Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Gedung DPR Tidak Jadi Miring, Penonton Kecewa

Redaksi oleh Redaksi
22 September 2017
A A
gedung dpr
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Beberapa waktu yang lalu, Pimpinan DPR RI menyebut bahwa kondisi gedung DPR perlu ada perbaikan karena bangunannya sudah miring. Alasannya, sudah 15 tahun sejak reformasi, gedung wakil rakyat itu dinilai belum pernah diperbaiki secara menyeluruh.

Perihal kemiringan gedung wakil rakyat ini tentu saja langsung menuai kontroversi. Bahkan sampai muncul rumor bahwa kemiringannya mencapai 7 derajat. Sebuah derajat kemiringan yang tentu saja patut dibanggakan. Gimana nggak bangga, lha wong Menara Pisa yang miringnya kondang kaloka itu saja kemiringannya tak sampai 4 derajat, lha gedung DPR kita sudah sampai angka 7. Sungguh bikin bangga.

Iklan

Namun sayang, kebanggaan masyarakat Indonesia akan kemiringan gedung DPR itu ternyata tak bertahan lama, sebab, berdasarkan hasil audit dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, menyatakan bahwa gedung tersebut tidak mengalami kemiringan, alias tegak lurus tanpa condong.

“Hasil penelitian PU gedung DPR tidak miring. Yang bilang miring itulah yang miring,” begitu kata Pak Mahfud MD menanggapi hasil audit tersebut.

“Yah, nggak jadi miring, penonton kecewa,” ujar Karjo, pembaca setia Mojok yang juga mengikuti isu kemiringan gedung DPR ini.

“Miring atau tidak, semua tetap milik Allah,” kata Rambat, kawan Karjo yang juga seorang pembaca Mojok.

Hasil audit yang menyatakan bahwa gedung DPR yang ternyata tegak, alias tidak jadi miring ini tentu saja menjadi duka bagi masyarakat Indonesia dan juga anggota DPR sendiri.

Bagi masyarakat Indonesia, ini sebuah duka tersendiri, sebab banyak yang berharap, gedung miring DPR bisa menjadi ikon baru bagi Indonesia, maklum, selama ini, Indonesia memang belum punya bangunan yang benar-benar ikonik seperti gedung Petronas Twin Towernya Malaysia, Menara Eiffel-nya Perancis, Menara Pisa-nya Italia, atau Sidney Opera House-nya Australia.

Sedangkan bagi anggota DPR, ini tentu sebuah kabar duka, sebab semakin berkurang alasan yang bisa digunakan untuk pengajuan anggaran pembangunan gedung baru yang dari beberapa tahun yang lalu gagal melulu.

Kekecewaan soal tidak jadi miringnya gedung DPR ini konon juga menghinggapi para pengusaha cetak spanduk, sebab konon, jika gedung DPR jadi miring, mereka sudah siap menerima orderan spanduk bertuliskan:

“Di dalam gedung yang miring, terdapat jiwa yang sinting.”

Yah, apa boleh bikin.

gedung dpr miring

Terakhir diperbarui pada 22 September 2017 oleh

Tags: gedung dprmahfud mdmiring
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

menulis di media, dahlan iskan.MOJOK.CO
Ragam

Menulis di Media adalah Cara Termudah Menjadi Terkenal dan Meninggalkan “Warisan”

17 April 2025
Dirty Vote: Kebenaran yang Tidak Bisa Dinikmati Rakyat Biasa MOJOK.CO
Esai

Dirty Vote Menghadirkan Data yang Luar Biasa Terkait Kecurangan Pemilu 2024, tapi Sayangnya Tidak Ditonton Rakyat Biasa

12 Februari 2024
mojok mentok mahfud md vs gibran debat cawapres
Video

Etika Gibran ke Mahfud MD Saat Debat Cawapres Menuai Sorotan Media Asing

26 Januari 2024
lurah panggungharjo bantul yang disebut mahfud md di debat cawapres.MOJOK.CO
Kabar

Dipuji Mahfud MD, Lurah Panggungharjo Blak-blakan: Desa Tidak Maju karena Negara Terlalu Mengatur

22 Januari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Andai ormas-ormas lain seperti Yakuza Maneges Kediri. Bukan tukang malak tapi garda depan berantas kekerasan seksual di pondok pesantren MOJOK.CO

Andai Ormas Lain seperti Yakuza Maneges Kediri: Dulu Dihina tapi Buktikan Sangat Berguna

5 Agustus 2026
Penyesalan Saya Menerima Tawaran Bridesmaid dari Mantan Sahabat, Peran Paling Tak Berguna dalam Sebuah Pernikahan MOJOK.CO

Penyesalan Saya Menerima Tawaran Bridesmaid dari Mantan Sahabat, Peran Paling Tak Berguna dalam Sebuah Pernikahan

31 Juli 2026
Karnaval sound horeg getarkan Jawa Timur tiap Agustusan. Dosa jariah di balik gengsi antardesa, dalih selawatan, hingga perputaran ekonomi di bawah MOJOK.CO

Jatim Bergetar Tiap Agustusan: Dosa Jariah Sound Horeg di Balik Gengsi Antardesa hingga Selawatan Sambil Berjoget Seksi

3 Agustus 2026
Tren selebrasi di panggung wisuda seperti minta difotoin rektor ala wisudawati UINSA: mengejar atensi maya hingga pergeseran batas hierarki formal MOJOK.CO

Difotoin Rektor: Selebrasi Wisuda biar Berkesan, Atensi Maya, dan Pergeseran Batas Hierarki Formal

30 Juli 2026
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X bertemu dengan tim KKP membahas program budi daya ikan tematik. (Sumber: Humas Pemda DIY)

64 Lokasi di Kalurahan DIY Kecipratan Jatah Program Budi Daya Ikan Tematik dari KKP

5 Agustus 2026
Biaya kos, kisah mahasiswa.MOJOK.CO

Bertahan di Kos Tanpa Jendela yang Berisik dan Sepanas Oven, Semua Demi Ngirit dan Lolos Ancaman DO Kampus

30 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.