Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Terkuaknya Tabir Benjolan Sebesar Bakpao di Kepala Setya Novanto

Redaksi oleh Redaksi
8 Desember 2017
A A
Benjolan sebesar bakpao
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Kasus kecelakaan Papa Setya Novanto beberapa waktu yang lalu rupanya meninggalkan banyak kesalahpahaman. Ia menyeret banyak pihak-pihak tertuduh yang sejatinya justru sama sekali tidak terlibat.

Sebelumnya, masif diberitakan bahwa mobil Setya Novanto menabrak tiang listrik, sehingga kemudian muncul banyak meme yang menggunakan gambar tiang listrik. Namun setelah diadakan reka ulang, pihak PLN kemudian memberikan konfirmasi, bahwa ternyata yang ditabrak oleh mobil Setya Novanto bukanlah tiang listrik, melainkan tiang lampu.

Iklan

Nah, sekarang, kesalahpahaman yang serupa kembali muncul. Kali ini soal luka benjol pada kepala Setya Novanto.

Seperti diketahui, setelah peristiwa kecelakaan mobil Setya Novanto beberapa waktu yang lalu, langsung beredar pemberitaan luas bahwa benjolan pada kepala Setya Novanto adalah sebesar bakpao. Hal tersebut adalah berdasarkan keterangan yang disampaikan oleh pengacara Setya Novanto, Fredrich Yunadi.

Tak pelak, meme-meme bergambar bakpao pun kemudian bertebaran di seluruh penjuru timeline.

Hal ini tentu saja menjadi preseden yang buruk bagi keluarga bakpao. Maklum saja, bakpao yang tidak tahu-menahu tiba-tiba menjadi banyak dilibatkan dalam pemberitaan kasus Setya Novanto.

Beruntung, sebab waktu ternyata menunjukkan kuasanya. Ditlantas Polda Metro Jaya akhirnya menyelesaikan gelar perkara ulang ketiga kasus kecelakaan mobil yang melibatkan Setya Novanto. Gelar perkara ulang inilah yang kemudian membuka banyak fakta. Salah satunya adalah soal benjolan di kepala Setya Novanto.

Usut punya usut, ternyata besarnya benjolan di kepala Setya Novanto tidak sebesar bakpao, melainkan sebesar bakso. Hal ini ditegaskam melalui hasil visum dari RS Medika Permata.

“Ya itu dibuktikan dengan hasil visum ada benjolan sebesar bakso, kira-kira 7-8 mili (milimeter) di sebelah kiri kepala korban,” ujar Dirlantas Polda Metro Kombes Halim Pagarra.

Keterangan dari pihak kepolisian ini tentu saja patut disyukuri oleh keluarga bakpao. Sebab setidaknya, sekarang mereka bisa tenang karena tidak melulu menjadi bahan pemberitaan tentang Setya Novanto.

Yah, soal dugaan kasus korupsi e-KTP, itu soal nomor sekian, yang paling penting adalah terkuaknya tabir sebesar apa benjolan yang ada di kepala Setya Novanto. Sebab, ini sudah menyangkut harga diri dan nama baik.

Di luar sana, ada jutaan bakpao yang harus dibersihkan namanya. Yang harus disembuhkan traumanya.

Dan itu bukan perkara yang mudah dan sederhana.

#WeStandWithBakpaoSebesar bakpao

Terakhir diperbarui pada 8 Desember 2017 oleh

Tags: Bakpaoe-ktpKecelakaankorupaiSetya Novanto
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Ketika Video Korban Kecelakaan Mengubah Kematian Menjadi Tontonan MOJOK.CO
Esai

Ketika Video Korban Kecelakaan Mengubah Kematian Menjadi Tontonan

24 Juli 2026
Catatan Dokter tentang Jalan Lintas Sumatera: Jangan Jadikan Jalinsum Jalur Cepat Menuju Liang Kubur MOJOK.CO
Esai

Catatan Dokter tentang Jalan Lintas Sumatera: Jangan Jadikan Jalinsum Jalur Cepat Menuju Liang Kubur

15 Juni 2026
Alasan Orang Enggan Membeli Bakpia Kukus sebagai Oleh-oleh Jogja
Pojokan

Alasan Orang Enggan Membeli Bakpia Kukus sebagai Oleh-oleh Jogja

6 Oktober 2025
BCA Lebih Pintar Mengurus Rakyat ketimbang Pemerintah MOJOK.CO
Esai

Kenapa Pemerintah Suka Sekali Ribet dan Menyusahkan Warga yang Mau Mengurus KTP, padahal Bisa Belajar dari Cara BCA Membantu Nasabahnya yang Kehilangan ATM?

15 Agustus 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Biaya kos, kisah mahasiswa.MOJOK.CO

Bertahan di Kos Tanpa Jendela yang Berisik dan Sepanas Oven, Semua Demi Ngirit dan Lolos Ancaman DO Kampus

30 Juli 2026
Lolos SBM Institut Teknologi Bandung (ITB) dengan jual Tiramisu. MOJOK.CO

Seporsi Kemenangan usai Ayah Tiada: Jualan Tiramisu di Saparua sejak Remaja agar Bisa Sekolah hingga Tembus SBM ITB

3 Agustus 2026
Mie Gacoan, desa. MOJOK.CO

Mie Gacoan Oleh-Oleh Wajib Saat Pulang Kampung: Tak Peduli Sudah Dingin dan Keras, Tetap Dinikmati demi Gengsi dan Validasi

5 Agustus 2026
Daerah Istimewa Yogyakarta godok aturan pelarangan perdagangan HPR. MOJOK.CO

Yogyakarta bakal Susul Korea Selatan, Larang Perdagangan Daging Anjing demi Cegah Penyakit Menular

4 Agustus 2026
Tren selebrasi di panggung wisuda seperti minta difotoin rektor ala wisudawati UINSA: mengejar atensi maya hingga pergeseran batas hierarki formal MOJOK.CO

Difotoin Rektor: Selebrasi Wisuda biar Berkesan, Atensi Maya, dan Pergeseran Batas Hierarki Formal

30 Juli 2026
Ngenesnya Jadi Dosen di Rezim Formalistik: Ikut Menyusun Regulasi Negara, Malah Dianggap Tak Bekerja MOJOK.CO

Ngenesnya Jadi Dosen di Rezim Formalistik: Ikut Menyusun Regulasi Negara, Malah Dianggap Tak Bekerja

5 Agustus 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.