Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Hiburan

Polisi Amankan Tiga Panitia Imbas ‘Don’t Stop Festival’ Gagal dan Berakhir Ricuh

Novita Rahmawati oleh Novita Rahmawati
23 Juli 2023
A A
dont stop festival mojok.co

Kericuhan di Dont Stop Festival (Novita Rahmawati/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Don’t Stop Festival yang gagal terlaksana di Karanganyar menambah deretan festival musik bermasalah yang ramai jadi perbincangan akhir-akhir ini. Tiga orang panitia telah diamankan pihak kepolisian.

Kepolisian mengamankan tiga orang dari pihak event organizer (EO) yang menyelenggarakan konser bertajuk Don’t Stop yang diselenggarakan di De Tjolomadoe, Karanganyar.

Iklan

Don’t Stop Festival batal terlaksana pada Sabtu (22/7/2023) malam. Konser ini sedianya akan menampilkan band Superman Is Dead, Koil, Rebellionrose, Stand Here Alone, MCPR, dan Havinhell.

Festival batal terlaksana karena pihak EO belum menyelesaikan kewajiban pembayaran pada vendor. Para vendor memutuskan untuk mematikan sound system hingga kewajiban EO tuntas. Namun, sayangnya hingga malam hari sound masih belum nyala sedangkan penonton sudah berdatangan.

Kondisi kayak gini tentu saja bikin kecewa penonton yang sudah bayar dan datang jauh-jauh. Kericuhan pun tak terelakkan. Dari video yang beredar di media sosial, penonton terlihat merobohkan beberapa tenda yang ada di area festival.

https://www.instagram.com/p/Cu9f4fSN_OJ/

Panitia diperiksa

Kapolres Karanganyar AKBP Jerrold Hendra menjelaskan bahwa gagalnya konser membuat penonton yang sudah terlanjur membeli tiket kecewa dan merusak sejumlah fasilitas.

“Ternyata dari EO masih belum menyelesaikan kewajiban atas beberapa vendor, salah satunya sound system. Dari interogasi awal sekitar Rp120 juta,” katanya pada Sabtu (22/7/2023) malam.

Setelah keributan terjadi, kepolisian mengamankan pihak EO untuk dimintai keterangan. Ada tiga orang yang diamankan kepolisian.

“Satu orang perempuan dan dua orang laki-laki, sementara EO lokal,” katanya.

Terkait proses perizinan, polisi membeberkan bahwa secara perizinan tak ada masalah. Izin acara sudah diajukan ke Polres Karanganyar dab dalam proses perizinannya tidak ada persoalan.

Namun sayangnya, sekali lagi, hingga acara berlangsung EO tidak bisa menyelesaikan pembayaran pada vendor, akhirnya acara gagal terlaksana. Penonton yang menanyakan tentang uang tiket akhirnya pun tidak terima dan mengamuk.

Selain itu, grup band SID juga mengeluhkan gagalnya acara ini ke Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka melalui Twitter Gibran @gibran_tweet. Meskipun Colomadu, Karanganyar bukan wilayah Gibran.

“Pak @gibran_tweet ini dibantu event-nya, EO kehabisan dana bayar vendor, penonton sudah pada datang tapi sound tidak nyala,” tulis akun @SID_Official.

Iklan

Sementara Gibran sendiri merespon dengan mengatakan bahwa itu bukan wilayahnya. “Tapi itu bukan di Solo,” tulis akun Gibran.

Penulis: Novita Rahmawati
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Mengungkap Kejanggalan di Balik Deretan Konser Gagal di Jogja yang Rugikan Ribuan Korban

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 23 Juli 2023 oleh

Tags: festival musikkonser gagal
Novita Rahmawati

Novita Rahmawati

Kontributor Solo

Artikel Terkait

Kehangatan Tuan Rumah di Penutup Prambanan Jazz 2026.MOJOK.CO
Panggung

Kehangatan Tuan Rumah di Penutup Prambanan Jazz 2026

6 Juli 2026
saemen fest 2025 mojok.co
Kilas

Menanti Kolaborasi Jenny dan Majelis Lidah Berduri di Saemen Fest 2025

29 Oktober 2025
rock in solo, ris 2025, mayhem.MOJOK.CO
Kabar

Dari Oslo ke Solo, Imam Besar Jamaah Blekmetaliyah Siap “Ritual” di Panggung RIS 2025

20 Agustus 2025
Merayakan Karya dan Kembalinya Legenda di CherryPop 2024.MOJOK.CO
Panggung

Merayakan Karya dan Kembalinya Legenda di CherryPop 2024

3 Agustus 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kerjabilitas, Jembatan bagi Pencari Kerja Difabel Menembus Tembok Diskriminasi Industri.MOJOK.CO

Kerjabilitas, Jembatan bagi Pencari Kerja Difabel Menembus Tembok Diskriminasi Industri

17 Juli 2026
Konten Kreator Perjalanan dapat pelajaran hidup di Lombok. MOJOK.CO

Konten Kreator Perjalanan Nyaris Luntang-lantung karena Tak Punya Uang, Malah Menangis Saat Meninggalkan Lombok

21 Juli 2026
Mahindra Scorpio, mobil pick up mewahnya Koperasi Merah Putih MOJOK.CO

Pengalaman mengendarai dan mengomentari Mahindra Scorpio, mobil pick up Koperasi Merah Putih yang terlalu bagus di depan Pak Babinsa langsung

21 Juli 2026
orang kota slow living di desa, jakarta, norak.MOJOK.CO

Standard Ganda: Orang Kota Sok Lebih Berkelas, Padahal di Mata Orang Desa Sama Noraknya

21 Juli 2026
Kesepian Membuat Remaja Memilih AI sebagai Teman Curhat, Lalu Perlahan Menjauhi Manusia MOJOK.CO

Kesepian Membuat Remaja Memilih AI sebagai Teman Curhat, Lalu Perlahan Menjauhi Manusia

15 Juli 2026
Curhat kasir Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di jalanan desa sepi. Sepi pembeli, sekali ada pembeli bukan karena butuh tapi iseng dan bikin kesel MOJOK.CO

Derita Kasir Kopdes di Desa Pelosok: Hari-hari Sepi, Pembeli Datang Bukan karena Kebutuhan tapi Sengaja Bikin Kesal

21 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.