Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Hiburan

Ngayogjazz 2023, Bupati Sleman Ajak Wisatawan Pesta di Desa

Agung Purwandono oleh Agung Purwandono
16 November 2023
A A
Ngayogjazz 2023, Bupati Sleman Ajak Wisatawan Pesta di Desa MOJOK.CO

Ngayogjazz 2023, Bupati Sleman ajak wisatawan pesta di desa. Tahun ini Ngayogjazz berlangsung di kampung Gancahan. (Dok. Istimewa)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Event festival musik bergengsi bertajuk Ngayogjazz akan kembali berlangsung Sabtu 18 November 2023 di Padukuhan Gancahan Sidomulyo Godean Sleman. Event Ngayogjazz #17 tahun ini mengambil tagline “Handarbeni Hangejazzi”, dan bersifat gratis serta terbuka untuk umum.

Dikonfirmasi terpisah, Bupati Sleman Dra. Hj. Kustini Sri Purnomo mengajak wisatawan untuk memeriahkan penyelenggaraan festival tersebut.

Iklan

“Festival Ngayogjazz ini sudah terkenal hingga ke mancanegara. Dan akhir weekend ini akan digelar kembali, saya harap (Ngayogjaszz) kunjungan wisatawan baik lokal dan luar negeri di Sleman ramai. Ayo (wisawatan) pesta di Desa,” ungkap Kustini saat dikonfirmasi, Rabu (15/11).

Menurut Kustini, penyelenggaraan Ngayogjazz akan memberikan dampak positif bagi warga masyarakat. Tidak hanya saat event penyelenggaraan, namun juga masyarakat dapat menjadi tuan rumah yang baik ketika wilayahnya menjadi destinasi wisata.

“Ngayogjazz telah beberapa kali berlangsung di Sleman, termasuk pada tahun kemarin di Cibuk Kidul Margoluwih Seyegan Sleman. Dan tempat itu kini menjadi viral dan sudah jadi destinasi wisata favorit,” terang Kustini.

Kustini juga memastikan bahwa pemerintah daerah selalu mendukung penyelenggaraan event tersebut dapat berjalan dengan baik melalui kolaborasi antar pihak.

Ngayogjazz 2023 berdampak positif pada masyarakat

Selama beberapa kali penyelenggaraan event Ngayogjazz di wilayah Kabupaten Sleman pihaknya menilai masyarakat setempat, pemerintah kalurahan dan kapanewon serta stakeholder terkait yang ada di wilayah memberikan dukungan penuh selama proses persiapan dan saat penyelenggaraan.

Sementara, Board Ngayogjazz, Aji Wartono menyatakan bahwa terpilihnya Padukuhan Gancahan sebagai lokasi event Ngayogjazz #17 tahun 2023 ini berdasarkan pertimbangan-pertimbangan yang matang.

Gancahan memiliki potensi kesejarahan yang kental ditandai dengan adanya Makam Kyai Wirajamba yang merupakan abdi dalem dan paman dari Pangeran Mangkubumi atau Sri Sultan HB I. Beliau dipercaya membantu menunjukkan lokasi Kasultanan di Tanah Pacethokan yang kemudian menjadi Keraton Yogyakarta, serta Embung Gagak Suro yang awalnya merupakan sungai tempat Kyai Wirajamba mencari ikan.

Selain itu Gancahan dan sekitarnya juga memiliki banyak potensi seni budaya yang masih terus dilestarikan dan dikembangkan. Bahkan di tempat ini pula terdapat komunitas Jimborodono yang sangat konsen untuk penanganan sampah yang saat ini menjadi permasalahan yang cukup pelik diberbagai wilayah. Yang tidak kalah pentingnya adalah jiwa gotong royong dan keguyub-rukunan warga masyarakat yang masih cukup mengakar dikalangan masyarakat.

Terkait dengan kesiapan penyelenggaraan, Aji menuturkan bahwa segala sesuatunya sudah sesuai rencana yang telah ditetapkan. Sehingga pada Sabtu, 18 November 2023 besok event Ngayogjazz benar-benar dapat terselenggara dengan baik.

Terkait dengan penyiapan lokasi pihaknya menyerahkan kepada panitia lokal untuk dilaksanakan sebaik-baiknya.

Pengunjung diharap ciptakan suasana nyaman dan aman

Mengingat menurut perkiraan jumlah pengunjung akan membludag, maka diharapkan agar pengunjung untuk tetap menciptakan dan menjaga suasana yang aman, nyaman dan kondusif, meskipun nantinya juga diterjunkan aparat keamanan dari pihak Kepolisian, Linmas serta warga masyarakat setempat. Untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan Tim Ngayogjazz juga menyediakan ambulan, damkar, rescue/SAR serta petugas medis. Harapannya semua persoalan dapat tertangani dengan baik.

Aji menambahkan gelaran event Ngayogjazz #17 kali ini setidaknya akan dimeriahkan oleh sekitar 40 grup musik se nusantara yang akan hadir dalam acara tersebut, termasuk diantaranya grup dari berbagai daerah yaitu Purwokerto, Magelang, Pekalongan, Trenggalek, Ponorogo, Malang, Semarang, dll. Bahkan grup musik dari manca negara juga ada yang akan hadir yaitu dari Belanda dan Perancis. Sedangkan artis-artis nasional yang mengkonfirmasi hadir adalah Bintang Indrianto, White Shoes and the Couples Company, Eva Celia, Sirkus Barock, , Sinten Remen, Trie Utami, kevin Yoshua dll. (**)

Iklan

Penulis: Agung Purwandono

BACA JUGA Rekomendasi Kuliner Godean yang Legendaris, Nikmat, hingga Jadi Langganan Sultan

Cek berita dan artikel Mojok lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 16 November 2023 oleh

Tags: Musikngayogjazz 2023
Agung Purwandono

Agung Purwandono

Jurnalis dengan pengalaman lebih dari dua dekade yang menekuni penulisan feature dan jurnalisme naratif. Punya ketertarikan pada kisah-kisah manusia yang jarang mendapat sorotan.

Artikel Terkait

Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kerja sama dengan Australia. MOJOK.CO
Kabar

Satu Dekade Jogja dengan Melbourne Symphony Orchestra: Bukti Orkestra Nggak Melulu Kaku bahkan Bisa Dinikmati Sambil Lesehan

15 Juli 2026
Merayakan Sofistikasi Djent ala Bless The Knights yang Keras Kepala.MOJOK.CO
Panggung

Merayakan Sofistikasi Djent ala Bless The Knights yang Keras Kepala

13 Juli 2026
Musisi Tak Lagi Punya Nyali: Saat Lagu Indonesia Kehilangan The Mercy’s, Slank, dan Iwan Fals MOJOK.CO
Esai

Musisi Tak Lagi Punya Nyali: Saat Lagu Indonesia Kehilangan The Mercy’s, Slank, dan Iwan Fals 

15 April 2026
Mencintai Musik Underground di Madura: Merayakan Distorsi di Tengah Kepungan Dangdut MOJOK.CO
Esai

Mencintai Musik Underground di Madura: Merayakan Distorsi di Tengah Kepungan Dangdut dan Tagihan Shopee PayLater

3 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Curhat kasir Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di jalanan desa sepi. Sepi pembeli, sekali ada pembeli bukan karena butuh tapi iseng dan bikin kesel MOJOK.CO

Derita Kasir Kopdes di Desa Pelosok: Hari-hari Sepi, Pembeli Datang Bukan karena Kebutuhan tapi Sengaja Bikin Kesal

21 Juli 2026
Anak miskin di Yogyakarta masuk Sekolah Rakyat. MOJOK.CO

Saat Kemiskinan Memaksa Anak Lebih Dewasa sebelum Waktunya, Sekolah Rakyat Jadi Pilihan Satu-satunya

20 Juli 2026
Yogyakarta Gamelan Festival (YGF) 31 jadi sumber sukacita dan perkuat posisi Yogya sebagai Kota Budaya di mata dunia MOJOK.CO

Yogyakarta Gamelan Festival (YGF) 31: Sumber Sukacita dan Perkuat Posisi Yogya sebagai Kota Budaya di Mata Dunia

22 Juli 2026
Kita Membeli Sabun karena Wanginya, Bukan karena Tahu Kandungannya MOJOK.CO

Kita Membeli Sabun karena Wanginya, Bukan karena Tahu Kandungannya

18 Juli 2026
Nasi Kuning Muna Cung dan Kisahnya yang Membuat Wisatawan Rela Berjalan Kaki dari Malioboro MOJOK.CO

Nasi Kuning Muna Cung dan Kisahnya yang Membuat Wisatawan Rela Berjalan Kaki dari Malioboro

22 Juli 2026
Mahindra Scorpio, mobil pick up mewahnya Koperasi Merah Putih MOJOK.CO

Pengalaman mengendarai dan mengomentari Mahindra Scorpio, mobil pick up Koperasi Merah Putih yang terlalu bagus di depan Pak Babinsa langsung

21 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.