Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Desa Kasmaran di Indramayu dan Banjarnegara, Beda Sejarah Meski Punya Arti Jatuh Cinta

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
21 April 2023
A A
Desa Kasmaran di Indramayu dan Banjarnegara
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Ada desa unik bernama Kasmaran di Indramayu, Jawa Barat dan Banjarnegara, Jawa Tengah. Meski namanya sama, kedua desa ini punya perbedaan sejarah yang melatarbekalanginya.

Kasmaran menurut KBBI memiliki arti jatuh cinta. Benarkah ada kisah asmara yang melatarbelakangi penamaan kedua desa ini?

Iklan

Di Indonesia memang terdapat banyak desa dengan nama-nama yang unik. Terkadang, nama-nama tersebut bisa diasosiasikan dengan hal yang negatif atau seronok.

Desa Kasmaran yang pertama terletak di Indramayu. Tepatnya merupakan satu dari sepuluh desa yang ada di Kecamatan Widasari.

Penamaan desa tersebut tak lepas dari kisah legenda perebutan wilayah Lelea yang saat ini menjadi Kecamatan Lelea. Lokasi Desa Kasmaran memang berbatasan dengan Kecamatan Lelea. Melansir dari laman resmi Desa Kasmaran, dahulu perebutan wilayah terjadi antara Kerajaan Sumedang Larang dan Indramayu.

Konon putera mahkota Indramayu dan Sumedang pernah mencintai perempuan yang sama saat tengah menimba ilmu di Cirebon. Persaingan hingga pertumpahan darah terjadi di antara keduanya. Berakhir dengan kematian putra Raja Sumedang Larang.

Hal itu berakibat Indramayu perlu menyerahkan tanah Lelea kepada Sumedang Larang demi mengindari perang.  Namun ternyata pemimpin Indramayu, Pangeran Darma merasa tidak terima dengan keputusan itu. Ia memilih jalan lain untuk merebutnya.

Alkisah Pangeran Darma memiliki kesaktian untuk berubah wujud menjadi sosok lain. Saat itu, ia mengubah penampakannya menjadi sesosok perempuan cantik yang membuat banyak laki-laki tergila-gila. Hal itu membuat Raja Sumedang Larang yang tidak tahan melihat wanita cantik terpesona.

Sang raja lantas memanggil sosok wanita itu untuk mengajak menikah. Namun Pangeran Darma yang menjelma jadi wanita meminta mas kawin berupa tanah luas di Lelea. Setelah berhasil mendapat tanah melalui sebuah surat, perempuan itu langsung kabur.

Raja Sumedang Larang lantas mengejarnya hingga daerah Sungai Cipelang dekat wilayah yang saat ini menjadi Desa Kasmaran. Terpojok, Pangeran Darma akhirnya mengakui jati dirinya.

Raja Sumedang tidak menyangka lantas berucap, “Abdi teh kasamaran ku Pangeran Darma (saya ternyata jatuh cinta pada Pangeran Darma.” Konon kejadian itu membuat desa ini bernama Kasmaran. Kisah ini menjadi mitos asal muasal nama desa tersebut.

Desa Kasmaran Banjarnegara

Desa Kasmaran lainnya terletak di Kecamatan Pagentan, Banjarnegara. Wilayahnya  secara geografis berada di dataran tinggi dengan kontur perbukitan. Sementara itu, komoditas tani di kawasan ini berupa sayur-sayuran. Masyarakat di sana juga kebanyakan memiliki mata pencaharian sebagai petani.

Desa ini memiliki enam dusun yakni Kasmaran, Ambalsari, Sokasari, Majasari, Purbasana, dan Sipetung. Beberapa dusun memiliki potensi wisata alam yang sedang berkembang. Sejak tahun 2017 desa ini menjadi salah satu Desa Wisata di Kabupaten Banjarnegara.

Sampai tulisan ini tayang, Mojok belum berhasil mendapat informasi mengenai latar belakang penamaan desa ini. Belum diketahui apakah nama Kasmaran berkaitan dengan cerita yang memiliki unsur asmara seperti pada kisah legenda di Indramayu.

Iklan

Penulis: Hammam Izzuddin
Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA 12 Kampung di Jogja yang Berasal dari Nama Pohon dan tulisan menarik lainnya di kanal Kilas.

Terakhir diperbarui pada 20 April 2023 oleh

Tags: banjarnegaradesa kasmaranindramayukasmaran
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

Budi daya ikan nila cuan 18 juta tiap 4 bulan tapi jangan ngasal MOJOK.CO
Cuan

Budi daya ikan nila bisa cuan 18 juta tiap 4 bulan tapi jangan sampai merusak sumber daya 40 tahun ke depan

30 Juli 2026
Dieng Culture Festival digelar di Banjarnegara, Jawa Tengah. MOJOK.CO
Kilas

Pemprov Jawa Tengah Siapkan Infrastruktur dan Destinasi Penunjang guna Dukung Pengembangan Wisata Dieng hingga Dikenal Dunia

25 Agustus 2025
ide usaha jual gorengan.MOJOK.CO
Ragam

Ide Usaha Jualan Gorengan Tak Sepele, Buat Perantau Indramayu dan Majalengka Jadi Jutawan di Jakarta hingga Jogja

12 Juli 2024
moro mall purwokerto.MOJOK.CO
Ragam

Kenangan Moro Mall Purwokerto yang Dulu Bikin Orang Kabupaten Sekitar Rela Naik Bus Berjam-jam Demi Cari Hiburan

25 Juni 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

MBG untuk sahur dan berbuka di bulan Ramadan

Putusan MK Perlu Diapresiasi, tapi Anggaran MBG Harus Tetap Keluar dari Dana Pendidikan Mulai 2027

30 Juli 2026
Usaha jasa kebersihan, Ready Clean Jogja sampai ke Turki. MOJOK.CO

Berawal dari Kegabutan dan UMK Jogja yang “Ngenes”, Kini Mampu Kirim Pegawai ke Turki agar Gelar Sarjana Tak Sia-sia

28 Juli 2026
orang kota slow living di desa, jakarta, norak.MOJOK.CO

Desa adalah Tempat Ideal Buat Nine to Five: Gaji “Utuh”, Mental Sehat, asalkan Memegang 3 Prinsip Ini

28 Juli 2026
Sekolah, Saya Hanya Ingin Kuliah, tetapi Crab Mentality di Desa Menganggap Saya Lupa Diri MOJOK.CO

Memilih Sekolah Mahal demi Selamatkan Pergaulan Anak di Desa, Malah Dicap “Sok Kaya” dan Egois oleh Tetangga

27 Juli 2026
Peserta Pekan Budaya Difabel di Jogja. MOJOK.CO

Pekan Budaya Difabel 2026: Saat Anak-anak Terbebas dari Stigma lewat Seni dan Terapi di Ruang Inklusif

29 Juli 2026
Tuduhan Londo Ireng di Tengah Kekerasan yang Terus Berulang MOJOK.CO

Tuduhan Londo Ireng di Tengah Kekerasan yang Terus Berulang

27 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.