Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Banjir Kritik, Ini Sosok Presiden FIFA yang Penuh Kontroversi

Pasthiko Pramudhito oleh Pasthiko Pramudhito
21 Oktober 2022
A A
presiden fifa gianni infantinomojok.co

Ilustrasi FIFA. (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Foto Presiden FIFA, Gianni Infantino yang tersenyum dan melakukan tos dengan ketua PSSI saat bermain fun football jadi sorotan publik. Aksi ini dianggap nir-empati karena di saat yang sama korban tragedi Kanjuruhan bertambah jadi 133 orang.

Foto yang diunggah oleh akun resmi PSSI tersebut mendapatkan lebih dari 8000 komentar yang hampir semuanya bernada negatif. Netizen beranggapan seharusnya di tengah situasi seperti ini, Presiden FIFA bisa mengedepankan hatinya karena situasi sepak bola Indonesia sedang berduka.

https://www.instagram.com/p/Cj4Ha4GPeOw/

Sebetulnya kontroversi macam ini bukan hanya sekali ini dilakukan oleh Gianni Infantino. Sejak menjadi Presiden FIFA pada tahun 2016 menggantikan Sepp Blater, Gianni beberapa kali melakukan hal-hal yang kontroversial.

Piala Dunia dua tahun sekali

FIFA ingin menjadikan gelaran Piala Dunia menjadi dua tahun sekali. Sebelumnya empat tahun sekali. Infantino beranggapan jika Piala Dunia dua tahun sekali dapat memberi keuntungan untuk semua negara. Sontak usulan ini mendapatkan sorotan dan kecaman dari berbagai kalangan di dunia sepak bola.

Piala Dunia dua tahun dapat selamatkan migran Afrika

Pernyataan ini dilontarkan Gianni Infantino ketika membahas keuntungan jika Piala Dunia dilaksanakan dua tahun sekali. Salah satunya keuntungan bagi negara-negara Afrika. Yaitu bisa menyelamatkan migran Afrika yang berpotensi tewas di Laut Mediterania karena menyeberang ke Eropa guna mencari kehidupan yang lebih baik.

“Kita perlu menemukan cara untuk memberikan harapan kepada orang-orang Afrika, sehingga mereka tak perlu menyebrang Laut Mediterania untuk mencari hidup yang lebih baik, yang ada justru mereka lebih sering tenggelam sehingga kami perlu jalan negara-negara lain untuk berpartisipasi,” ucap Ifantino dilansir Goal.

Pekerja migran di Qatar akan mendapat ‘martabat dan kebanggaan’

Pada Mei 2022, Infantino sempat mengeluarkan pernyataan yang kontroversial saat Konferensi Global di Milken Institute, Los Angeles, tentang para pekerja migran yang meninggal di Qatar karena terlibat dalam pembangunan infrastruktur Piala Dunia 2022. Infantino berkata jika hasil kerja kerasnya akan mendapat ‘martabat dan kebanggan’.

Infantino hadirkan inovasi besar dalam sepak bola

Dibalik hal-hal kontroversialnya, Gianni Infantino juga kerap mempunyai inovasi-inovasi besar di dunia sepak bola. Sebut saja penambahan tim dalam gelaran Euro dari 16 tim menjadi 24 tim, selain itu ia juga merancang kebijakan belanja klub yang tertuang dalam financial fair play. Terakhir, ia juga pencetus ide gelaran Euro 2020 yang pertama kali dalam sejarah diadakan di 11 negara berbeda.

Penulis: Pasthiko Pramudhito
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA 1.350 Orang akan Berlari di Sumbu Filosofi Yogyakarta

Terakhir diperbarui pada 21 Oktober 2022 oleh

Tags: FIFAPresiden FIFAPSSItragedi kanjuruhan
Pasthiko Pramudhito

Pasthiko Pramudhito

Magang Mojok

Artikel Terkait

Perempuan-Perempuan Cilik Merawat Asa Timnas di Tengah Kekosongan Ekosistem Profesional, MLSC.mojok.co
Eksplor

Perempuan-Perempuan Cilik Merawat Asa Timnas di Tengah Kekosongan Ekosistem Profesional

30 Juni 2026
Ketum PSSI Erick Thohir dan Gubernur Jateng Ahmad Luthfi bahas soal Liga 3 dan Liga 4 di Jawa Tengah MOJOK.CO
Kilas

Liga 3 dan 4 bakal Bergulir di Jawa Tengah, Bina Bakat-bakat Muda dari Desa…

8 Agustus 2025
Kalau gue jadi Patrick Kluivert, gue nggak mau menjadi pelatih Timnas Indonesia gantikan Shin Tae Yong karena Ketum PSSI Erick Thohir problematik MOJOK.CO
Ragam

Kalau Jadi Patrick Kluivert Gue Nggak Mau Kerja sama Erick Thohir yang Interview Kerja di Hari Raya, Tak Punya Value dan Tak Tahu Batas

9 Januari 2025
Histori

Ingatan Memalukan di Stadion Bahrain 12 Tahun Silam, Catatan dari Era Bobrok PSSI

10 Oktober 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

WiFi di Kos MOJOK.CO

Ngekos Murah Ber-WiFi Malah Tekor: Berisik, Teras Berubah Jadi Warnet Gratisan, Berujung Terusir dan Ngungsi demi Ketenangan

24 Juli 2026
Candi Prambanan Tak Sekadar Bagus untuk Selfie, tapi Ruang Belajar yang "Hidup" buat Anak-anak. (sumber: InJourney)

Candi Prambanan Tak Sekadar Bagus untuk Selfie, tapi Ruang Belajar yang “Hidup” buat Anak-anak

23 Juli 2026
Pemuda lulusan SMK tidak menyerah mencari kerja dengan modal ijazah SMK demi orang tua MOJOK.CO

Modal Ijazah SMK dan Pengalaman Tak Nyerah Cari Kerja demi Orang Tua, Meski Sering Terima “Penolakan” karena Fisik

21 Juli 2026
Lika-Liku Meredam Tantrum Siswa Autis di Balik Keseruan Hari Anak Nasional Prambanan.MOJOK.CO

Lika-Liku Meredam Tantrum Siswa Autis di Balik Keseruan Hari Anak Nasional di Candi Prambanan

22 Juli 2026
Menyerang Jurnalis dengan Umpatan Bukti Pengacara Kehabisan Akal, Tunjukkan Miskinnya Argumen Hukum.MOJOK.CO

Menyerang Jurnalis dengan Umpatan Bukti Pengacara Kehabisan Akal, Tunjukkan Miskinnya Argumen Hukum

20 Juli 2026
KAI Daop 6 Bagikan 80 Paket Makanan kepada Penumpang Anak di Stasiun Yogyakarta MOJOK.CO

KAI Daop 6 Bagikan 80 Paket Makanan kepada Penumpang Anak di Stasiun Yogyakarta

23 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.