Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Meminta Data Pengunjung dan Rekaman CCTV Hotel Alexis Dibuka

Redaksi oleh Redaksi
2 November 2017
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Penolakan perpanjangan izin terhadap usaha hotel Alexis oleh pemerintah Provinsi DKI Jakarta boleh jadi adalah salah satu simbol kemenangan ((( rezim ))) Anies Baswedan dan Sandiada Uno dalam menegakkan syariat Islam.

Maklum, selama ini, Alexis memang identik sebagai simbol kemaksiatan papan atas yang selama ini sukar dijangkau oleh pemerintah provinsi sebelum masa Anies-Sandi.

Sungguh tak sia-sia umat Islam memilih pasangan Anies-Sandi alih-alih Ahok-Djarot, sebab hanya di era Anies-Sandi, Alexis bisa berhenti beroperasi.

Penolakan perpanjangan izin usaha hotel Alexis tentu menjadi kabar yang buruk bagi pria-pria ngacengan yang kerap mencari kepuasaan batin di sana. Tidak ada lagi surga lantai 7 yang bisa mengakomodasi hasrat seksual berlebih mereka.

Sungguh, mereka sekarang sedang begitu gundah dan gulana.

Dasar jatuh tertimpa tangga. Belum habis duka pria-pria ngacengan ini karena ditutupnya Alexis, duka yang lain kembali datang. Kali ini bukan melalui Pemprov, melainkan melalui Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan.

Pak Wakil Ketua DPR ini meminta agar Hotel dan Griya Pijat Alexis membuka seluruh data pelanggan yang pernah berkunjung.

“Harus dibuka saja pelanggannya di situ. Biar masyarakat tahu,” ujar Taufik.

Dan tak hanya data pengunjung yang diminta dibuka oleh Taufik, ia juga meminta Alexis membuka seluruh rekaman CCTV sesuai data pelanggan. Tujuannya agar data pelanggan yang disampaikan ke publik tidak menjadi sebuah fitnah karena ada bukti CCTV

Nah lho, Modiaaaaar.

Permintaan Taufik Kurniawan ini sekaligus menjadi jawaban terbuka atas meme yang isinya begini, “Silakan tutup Alexis, maka kami akan bongkar daftar pengunjung tetap kami,” yang dulu sempat beredar sebelum perpanjangan izin usaha hotel Alexis ditolak.

Gertakan disambut dengan gertakan. Sungguh sebuah kemenangan yang total.

Kita semua sebagai orang menjunjung tinggi moral dan anti terhadap maksiat tentu saja berharap semoga permintaan pak Wakil Ketua DPR ini mendapat dilungan dari banyak pihak, termasuk dari para anggota DPR sendiri di Senayan sana. Biar selaras, gitu. Kan siapa tahu, ada beberapa anggota DPR yang menolak data pengunjung Alexia dibuka karena takut ketahuan belangnya. Siapa tahu, tho?

Yah, untuk semua lelaki hidung belang yang pernah atau sering berkunjung ke Alexis, mulailah berolahraga yang rutin agar jantungnya sehat dan tetap kuat. Sedangkan untuk yang masih nabung dan belum kesampaian buat dolan ke Alexis karena sudah kadung ditutup, bersabarlah. Sesungguhnya dalam setiap pintu yang tertutup, selalu ada pintu-pintu lain yang terbuka lebar.

Iklan

Sebab, seperti halnya pengobatan. Ke-ngaceng-an pun bisa dicari alternatifnya.

Terakhir diperbarui pada 2 November 2017 oleh

Tags: anieshotel alexisjakartasandiaga
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

kekerasan di matraman, kos di jakarta.MOJOK.CO
Urban

10 Tahun Merantau Bikin Sadar, Kita Benar-benar Sendiri di Kota Orang: Adanya Teman “Benalu” dan Kalau Susah pun Haram Diketahui Ortu

3 Agustus 2026
orang kota slow living di desa, jakarta, norak.MOJOK.CO
Urban

Desa adalah Tempat Ideal Buat Nine to Five: Gaji “Utuh”, Mental Sehat, asalkan Memegang 3 Prinsip Ini

28 Juli 2026
Lulusan s2, susahnya legalisir ijazah setelah wisuda.MOJOK.CO
Sekolahan

Nasib Lulusan S2 di Jakarta: Kuliah Dianggap Nggak Guna karena Kalah Saing dengan Tamatan SMA, tapi Tetap Merasa Bangga

23 Juli 2026
Lulus SMA nekat kerja ke Jakarta untuk jadi cleaning service. MOJOK.CO
Urban

Modal Ijazah SMA Kerja Jadi Cleaning Service di Jakarta demi Lulus Sarjana, Kini Pilih Resign untuk Keliling Indonesia

22 Juli 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mie Gacoan, desa. MOJOK.CO

Mie Gacoan Oleh-Oleh Wajib Saat Pulang Kampung: Tak Peduli Sudah Dingin dan Keras, Tetap Dinikmati demi Gengsi dan Validasi

5 Agustus 2026
Saat cerita/sambat ke teman berujung adu nasib dengan kalimat maut "Kamu masih mending". Meresponsnya dengan pura-pura tolol ternyata menyenangkan MOJOK.CO

Niat Cerita ke Teman Berujung Adu Nasib: Pura-pura Tolol saat Teman Bilang “Kamu Masih Mending” Ternyata Menyenangkan

6 Agustus 2026
Putus pertemanan di lingkungan kantor yang toxic. MOJOK.CO

Putus Pertemanan dengan Rekan Kerja Toxic adalah Jalan Terakhir Saya Hidup Bahagia dari Drama Usia 30-an

5 Agustus 2026
Nasirun, pelukis-seniman maestro berpulang dengan meninggalkan ingatan kebaikan MOJOK.CO

Hadiah Lukisan Topeng dari Membetulkan Antena TV dan Laku Hidup Seorang Nasirun

1 Agustus 2026
Penyesalan Saya Menerima Tawaran Bridesmaid dari Mantan Sahabat, Peran Paling Tak Berguna dalam Sebuah Pernikahan MOJOK.CO

Penyesalan Saya Menerima Tawaran Bridesmaid dari Mantan Sahabat, Peran Paling Tak Berguna dalam Sebuah Pernikahan

31 Juli 2026
10 Tahun Persahabatan Berujung Cut Off Mengajari Saya Satu Hal: Kita Bukan Jahat, tapi Memang Sudah Tak Sejalan MOJOK.CO

10 Tahun Persahabatan Berujung Cut Off Mengajari Saya Satu Hal: Kita Bukan Jahat, tapi Memang Sudah Tak Sejalan

31 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.