Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Johar Lin Eng, Tersangka Pengaturan Skor: Sehat “Jasmani”, Sakit “Rohani”?

Redaksi oleh Redaksi
28 Desember 2018
A A
Johar Lin Eng MOJOK.CO
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Johar Lin Eng dicokok Satgas Anti Mafia Bola karena diduga terlibat di pengaturan skor sepak bola Indonesia. Sehat “jasmani”, tapi sakit “rohani”?

Kamis (27/12), Johar Lin Eng, salah satu anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, dicokok Satgas Anti Mafia Bola di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, tepat setelah mendarat dari penerbangan dari Solo menuju Jakarta. Tidak berselang lama, Johar Lin Eng mendapatkan status tersangka pengaturan skor, terutama di Liga 2 dan Liga 3 Indonesia.

Iklan

Johar Lin Eng adalah salah satu anggota Exco periode 2017-2021. Level jabatan anggota Exco terbilang cukup tinggi. Mereka ada di bawah Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi, Wakil Ketua Umum, Joko Driyono, dan Kepala Staf Ketua Umum, Iwan Budianto, secara langsung.

Selain menjadi anggota Exco, Johar juga memegang jabatan penting lainnya. Di pusat, ia menjabat Ketua Komite Futsal dan Ketua Komite Sepak Bola. Sementara itu, di daerah, Johar memegang jabatan Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jawa Tengah selama dua periode (2013-2017 dan 2017-2021), Plt Ketua Asprov PSSI Kepulauan Riau (2017), dan Plt Ketua Asprov PSSI Aceh (2017).

“Bertempat di kedatangan Bandara Halim Perdanakumuma telah dilaksanakan monitoring giat penangkapan terhadap mafia pengaturan skor oleh Polda Metro Jaya yang dipimpin oleh Ipda Elia Umboh,” kata Ketua Tim Media Satgas Anti Mafia Bola, Kombes Argo Yuwono, dalam keterangannya kepada wartawan (27/12).

Yang menarik adalah, lebih lanjut Satgas Anti Mafia Bola mengatakan bahwa, Johar Lin Eng sempat menggunakan nama palsu, yaitu “Jasmani”. “Dia tadi pagi pukul 09.55 WIB terbang dari Solo menuju Jakarta. Tapi setelah kami cek boarding pass-nya, namanya beda. Namanya menggunakan nama “Jasmani”,” kata Kombes Argo Yuwono.

Johar Lin Eng boleh sehat secara “jasmani”. Namun, nampaknya Pak Johar tidak sehat secara “rohani” dengan terlibat di dalam pengaturan skor sepak bola Indonesia.

Kombes Argo Yuwono juga menegaskan bahwa status Johar Lin Eng sudah tersangka di kasus pengaturan skor sepak bola Indonesia. “Penangkapan hari ini, besok (Jumat 28 Desember) baru dilakukan penahanan. Sudah tersangka. Sudah. Sudah kami tangkap berarti ya tersangka ya.”

Selain mencokok Johar Lin Eng, Satgas Anti Mafia Bola juga menangkap dua orang lagi. Mereka adalah Priyanto, mantan anggota komisi wasit dan Anik Yuni Artika Sari, yang mana anak dari Priyanto. Johar Lin Eng, Priyanto, dan Anik Yuni diduga terlibat dalam pengaturan skor di Loga 3 Jawa Tengah. Salah satunya adalah terlibat dalam pengaturan skor laga Persibara Banjarnegara.

Satgas Anti Mafia Bola sendiri belum akan berhenti. Beberapa nama teras PSSI akan diperiksa.

Seperti misalnya Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha, yang akan menjalani pemeriksaan pada Jumat (28/12), setelah mangkir pada panggilan pertama tanggal 21 Desember yang lalu. Tidak ketinggalan, Satgas Anti Mafia Bola juga akan memanggil pemain timnas yang berlaga di Piala AFF 2010. (yms)

Terakhir diperbarui pada 28 Desember 2018 oleh

Tags: edy rahmayadiJohar Lin Engmafia bolapengaturan skorPSSISatgas Anti Mafia Bola
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Perempuan-Perempuan Cilik Merawat Asa Timnas di Tengah Kekosongan Ekosistem Profesional, MLSC.mojok.co
Eksplor

Perempuan-Perempuan Cilik Merawat Asa Timnas di Tengah Kekosongan Ekosistem Profesional

30 Juni 2026
Ketum PSSI Erick Thohir dan Gubernur Jateng Ahmad Luthfi bahas soal Liga 3 dan Liga 4 di Jawa Tengah MOJOK.CO
Kilas

Liga 3 dan 4 bakal Bergulir di Jawa Tengah, Bina Bakat-bakat Muda dari Desa…

8 Agustus 2025
Kalau gue jadi Patrick Kluivert, gue nggak mau menjadi pelatih Timnas Indonesia gantikan Shin Tae Yong karena Ketum PSSI Erick Thohir problematik MOJOK.CO
Ragam

Kalau Jadi Patrick Kluivert Gue Nggak Mau Kerja sama Erick Thohir yang Interview Kerja di Hari Raya, Tak Punya Value dan Tak Tahu Batas

9 Januari 2025
Histori

Ingatan Memalukan di Stadion Bahrain 12 Tahun Silam, Catatan dari Era Bobrok PSSI

10 Oktober 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Menertawakan Polemik Sosial, Arie Kriting Siap Bawa "Mungkin Ada Benarnya" ke Jogja.mojok.co

Menertawakan Polemik Sosial, Arie Kriting Siap Bawa “Mungkin Ada Benarnya” ke Jogja

16 Juli 2026
sarjana, ijazah s1, pekerja, gen z, kerja, PNS di desa lebih menyenangkan. MOJOK.CO

Seporsi Kekalahan Sarjana di Sleman: Susah Payah Dapat Ijazah S1, Ujung-ujungnya Kerja Setara Lulusan SMA karena Tak Punya Pilihan

20 Juli 2026
TikTok Bukan Psikolog atau Psikiater, tetapi Gen Z Mencari Diagnosis Kesehatan Mental di Sana MOJOK.CO

TikTok Bukan Psikolog atau Psikiater, tetapi Gen Z Mencari Diagnosis Kesehatan Mental di Sana

17 Juli 2026
Daripada Acungkan Senjata di Jalan, Remaja Kreak Semarang Lebih Baik Naik Ring Adu Pukulan MOJOK.CO

Daripada Acungkan Senjata di Jalan, Remaja Kreak Semarang Lebih Baik Naik Ring Adu Pukulan

16 Juli 2026
Menyerang Jurnalis dengan Umpatan Bukti Pengacara Kehabisan Akal, Tunjukkan Miskinnya Argumen Hukum.MOJOK.CO

Menyerang Jurnalis dengan Umpatan Bukti Pengacara Kehabisan Akal, Tunjukkan Miskinnya Argumen Hukum

20 Juli 2026
Anak miskin di Yogyakarta masuk Sekolah Rakyat. MOJOK.CO

Saat Kemiskinan Memaksa Anak Lebih Dewasa sebelum Waktunya, Sekolah Rakyat Jadi Pilihan Satu-satunya

20 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.