Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Dibully Waktu SD, Sakitnya Masih Terasa Sampai Sekarang

Redaksi oleh Redaksi
13 Agustus 2023
A A
Dibully Waktu SD, Sakitnya Masih Terasa Sampai Sekarang. MOJOK.CO

Dibully Waktu SD, Sakitnya Masih Terasa Sampai Sekarang.

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Siapa yang selalu dibully dan jadi bahan omongan orang angkat tangan dong! Pasti kalian merasa sebal, kesal, dan marah ketika orang-orang dengan gampangnya ngomong hal buruk tentang kita. Di mana-mana pasti jumpa orang yang mulutnya itu macam kereta api, asyik ngomel mulu nggak berhenti-henti.

Ingin kasih cabai ke mulutnya biar dia tahu rasanya panas sama pedas omongannya. Namun, sebagai manusia yang baik kita lebih memilih bersabar, sangking sabarnya ingin santet itu orang.

Iklan

Di sini aku ingin beritahu kalian ketika aku masih di bangku sekolah dasar waktu itu umurku masih sekitar 10 tahun. Pada waktu itu aku sering diejek hitam, gendut, jelek. 

Dan mirisnya lagi di situ guru-guru cuma tertawa saja tanpa menegur kesalahan muridnya padahal dia tahu itu salah. Pernah gitu aku mengadu tapi guru itu dengan santainya bilang cuma main-main enggak usah dipikirin. 

Rasanya aku ingin teriak kencang di depan guru itu terus bilang, “cuma main-main kau bilang punya otak nggak kau.”

Ingin bilang gitu tapi harus ditahan biar tidak panjang urusannya soalnya malas berurusan sama guru.

Masuk rumah sakit karena dibully terus

Tamat SD aku pikir nggak akan ada lagi yang bully aku tapi itu cuma khayalan, buktinya waktu aku pertama kali masuk SMP, teman-teman malah ngejek bilang aku hitam, muka macam pocong. Rasanya aku ingin nangis di situ juga karena hati ini rasanya sakit seperti ditusuk sama pisau terus dicabik-cabik.

Dari ejekan orang-orang aku mencoba melihat sebuah video tutorial cara membuat kulit menjadi putih. Aku ikutin semua tips dari video-video yang aku tonton.

Aku mulai dari beli berbagai macam produk skincare sama body care, aku rajin pakai itu semua dan beruntungnya aku waktu mendekat ujian akhir sekolah kulitku menunjukkan perubahan, nggak putih sih seenggaknya nggak kusam-kusam kali.

Kulitku udah mulai cerah udah nggak ada lagi yang ejek dekil sama hitam. Namun, itu cuma sebentar, karena mulut-mulut lava ini dengan entengnya bilang percuma putih kalau masih gendut.

Di situ rasa percaya diriku menurun gitu, dari sana aku mulai diet, kurangin porsi makan bahkan pernah nggak makan selama dua hari itupun cuma minum air putih. Akhirnya drop terpaksa harus rawat inap di rumah sakit karena mengalami sakit di bagian lambung.

Belajar mencintai diri

Keluar dari rumah sakit mama paksa berhenti diet dan kata-kata mama yang paling membekas di hati aku sampai sekarang, “mau kamu melakukan berbagai macam cara untuk berubah orang-orang pasti akan selalu mencari celah dan kekurangan pada diri kita karena mereka merasa iri tidak bisa terlihat seperti kita.”

Dari omongan mama itu aku mulai belajar mencintai diriku sendiri, tidak peduli meski dibully. Aku berhenti diet, aku makan apapun yang bisa aku makan selama itu sehat. Aku lakukan perawatan dari atas kepala sampai ujung kaki sebagai bentuk cintaku pada diri sendiri.

Teruntuk orang-orang yang pernah mengejek dan bully aku, aku sudah maafin kalian. Namun, maaf aku nggak akan pernah lupa sama kata-kata kalian. Karena itu akan terus membekas di hati aku dan itu masih terus terngiang di kepalaku sampai sekarang.

Iklan

Dan untuk orang-orang yang di luar sana terutama perempuan, kalian itu cantik apapun warna kulit mau itu putih, hitam, coklat ataupun yang lain. Bentuk tubuh baik gemuk maupun kurus, gaya rambut dan ras apapun.

Karena perempuan punya versi terbaik untuk menjadi cantik. Perempuan akan terlihat cantik jika dia bisa mencintai dirinya sendiri. Ciptakanlah standar kecantikan dirimu sendiri dan jangan biarkan omongan orang-orang menjatuhkan kepercayaan dirimu. Angkat kepalamu dan katakan, “Ini aku dengan segala kesempurnaan yang ada pada diriku.”

Fadila Tasya Jalan Young Panah Hijau link 11 Gang Al ikhlas [email protected]

BACA JUGA Semua Pantai di Jepara Itu Indah, tapi Penuh Sampah dan keluh kesah lain dari pembaca Mojok di UNEG-UNEG

Keluh kesah dan tanggapan Uneg-uneg  bisa dikirim di sini

Terakhir diperbarui pada 13 Agustus 2023 oleh

Tags: bullydibullysejak sd dibullyuneg-uneg
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Overthinking Siswa SMA yang Akhirnya Berhasil Kuliah Jalur SNBP di Universitas Trunojoyo Madura MOJOK.CO
Uneg-uneg

Overthinking Siswa SMA yang Akhirnya Berhasil Kuliah Jalur SNBP di Universitas Trunojoyo Madura

20 April 2024
Kelakuan Pengemudi Mobil di Surabaya Bikin Orang Banyak-banyak Istigfar MOJOK.CO
Uneg-uneg

Kelakuan Pengguna Mobil di Surabaya Bikin Orang Banyak-banyak Istigfar

13 Maret 2024
Surat Cinta untuk Petugas Parkir Liar di Jakarta yang Cuma Modal Peluit MOJOK.CO
Uneg-uneg

Surat Cinta untuk Petugas Parkir Liar di Jakarta yang Cuma Modal Peluit

10 Maret 2024
Jalur Pantura Semarang-Kudus Adalah Alasan Saya Merem Melek dan Misuh! MOJOK.CO
Uneg-uneg

Jalur Pantura Semarang-Kudus Adalah Alasan Saya Merem Melek dan Misuh!

9 Maret 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

TikTok Bukan Psikolog atau Psikiater, tetapi Gen Z Mencari Diagnosis Kesehatan Mental di Sana MOJOK.CO

TikTok Bukan Psikolog atau Psikiater, tetapi Gen Z Mencari Diagnosis Kesehatan Mental di Sana

17 Juli 2026
Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kerja sama dengan Australia. MOJOK.CO

Satu Dekade Jogja dengan Melbourne Symphony Orchestra: Bukti Orkestra Nggak Melulu Kaku bahkan Bisa Dinikmati Sambil Lesehan

15 Juli 2026
Ilustrasi - Cerita bapak dulu bungah antar anak wisuda sarjana dari PTS Jogja, kini nelangsa antar anak susah cari kerja meski modal ijazah S1 MOJOK.CO

Cerita Bapak Dulu Bahagia Antar Anak Wisuda Sarjana, Kini Nelangsa Antar Cari Kerja Pakai Ijazah SMA karena S1 Tak Guna

19 Juli 2026
Milenial di Job Fair Yogyakarta 2026 cari peluang kerja di luar negeri. MOJOK.CO

Muak dengan Syarat Kerja di Indonesia: Gaji Numpang Lewat hingga Terbatas Usia, Milenial Pilih Cari Kerja ke Luar Negeri

16 Juli 2026
Dalang cilik perempuan asal Klaten yang menyukai wayang. MOJOK.CO

Jadi Perempuan Satu-satunya di Lomba Dalang Anak Klaten, Bocah 13 Tahun Ini Buktikan Wayang Tak Kenal Gender

22 Juli 2026
Ketika Syarat "Sehat Jasmani dan Rohani Menjadi Tembok Diskriminasi yang Menjegal Difabel di Bursa Kerja.MOJOK.CO

Ketika Syarat “Sehat Jasmani dan Rohani” Menjadi Tembok Diskriminasi yang Menjegal Difabel di Bursa Kerja

17 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.