Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Glamornya DPRD Tangerang, Anggarkan Rp675 Juta untuk Pakaian Dinas dari Louis Vuitton Hingga Thomas Crown

Redaksi oleh Redaksi
10 Agustus 2021
A A
Glamornya DPRD Tangerang, Anggarkan Rp675 Juta untuk Bahan dari Louis Vuitton Hingga Thomas Crown MOJOK.CO

Glamornya DPRD Tangerang, Anggarkan Rp675 Juta untuk Bahan dari Louis Vuitton Hingga Thomas Crown MOJOK.CO

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Setiap anggota dewan DPRD Tangerang akan mengenakan bahan busana Louis Vuitton, Lanifico di Calvino, Theodore, dan Thomas Crown. Glamor bener ya, cinta. Cucok meong.

Anggaran bahan pakaian DPRD Tangerang untuk 2021 diketahu meningkat dua kali lipat. Jika menengok lpse.tangerangkota.go.id, anggaran pengadaan bahan pakaian DPRD Kota Tangerang untuk 2021 mencapai Rp 675 juta. Nah, untuk 2020 sendiri, anggarannya sebesar 312,5 juta.

Iklan

Perlu pembaca ketahui, Agus Sugiono, Sekretaris DPRD Kota Tangerang, mengaku kepada wartawan kalau dirinya tidak memantau perbedaan anggaran pada tahun ini dan tahun kemarin. Baiklah.

Naiknya anggaran hingga dua kali lipat, salah satunya untuk pengadaan pakaian dinas anggota dewan. Ada empat lini busana terkenal yang akan digandeng, yaitu Louis Vuitton, Lanifico di Calvino, Theodore, dan Thomas Crown.

DPRD Tangerang sendiri membagi empat lini busana ternama tersebut untuk empat jenis pakaian dinas. Untuk PDH (Pakaian Dinas Harian), Louis Vuitton yang akan mengawal. Sementara itu, Lanifico di Calvino untuk PSR (Pakaian Sipil Resmi), Theodore untuk PSH (Pakaian Sipil Harian), dan Thomas Crown untuk PSL (Pakaian Sipil Lengkap).

Jadi, setiap hari, busana anggota DPRD Tangerang akan dikawal oleh empat brand ternama dunia. Sebuah upaya yang baik sekali supaya anggota dewan terhormat bisa bekerja dengan nyaman. Kalau sampai ketiduran waktu rapat, paling tidak ketiduran berbalut bahan baju yang nyaman dan nggak bikin gatal.

Lucunya, Bapak Gatot Wibowo, Ketua DPRD Tangerang, tidak mengetahui perubahan anggaran untuk pakaian dinas. Menurut penuturan Bapak Gatot, yang tahu adalah Sekretaris DPRD Kota Tangerang.

Bagaimana dengan Sekretaris DPRD sendiri? Namanya adalah Bapak Agus Sugiono. Beliau mengaku tidak memantau perbedaan anggaran tahun ini dan tahun lalu.

Ketua DPRD Tangerang: yang tahu soal pengadaan pakaian dinas dan anggaran adalah Sekretaris DPRD.

Sekretaris DPRD: saya tidak memantau.

Baiklah….

Ada seorang wartawan bertanya: “Apakah bahan pakaiannya nggak bisa yang murah saja?”

Ketua DPRD Tangerang menjawab gini: Instansi DPRD itu kolektif kolegial. Oleh sebab itu, pengadaan pakaian hingga Rp675 juta dengan menggandeng Louis Vuitton, Lanifico di Calvino, Theodore, dan Thomas Crown sudah disepakati semua fraksi. Mantap, sangat kompak.

Tiap anggota dewan yang terhormat, hasil pilihan rakyat Kota Tangerang, bakal mendapat empat jenis pakaian (PSL, PSR, PSH, dan PDH) dengan total lima setel pakaian. Masing-masing jenis pakaian satu setel, kecuali PDH yang dua setel.

Iklan

Jadi, dari seluruh anggaran, jika dibagi 250 setel pakaian, tiap bahan dibanderol sebesar Rp2.700.000. Namun, lagi-lagi, Sekretaris DPRD kembali bilang kalau dirinya tidak mengetahui besaran harga maupun spesifikasi tiap bahan pakaian.

Pertanyaannya, apakah detail seperti ini tidak tercantum dalam… yah apa pun itu yang bentuknya catatan? Paling jawabannya: saya tidak tahu.

Yah, intinya, rakyat Kota Tangerang harus bangga. Setiap anggota dewan yang sudah rakyat pilih akan mengenakan pakaian dari brand ternama dunia. Tiap hari necis, makin glamor. Yang ganteng makin ganteng, yang cantik makin cantik.

Perkara kinerja dan hati nurani untuk nggak hidup mewah ya nanti dulu, lah. Mau ke fitting room dulu buat ngukur baju. Mau ada DPRD Tangerang Fashion Week tiap akhir pekan.

Paris Fashion Week, eat your heart out!

BACA JUGA Ketua KPK Sejati Itu Bernama Firli Bahuri! Sukses dan Rajin Silaturahmi Lagi dan tulisan lainnya di rubrik KILAS.

Terakhir diperbarui pada 10 Agustus 2021 oleh

Tags: DPRD TangerangLanifico di CalvinoLuois Vuittonpakaian dinasParis Fashion WeekPDHTheodoreThomas Crow
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Paris Fashion Week Korban Clickbait MOJOK.CO
Esai

Paris Fashion Week Korban Clickbait dari Sebuah Usaha Memasukkan Kebohongan ke Dalam Kebenaran

9 Maret 2022
List

5 Baju Mahasiswa yang Pasti Pernah Kamu Pakai

13 Desember 2018
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

KOMSAH: Sejahterakan petani di Klaten. MOJOK.CO

Tinggalkan Profesi Dokter untuk Jadi Penasihat Kelompok Tani, Optimalkan Anugerah Tanah Klaten yang Subur

20 Juli 2026
Pemuda lulusan SMK tidak menyerah mencari kerja dengan modal ijazah SMK demi orang tua MOJOK.CO

Modal Ijazah SMK dan Pengalaman Tak Nyerah Cari Kerja demi Orang Tua, Meski Sering Terima “Penolakan” karena Fisik

21 Juli 2026
Daripada Acungkan Senjata di Jalan, Remaja Kreak Semarang Lebih Baik Naik Ring Adu Pukulan MOJOK.CO

Daripada Acungkan Senjata di Jalan, Remaja Kreak Semarang Lebih Baik Naik Ring Adu Pukulan

16 Juli 2026
Kita Membeli Sabun karena Wanginya, Bukan karena Tahu Kandungannya MOJOK.CO

Kita Membeli Sabun karena Wanginya, Bukan karena Tahu Kandungannya

18 Juli 2026
Kerjabilitas, Jembatan bagi Pencari Kerja Difabel Menembus Tembok Diskriminasi Industri.MOJOK.CO

Kerjabilitas, Jembatan bagi Pencari Kerja Difabel Menembus Tembok Diskriminasi Industri

17 Juli 2026
Sudah Berani Menyapa Teman-temannya, Murid ABK Malah Dianggap Tak Ada meski Berada di Sekolah Inklusif MOJOK.CO

Sudah Berani Menyapa Teman-temannya, Murid ABK Malah Dianggap Tak Ada meski Berada di Sekolah Inklusif

21 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.