Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Ganjar Pranowo Lulusan SMA Bosa Yogyakarta, Tempat Lahirnya Akademi Militer 

Kenia Intan oleh Kenia Intan
8 Agustus 2023
A A
Ganjar Pranowo bersama alumni SMA Bosa.

Ganjar Pranowo bersama alumni SMA Bosa. (Instagram Ganjar Pranowo/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – SMA BOPKRI I atau lebih dikenal dengan SMA Bosa merupakan salah satu sekolah tua di Yogyakarta. Sebagai sekolah lawas, SMA Bosa sudah memiliki banyak alumni, beberapa di antaranya bahkan menjadi figur publik di Indonesia. Salah satunya Ganjar Pranowo, bakal calon presiden 2024 dari PDIP. 

Belum lama ini Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menghadiri reuni akbar ke-77 SMA BOPKRI 1 Yogyakarta, Sabtu (5/8/2023). Ganjar merupakan angkatan 1987 di sekolah tersebut. Pria kelahiran Karanganyar, Jawa Tengah itu melanjutkan pendidikan di Yogyakarta selepas SMP. Ia masuk SMA Bosa kemudian melanjutkan pendidikan tinggi di Universitas Gadjah Mada (UGM) mengambil Jurusan Hukum. 

Iklan

Bosa merupakan salah satu SMA tua di Yogyakarta yang berdiri pada 1 Agsutus 1946.  Tidak heran, selain Ganjar ada banyak figur publik senior lain yang pernah mengenyam pendidikan di sana. Salah satunya, Jenderal TNI (Purn) Subagyo Hadi Siswoyo yang sempat menduduki jabatan sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat 1998-1999. Subagyo merupakan alumni angkatan 1962. 

Di bawah naungan yayasan Kristen

SMA Bosa merupakan sekolah swasta yang berada di bawah naungan Badan Oesaha Pendidikan Kristen Republik Indonesia (BOPKRI). Yayasan pendidikan ini menginduk pada Gereja Kristen Jawa (GKJ). 

SMA Bosa saat ini menempati bangunan lawas yang terawat dengan baik di Jalan Wardhani No.2, Kotabaru, Gondokusuman, Yogyakarta. SMA Bosa mempertahankan bentuk asli bangunan dengan gaya arsitektur kolonial.

Salah satu tandanya adalah penggunaan jendela berukuran besar, banyaknya ventilasi udara pada bangunan, dan penggunaan batu alam pada permukaan dinding dari dasar kaki bangunan sampai batas ambang bawah jendela (rubble wall).

Sebelum menjadi SMA Bosa, sekolah ini bernama Christelijke MULO /Meer Uitgebreid Lager Onderwijs, sekolah setingkat SMA untuk siswa Kristen yang berdiri pada 1922. Bangunan ini pernah digunakan sebagai cikal bakal Akademi Militer Nasional yang kini bertempat di Magelang. Penanda bahwa bangunan ini adalah lokasi awal akademi militer terdapat pada sebuah monumen prasasti yang terletak di depan SMA Bosa hingga saat ini.

Bangunan SMA Bosa cikal bakal Akademi Militer

Pada saat pendudukan militer Jepang di Yogyakarta pada 1942, SMA Bosa sempat menjadi tangsi militer. Selanjutnya, digunakan sebagai tempat Akademi Militer Republik Indonesia pada 1945. Akademi militer di Yogyakarta terbentuk karena terjadi pembubaran akademi militer di Jakarta oleh pihak Jepang.

Dalam insiden tersebut banyak kadet yang gugur termasuk Daan Mogot sebagai tokoh pemrakarsa pendirian akademi tersebut. 

Kepala Staf Umum TKR saat itu, Letnan Jenderal Urip Sumoharjo, kemudian memerintahkan untuk membentuk akademi militer di Yogyakarta pada tanggal 31 Oktober 1945. Pada awalnya nama akademi ini adalah Militer Akademi, kemudian tahun 1957 berubah menjadi Akademi Militer Nasional sekaligus kedudukannya pindah ke Magelang dan masih berfungsi sampai saat ini.

Saat menjadi pusat pendidikan militer, asrama para kadet terletak di Normal School yang saat ini menjadi SMP Negeri 5 Yogyakarta. Lokasinya tepat berada di seberang gedung ini. Bangunan dimanfaatkan sebagai akademi militer hingga 1950 dan sudah meluluskan dua angkatan.

Di tahun tersebut, akademi militer tutup sementara karena kendala teknis. Lalu gedung dipakai oleh SMA Negeri 5 selama satu tahun. Mulai 1951 gedung lawas itu menjadi SMA Bosa hingga sekarang.

Saat ini bangunan SMA Bosa masuk sebagai cagar budaya melalui Per.Men Budpar RI No. PM25/PW.007/MKP/2007. Secara fisik, bangunan sekolah ini memang memiliki korelasi spasial dengan keberadaan kawasan cagar budata Kota Baru.

Penulis: Kenia Intan
Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Raharja Waluyo Jati Tutup Usia, Mantan Aktivis PRD yang Jadi Korban Penculikan

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 8 Agustus 2023 oleh

Tags: ganjar pranowosekolah di JogjaSMA BosaYogyakarta
Kenia Intan

Kenia Intan

Content Writer Mojok.co

Artikel Terkait

Sri Sultan HB X dan Dubes Qatar siapkan kejutan program event di Yogyakarta dari kerja sama di bidang kesenian dan kebudayaan MOJOK.CO
Kabar

Usai Temui Sri Sultan HB X, Dubes Qatar Siapkan Kejutan Program Event Kebudayaan di Yogyakarta

3 Agustus 2026
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Romo Pitoyo dalam acara peresmian Laboratorium Alam SMA Kolese De Britto Yogyakarta. MOJOK.CO
Kabar

Laboratorium Alam De Britto: Pondok Perenungan Manusia agar Tak Kehilangan Hati Nurani di Tengah “Bahaya” AI

28 Juli 2026
Nikahkan anak di Lapas Wirogunan Yogyakarta. MOJOK.CO
Kabar

Penuhi Tanggung Jawab sebagai Ayah, Seorang Napi Nikahkan Putrinya di Lapas Wirogunan Jogja

28 Juli 2026
Buku "Ambarrukmo: Jatidiri dan Kebanggaan Negeri" jadi ikhtiar mencatat risalah panjang kompleks Kedaton Ambarrukmo Yogyakarta melintasi 5 zaman MOJOK.CO
Eksplor

Ikhtiar Mencatat Risalah Panjang Ambarrukmo Melintasi 5 Zaman, Situs yang Terus Hidup tanpa Mencerabut Akar

23 Juli 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kampung Menari Hasta Budaya, Wadah Gratis Warga Gowongan Lestarikan Tari Klasik Jogja.MOJOK.CO

Kampung Menari Hasta Budaya, Wadah Gratis Warga Gowongan Lestarikan Tari Klasik Jogja

6 Agustus 2026
Tangan-tanga pembuat apem ya qowiyyu: alasan kue tradisional khas Jatinom, Klaten, tak lekang waktu MOJOK.CO

Tangan-tangan Pembuat Apem Ya Qowiyyu: Alasan Kue Tradisional Jatinom Klaten Tak Lekang Waktu

4 Agustus 2026
Saat cerita/sambat ke teman berujung adu nasib dengan kalimat maut "Kamu masih mending". Meresponsnya dengan pura-pura tolol ternyata menyenangkan MOJOK.CO

Niat Cerita ke Teman Berujung Adu Nasib: Pura-pura Tolol saat Teman Bilang “Kamu Masih Mending” Ternyata Menyenangkan

6 Agustus 2026
Malaysia dekat ke gerbang negara maju. Indonesia negara apa? (Unsplash)

Malaysia kian dekat ke gerbang negara maju, kalau Indonesia makin dekat ke gerbang apa bes?

4 Agustus 2026
Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman meluncurkan aplikasi Gandheng ATS untuk atasi masalah anak putus sekolah MOJOK.CO

Sleman Punya Aplikasi Pencegahan Dini Anak Tidak Sekolah

5 Agustus 2026
Modal 2 juta bisa untung cepat dari usaha rumahan cuci sepatu MOJOK.CO

Modal 2 juta bisa untung cepat dari usaha rumahan cuci sepatu

11 Agustus 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.