Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

5 Lagu yang Memorable tentang Piala Dunia

Pasthiko Pramudhito oleh Pasthiko Pramudhito
12 November 2022
A A
lagu piala dunia mojok.co

Ilustrasi piala dunia (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Ajang piala dunia kerap menghadirkan berbagai hal menarik. Mulai dari drama tim yang berlaga, gegap gempita negara yang juara, pemain yang bersinar, dan tak lupa lagu yang diingat selama turnamen berlangsung.

Soal lagu spesial untuk piala dunia, tradisi ini pertama kali dimulai pada 1962 saat Chile jadi tuan rumah. Anthem berjudul “El Rock del Mundial” ciptaan Los Ramblers jadi lagu resmi gelaran piala dunia tahun tersebut. Setelahnya, setiap piala gelaran pasti akan punya lagu khusus.

Iklan

Kehadiran lagu-lagu yang khusus tentu saja semakin menambah euforia ajang pesta sepak bola 4 tahunan ini. Saking spesialnya, ada beberapa lagu piala dunia yang bahkan berkesan hingga saat ini, berikut ini rangkuman Mojok.

#1 Shakira “Waka Waka”

“This time for Africa” begitu penggalan lirik dari lagu “Waka Waka”, tembang ini dinyanyikan oleh Shakira dan jadi anthem untuk Piala Dunia 2010. Tembang ini setidaknya sudah ditonton oleh 3,2 miliar penonton di YouTube. Euforia piala dunia yang untuk pertama kalinnya diselanggarakan di benua Afrika begitu memorable. Budaya Afrika Selatan begitu tersorot secara fantastis pada lagu ini. Tahun 2010 memang dianggap banyak pecinta sepakbola sebagai salah satu piala dunia dengan atmosfer yang luar biasa.

#2 Ricky Martin “La Copa de la Vida”

“La Copa de la Vida” diciptakan Ricky Martin untuk Piala Dunia 1998 di Prancis. Lagu ini sangat berkesan hingga sekarang. “La Copa de la Vida” pada masanya mampu menduduki tanggal lagu berbagai negara, seperti menempati peringkat ke-60 dari Billboard Hot 100 serta memenangkan Grammy dalam kategori Latin pop performance.

#3 K’naan “Wavin Flag”

Meskipun bukan lagu resmi dari Piala Dunia 2010, “Wavin Flag” dianggap mengingatkan para pecinta sepak bola dengan Piala Dunia 2010. K’naan menciptakan “Wavin Flag” saat berkolaborasi dengan Coca-Cola. Lagu ini merepresentasikan sepak bola yang penuh dengan kebebasan.

 

#4 Queen “We Are the Champion”

Tembang ini juga bukan lagu resmi piala dunia, namun karya band legendaris Queen ini akan selalu relate dengan turnamen olahraga. “We Are The Champion” booming pada Piala Dunia 1994 saat para pemain Brazil dengan gegap gempita menyanyikan lagu ini sambil merayakan gelar ke-4 mereka.

#5 Daryl Hall and Sounds of Blackness “Gloryland”

“Gloryland” diciptakan untuk gelaran Piala Dunia 1994 di Amerika Serikat. “Gloryland” memiliki nuansa lagu yang Amerika banget dengan Sounds of Blackness memberi sentuhan R&B pada lagunya. Majalah asal Amerika, The Fader bahkan menjelaskan bahwa “tak ada yang memunculkan nasionalisme lebih baik dari Amerika Serikat.”

Iklan

 

Penulis: Pasthiko Pramudhito
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Melihat Lagi Kontroversi Terpilihnya Qatar Jadi Tuan Rumah Piala Dunia 2022

Terakhir diperbarui pada 12 November 2022 oleh

Tags: lagu piala duniaPiala duniaSepak Bola
Pasthiko Pramudhito

Pasthiko Pramudhito

Magang Mojok

Artikel Terkait

Senjakala Lapangan Sepak Bola di Jogja yang Makin Berjarak dengan Warganya.MOJOK.CO
Suara Bawah Tanah

Senjakala Lapangan Bola di Kota Jogja yang Makin Berjarak dengan Warganya

9 Juli 2026
Coach Jacksen F. Tiago: Pendekatan Psikologis di Sepak Bola Remaja Putri Harus Didahulukan Ketimbang Fisik dan Taktik.MOJOK.CO
Eksplor

Coach Jacksen F. Tiago: Pendekatan Psikologis Pemain Muda Putri Harus Didahulukan Ketimbang Fisik dan Taktik

28 Juni 2026
Piala Dunia, Joachim Klement yang Tak Pernah Salah Ramal dan Skenario-Skenario Ajaib.MOJOK.CO
Fragmen

Joachim Klement yang Tak Pernah Salah Ramal dan Skenario-Skenario Ajaib Pildun

25 Juni 2026
Gotong Royong ala Serigala Putih: Napas Kultural Uzbekistan di Pentas Piala Dunia.MOJOK.CO
Fragmen

Sepak Bola Gotong Royong Bernama Mahalla, Senjata Taktis Uzbekistan di Piala Dunia

17 Juni 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Daripada Acungkan Senjata di Jalan, Remaja Kreak Semarang Lebih Baik Naik Ring Adu Pukulan MOJOK.CO

Daripada Acungkan Senjata di Jalan, Remaja Kreak Semarang Lebih Baik Naik Ring Adu Pukulan

16 Juli 2026
Milenial di Job Fair Yogyakarta 2026 cari peluang kerja di luar negeri. MOJOK.CO

Muak dengan Syarat Kerja di Indonesia: Gaji Numpang Lewat hingga Terbatas Usia, Milenial Pilih Cari Kerja ke Luar Negeri

16 Juli 2026
kerja, lulusan SMA di keluarga penuh sarjana.MOJOK.CO

Cerita Lulusan SMA yang Berhasil Mapan Tanpa Ijazah S1, tapi Diam-Diam Menyesalinya dan Merasa Iri pada Sarjana

21 Juli 2026
Ketika Syarat "Sehat Jasmani dan Rohani Menjadi Tembok Diskriminasi yang Menjegal Difabel di Bursa Kerja.MOJOK.CO

Ketika Syarat “Sehat Jasmani dan Rohani” Menjadi Tembok Diskriminasi yang Menjegal Difabel di Bursa Kerja

17 Juli 2026
Anak miskin di Yogyakarta masuk Sekolah Rakyat. MOJOK.CO

Saat Kemiskinan Memaksa Anak Lebih Dewasa sebelum Waktunya, Sekolah Rakyat Jadi Pilihan Satu-satunya

20 Juli 2026
Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadi tuan rumah “1st Asian Gym for Life Challenge 2026” 1. MOJOK.CO

Jogja Jadi Tuan Rumah Lomba Gym se-Asia usai Thailand Mundur, Semua Kalangan Bebas Ikut Tanpa Beban Menang-Kalah

20 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.