Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Anies dan Djarot Saling Sindir soal Status Gubernur “Jomblo”

Redaksi oleh Redaksi
20 Oktober 2018
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Dalam dunia kontestasi politik, saling sindir tentu saja menjadi hal yang sudah biasa. Namun, menjadi menarik ketika saling sindir tersebut melibatkan dua pejabat yang notebene berada dalam lingkup kubu yang berbeda.

Nah, itulah yang terjadi pada Anies Baswedan dan Djarot Saiful Hidayat. Dua sosok yang sama-sama pernah (dan sedang) memimpin Jakarta tersebut terlibat saling sindir yang cukup seru dan layak untuk disimak.

Iklan

Saling sindir antara Anies dan Djarot tersebut bermula saat Djarot memberikan komentar atau pesan untuk Anies Baswedan.

“Selamat bekerja dan jangan lama-lama jomblo,” begitu pesan Djarot pada Anies yang ia sampeikan kepada para Wartawan di auditorium Pusat Perfilman H Usmar Ismail beberapa waktu yang lalu.

Maksud kalimat “Jangan lama-lama jomblo” yang dikatakan oleh Djarot adalah soal jabatan Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI yang sampai sekarang belum juga punya Wakil Gubernur sejak Sandiaga Uno tidak lagi menjabat sebagai Wakil Gubernur karena maju sebagai Calon Wakil Presiden mendampingi Prabowo di Pilpres 2019 mendatang.

Tak dinyana, Anies ternyata menanggapi pesan Djarot tersebut dengan tanggapan yang boleh dibilang cukup frontal.

Ia menyuruh Djarot ngaca, karena menilai, Djarot jauh lebih lama menjabat sebagai Gubernur tanpa didampingi oleh Wakil Gubernur.

“Udah berapa lama saya nggak ada wagub?” Kata Anies Baswedan, “Pak Djarot berapa lama nggak ada wagub? Berkaca dulu sebelum komentar.”

Nah lho. Jadi nggak santai dan selow lagi kan.

Djarot sendiri mengatakan bahwa dirinya menjomblo tanpa Wagub selama enam bulan. Hal tersebut karena memang sesuai aturan, di mana sisa masa jabatannya saat ia menggantikan Ahok hanya enam bulan, sedangkan aturan yang berlaku, pengisian jabatan wakil gubernur hanya bisa dilakukan jika sisa masa jabatan lebih dari 18 bulan. Itulah kenapa selama enam bulan sisa masa jabatannya, Ahok menjabat tanpa didampingi oleh seorang wakil.

Ah, urusan jomblo memang dari dulu sangat sensitif. Baik jomblo secara literal, maupun jomblo sebagai sebuah metafora.

saling sindir anies djarot

Terakhir diperbarui pada 20 Oktober 2018 oleh

Tags: aniesdjarotgubernur
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Dirty Vote Jika 02 Menang, Zaman Kegelapan Sudah Menanti MOJOK.CO
Esai

Dirty Vote Menunjukkan Bahwa Indonesia Bisa Masuk Zaman Kegelapan kalau 02 Menang

14 Februari 2024
Dirty Vote: Kebenaran yang Tidak Bisa Dinikmati Rakyat Biasa MOJOK.CO
Esai

Dirty Vote Menghadirkan Data yang Luar Biasa Terkait Kecurangan Pemilu 2024, tapi Sayangnya Tidak Ditonton Rakyat Biasa

12 Februari 2024
rektor ugm koesnadi hardjasoemantri penemu KKN.MOJOK.CO
Sosok

Mengenang Prof Koesnadi: Rektor UGM di Era Anies dan Ganjar, Pencetus KKN yang Membuat Semua Mahasiswa Tersentuh

6 Februari 2024
Negara Ini Dikuasai Anak UGM, Dikisruh Anak UGM, lalu Dijewer Sendiri oleh UGM MOJOK.CO
Esai

Negara Ini Dikuasai Anak UGM, Dikisruh Anak UGM, lalu Dijewer Sendiri oleh UGM

3 Februari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Di Antara Teriakan Maling dan Sunyinya Nurani: Seorang Anak Menangisi Bapaknya yang Tewas Dikeroyok Massa MOJOK.CO

Di Antara Teriakan Maling dan Sunyinya Nurani: Seorang Anak Menangisi Bapaknya yang Tewas Dikeroyok Massa

27 Juli 2026
Peserta Pekan Budaya Difabel di Jogja. MOJOK.CO

Pekan Budaya Difabel 2026: Saat Anak-anak Terbebas dari Stigma lewat Seni dan Terapi di Ruang Inklusif

29 Juli 2026
Sombongkan IPK dan gelar sarjana cumlaude dari PTS Jogja. Optimis pikat HRD perusahaan incaran tapi ujungnya lontang-lantung bawa lamaran pekerjaan MOJOK.CO

Dulu “Sombongkan” IPK dan Gelar Sarjana Cumlaude, Kini Malu Lontang-lantung Cari Kerja karena Tren HRD Tak Terpikat IPK

29 Juli 2026
Punya teman si paling cashless yang sama sekali tidak pegang uang tunai (cash) merepotkan. Karena tidak semua hal bisa dibayar pakai QRIS MOJOK.CO

Teman Si Paling Cashless Pemuja QRIS bikin Repot Kita yang Sedia Tunai, Kepraktisan Semu di Balik Tren Dompet Kosong

24 Juli 2026
Penggagalan perdagangan ilegal burung di Tanjung Perak Surabaya. Satwa dilindungi dimasukkan boks sampai ada yang mati MOJOK.CO

Penggagalan Perdagangan Ilegal Burung di Tanjung Perak Surabaya, Satwa Dilindungi Dimasukkan Boks sampai Ada yang Mati

30 Juli 2026
WiFi di Kos MOJOK.CO

Ngekos Murah Ber-WiFi Malah Tekor: Berisik, Teras Berubah Jadi Warnet Gratisan, Berujung Terusir dan Ngungsi demi Ketenangan

24 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.