Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Hiburan

Menanti Prambanan Jazz Festival 2022 yang Penuh Kolaborasi

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
30 Juni 2022
A A
Prambanan Jazz Festival 2022

Konfrensi pers Prambanan Jazz Festival 2022. (Hammam Izzudin/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Setelah dua tahun digelar secara virtual, Prambanan Jazz Festival (PJF) kembali menyapa penonton di pelataran Candi Prambanan. PJF 2022 yang dihelat 1-3 Juli 2022 ini menjanjikan sejumlah hal baru yang berbeda dari gelaran tahun-tahun sebelumnya.

Founder Rajawali Indonesia sekaligus CEO PJF, Anas Syahrul Alimi mengungkapkan bahwa gelaran tahun ini merupakan tahap penyesuaian setelah pandemi. PJF dilakukan secara hybrid dengan penonton langsung di venue sekaligus live streaming.

Iklan

“Ada 7.500 tiket menonton secara langsung yang terjual. Tapi yang mengejutkan, ada 10 ribu tiket nonton online yang ludes,” kata Anas saat konferensi pers di Prambanan Jazz Café, Kamis (30/6/2022).

Anas melanjutkan bahwa secara konsep, baik dari segi tata letak maupun penampilan, akan ada perbedaan yang menonjol. Mulai dari penampilan karya seni kontemporer berbentuk NFT yang mewarnai tata letak venue hingga penonton yang bisa menikmati penampilan musik sambil duduk di kursi.

“Ini sebagai bentuk penyesuaian. Paling penting, ini saatnya merayakan rindu. Maka dari itu kita kasih tema ‘Sewindu Merayakan Rindu’,” tambahnya.

Dari aspek penampilan, gelaran PJF kedelapan ini akan diwarnai sejumlah kolaborasi menarik. Mulai dari Kukuh Kudamai, pemilik lagu Mendung Tanpo Udan yang kental dengan musik jazz-nya, akan tampil bareng Ndarboy Genk yang mempopulerkan lagu tersebut dengan sentuhan koplo.

Musisi legendaris, Fariz RM yang turut hadir dalam konferensi pers juga mengatakan siap menghibur penonton melalui kolaborasinya bersama Diskoria. Penampilan ini merupakan kali pertama keduanya tampil di Jogja.

Fariz yang terakhir tampil di PJF tahun 2018 menjanjikan akan menampilkan remix yang asik bersama Diskoria. Nantinya Diskoria akan tampil terlebih dahulu, di tengah penampilan Fariz RM akan masuk dan meramaikan panggung.

“Pertama kali saya bersama Diskoria tampil di Jogja, maka saya harus perform dengan konsep terbaik. Sebab PJF terus berlanjut dengan inovasi baru,” ujar pemilik lagu Sakura ini.

Selain itu, penyanyi lain yang bakal tampil, Andien juga bakal membawakan semua lagu dengan aransemen-aransemen baru. Pelantun lagu Indahnya Dunia ini terakhir tampil di PJF pada tahun 2019 lalu. Ia tak sabar bisa manggung saat sore hari, yang katanya golden hour-nya gelaran ini.

Selain Fariz RM dan Diskoria, masih ada sejumlah musisi dan band lain yang akan tampil berkolaborasi. Satu yang patut dinantikan adalah kolaborasi The Everyday bersama sejumlah musisi senior seperti Mus Mujiono dan Deddy Dukun.

Adapun para musisi yang akan tampil dalam gelaran PJF 2022 sebagai berikut:

1 Juli 2022 : Menjelang Pagi, Kukuh Kudamai feat Ndarboy Genk, Melancholic Bitch, Ardhito Pramono, Andien, Diskoria feat Fariz RM, Maliq & D’essentials, Pamungkas.

2 Juli 2022 : Anthesian, Sendi Rian, MLD Jazz Project, Dere, Tulus, Sinten Remen feat JHF, Iskandar Widjaja feat Erik Sondhy, Padi Reborn.

Iklan

3 Juli 2022 : Remaja Senyum, Rangkai, MLD Jazz Project, Sore, Fiersa Besari feat Bemandry, Mus Mujiono x Deddy Dhukun x Nania Yusuf x Everyday, Trio Lestari, Kahitna, Tulus.

Reporter: Hammam Izzudin
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Rekomendasi Musik yang Belum Pernah Kamu Dengar

Terakhir diperbarui pada 30 Juni 2022 oleh

Tags: Musikmusik jazzPrambanan Jazz
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kerja sama dengan Australia. MOJOK.CO
Kabar

Satu Dekade Jogja dengan Melbourne Symphony Orchestra: Bukti Orkestra Nggak Melulu Kaku bahkan Bisa Dinikmati Sambil Lesehan

15 Juli 2026
Merayakan Sofistikasi Djent ala Bless The Knights yang Keras Kepala.MOJOK.CO
Panggung

Merayakan Sofistikasi Djent ala Bless The Knights yang Keras Kepala

13 Juli 2026
Kehangatan Tuan Rumah di Penutup Prambanan Jazz 2026.MOJOK.CO
Panggung

Kehangatan Tuan Rumah di Penutup Prambanan Jazz 2026

6 Juli 2026
Musisi Tak Lagi Punya Nyali: Saat Lagu Indonesia Kehilangan The Mercy’s, Slank, dan Iwan Fals MOJOK.CO
Esai

Musisi Tak Lagi Punya Nyali: Saat Lagu Indonesia Kehilangan The Mercy’s, Slank, dan Iwan Fals 

15 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tercatat 1 juta lulusan S1 (sarjana) jadi pengangguran hingga terjebak pinjol karena hidup konsumtif MOJOK.CO

1 Juta Sarjana Jadi Pengangguran hingga Terpaksa Pinjol untuk Biaya Konsumtif, Apa yang Harus Pemerintah Lakukan?

11 Agustus 2026
Kampung Menari Hasta Budaya, Wadah Gratis Warga Gowongan Lestarikan Tari Klasik Jogja.MOJOK.CO

Kampung Menari Hasta Budaya, Wadah Gratis Warga Gowongan Lestarikan Tari Klasik Jogja

6 Agustus 2026
ilustrasi - PSEL DIY di dekat TPA Piyungan. MOJOK.CO

Pemda DIY Bakal Serap 1.000 Tenaga Kerja Khususnya Warlok untuk Olah Sampah Jadi Energi Listrik di Dekat TPA Piyungan

11 Agustus 2026
Pengamen di Jalan Malioboro Jogja kayak orang malak MOJOK.CO

Saya Jauh Lebih Rispek ke Pengamen Lampu Merah di Jogja daripada Pengamen Malioboro karena Dua Alasan

6 Agustus 2026
Apem ya qowiyyu: kue apem khas Jatinom Klaten berusia 400 tahun. Bukan sekadar warisan kuliner tradisional tapi simbol kesalehan sosial MOJOK.CO

Apem Ya Qowiyyu: Kue Khas Jatinom Klaten Berusia 400 Tahun, Bukan Semata Warisan Kuliner tapi Kesalehan Sosial

10 Agustus 2026
ngaji al-qur'an.MOJOK.CO

Promosi Miras Pakai Hafalan Al-Qur’an: Diklaim Lecehkan Agama, Berpotensi Mengulang Blunder Hollywings 

11 Agustus 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.