui pada 10 Januari 2019 oleh

Tags: jokowiPilpres 2019prabowoUstaz Arifin Ilham
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Disuruh Pindah Negara, Saya Googling Cara Jadi Warga Selandia Baru MOJOK.CO
Esai

Disuruh Pindah Negara, Saya Googling Cara Jadi Warga Selandia Baru

29 Juli 2026
Nasib Yamaha Byson Baru yang Dicintai Setelah Tak Bisa Dimiliki MOJOK.CO
Otomojok

Nasib Yamaha Byson dan Paradoks Benda yang Baru Dicintai Setelah Berhenti Diproduksi dan Tak Bisa Dimiliki Lagi

2 Juli 2026
Instruksi Belajar Bahasa Prancis: Taktik Genius Mengenal Perjuangan Rakyat Prancis MOJOK,CO
Esai

Instruksi Belajar Bahasa Prancis: Taktik Genius untuk Mengenal Perlawanan Rakyat Prancis

1 Juni 2026
Museum Ibu Marsinah jangan berhenti sebagai simbol, tapi negara harus serius pikirkan kesejahteraan kaum buruh MOJOK.CO
Tajuk

Museum Ibu Marsinah Jangan Berhenti sebagai Simbol, Tapi Kesejahteraan Buruh Harus Benar-benar Dipikirkan

18 Mei 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

77 persen lulusan sekolah vokasi (sarjana terapan) tembus dunia kerja. Lebih dari dari lulusan S1 MOJOK.CO

Lulusan Sekolah Vokasi (Sarjana Terapan) Lebih Laris di Dunia Kerja dari S1, Industri Butuh yang Berketerampilan

7 Agustus 2026
Olive Chicken di Jogja sama saja dengan Karen Chicken di Surabaya. MOJOK.CO

Olive Chicken Menyelamatkan Lidah Orang Surabaya dari Kuliner Khas Jogja yang Overrated

6 Agustus 2026
Polemik IKAPI DIY dan toko buku Jogja perihal harga murah MOJOK.CO

Narasi “Harga Murah” Pameran Buku IKAPI DIY Singgung Toko Buku Jogja, Kalimat yang Tidak Seharusnya Keluar

5 Agustus 2026
10 Tahun Persahabatan Berujung Cut Off Mengajari Saya Satu Hal: Kita Bukan Jahat, tapi Memang Sudah Tak Sejalan MOJOK.CO

10 Tahun Persahabatan Berujung Cut Off Mengajari Saya Satu Hal: Kita Bukan Jahat, tapi Memang Sudah Tak Sejalan

31 Juli 2026
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X bertemu dengan tim KKP membahas program budi daya ikan tematik. (Sumber: Humas Pemda DIY)

64 Lokasi di Kalurahan DIY Kecipratan Jatah Program Budi Daya Ikan Tematik dari KKP

5 Agustus 2026
Elang Jawa terbang bebas di Gunung Gede Pangrango, tapi masih berada dalam ancaman MOJOK.CO

Konsultasi Publik di Bandung Hasilkan Masukan Strategis Konservasi Elang Jawa 2026-2036

3 Agustus 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.