Dengan Dukungan Emak-Emak, Prabowo Yakin Bakal Mendapatkan Kemenangan

emak-emak

Sudah sejak lama, kubu Prabowo-Sandi punya concern khusus pada kelompok emak-emak dalam perjuangan memenangkan PIlpres 2019 mendatang. Dalam berbagai kesempatan, kubu Prabowo-Sandi berkali-kali menyebut elemen emak-emak ini ketika berkampanye. Kubu Prabowo-Sandi diketahui cukup intens menjaga kedekatan emosional emak-emak.

Saking dekatnya kubu Prabowo-Sandiaga dengan kelompok emak-emak, sampai-sampai muncul kelompok Partai Emak-Emak yang menyatakan diri mendukung Prabowo-Sandi (yang kelak kemudian disingkat sebagai PEPES, alias Partai Emak-Emak Pendukung Prabowo-Sandi).

“Kalau kita ditopang emak-emak kita bakal maju,” begitu kata Sandiaga ketika berkampanye di Kediri beberapa bulan yang lalu. Sandiaga, diketahui memang berkali-kali menggunakan instrumen “emak-emak” dalam banyak pernyataannya.

Tak hanya Sandiaga, Prabowo pun ikut menggunakan instrumen “emak-emak” ini. Prabowo bahkan sampai menganggap emak-emak sebagai penyelamat nasib bangsa.

“Emak-emak punya pengaruh yang sangat kuat bagi lingkungannya, dan yakinkan keluarga dan lingkungan terdekat kalian untuk berjuang menciptakan perubahan. Keselamatan republik di pundak emak-emak, nasib bangsa ini ada di pundak emak-emak,” begitu kata Prabowo melalui rilis tertulis saat menerima ratusan emak-emak yang berasal dari berbagai daerah di Hambalang.

Prabowo mengaku yakin bahwa dirinya bakal menang dengan dukungan total dari emak-emak.

“Terima kasih atas keberpihakan kalian, terima kasih keberanian kalian, terima kasih komitmen kalian, kita bersama menyongsong kemenangan dan perubahan. Dengan dukungan emak-emak saya merasa sangat kuat,” kata Prabowo.

Tak hanya semata retorika, kubu Prabowo-Sandiaga memang benar-benar menjadikan emak-emak sebagai bagian penting dalam pemenangan mereka.

Direktur Saksi Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi Prasetyo Hadi, misanya, menyatakan akan mengajak emak-emak untuk berpartisipasi menjadi saksi di Pilpres 2019 mendatang.

“Hanya emak-emak yang bisa menyelamatkan suara kita di TPS, jadi kita harus jaga TPS kita masing-masing, jadilah saksi dan bagian dari kemenangan rakyat Indonesia,” ujar Prasetyo.

Waini, kalau emak-emak sudah turun tangan sebagai saksi, maka bisa dipastikan bahwa pertarungan di TPS pasti bakal spartan dan mati-matian. Emak-emak tak jauh beda dengan para saksi dari orang-orang PKS yang memang dikenal militan.

Mangkanya, untuk para oknum pemain TPS yang berusaha main kotor, kalau nanti ketemu saksi emak-emak, orang PKS, atau emak-emak merangkap PKS, maka jangan pernah berani berbuat curang. Ini semata demi kesehatan badan.

Terakhir diperbarui pada 10 Desember 2018 oleh

Redaksi

Kontributor aktif media opini dan satir.

Exit mobile version