Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Esai

Jalan Gejayan Sleman Adalah Simulator Bencana Demografi yang Bakal Mengancam Kota Jogja dan Sleman 6 Tahun Lagi

Kelumpuhan. Iya, lumpuh, macet, dan sangat meresahkan. Tidak adanya transportasi umum yang ideal dan buruknya tata kota bakal menjadi “duri di tenggorokan” Pemprov DIY.

Moddie Alvianto W. oleh Moddie Alvianto W.
7 Oktober 2023
A A
Jalan Gejayan Bencana Demografi Mengintai Sleman dan Kota Jogja MOJOK.CO

Ilustrasi Jalan Gejayan Bencana Demografi Mengintai Sleman dan Kota Jogja. (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Ancaman nyata untuk bonus demografi

Beberapa hari yang lalu, saya sempat berkelakar dengan senior saya di Komunitas Kretek. Kami seakan-akan sedang mencari solusi untuk mengatasi kemacetan di Jalan Gejayan Sleman, khususnya di perempatan Condong Catur. Senior saya menjawab, “Kayaknya Pemprov perlu membuat jembatan layang lagi di Condong Catur. Minimal underpass kayak di Kentungan.”

Saya setengah mengamini opini senior saya. Setengahnya saya ragu apakah opini dari senior saya memang tepat. Mungkin iya, bisa menjadi tepat, kalau pembangunan jembatan layang atau underpass itu cuma 6 bulan saja. Ingat, mewujudkan proyek seperti itu butuh waktu. Apalagi, 6 tahun lagi, bonus demografi siap menyapa.

Maksud saya, “membangun” itu hanya solusi singkat. Jika manusia, apalagi di usia produktif menguasai, otomatis jalanan akan semakin ramai. Lantaran tidak ada transportasi umum yang ideal di Kota Jogja dan Sleman, anak-anak muda produktif itu mau kerja atau kuliah naik apa? 

Apakah bapak dan ibu penguasa Kota Jogja mau mengantar dan menjemput anak-anak muda bonus demografi untuk kuliah dan kerja? Pasti nggak mau. Makanya, ya mending kredit motor saja, lah. Paling cuma butuh uang muka Rp500 ribu dan KTP, sudah bisa dapat matik terkini.

Dan, sampai saat ini, saya belum melihat ada upaya untuk “mengurai” atau “mengurangi” kepadatan Jalan Gejayan Sleman. Lha wong artikel dari Antara saja sudah rilis 1 tahun yang lalu tapi Jalan Gejayan Sleman itu semakin padat. Berharap akan ada perubahan radikal dalam waktu dekat? Aduh, mimpi saya terlalu manis rasanya.

Ancaman untuk Sleman dan Kota Jogja

Kita perlu mencatat bahwa Sleman dan Kota Jogja yang paling merasakan dampak negatif bonus demografi. Selain Jalan Gejayan Sleman, masih banyak ruas jalan yang bakal menjadi masalah 6 tahun lagi.

Beberapa ruas jalan yang saya maksud adalah Jalan Kaliurang, Jalan KH. Ahmad Dahlan, Jalan Wates, Jalan Wonosari, Jalan Kusumanegara, ruas jalan di depan Stasiun Lempuyangan, jalan sebelum Stasiun Tugu, kawasan Malioboro, perempatan Gramedia, Tugu Jogja dari arah Jembatan Gondolayu, Jalan Magelang, semua area Ring Road, Jalan Solo, daerah Seturan, Babarsari, depan Ambarukmo Plaza, daerah Nologaten, Jalan Godean, daerah Minomartani, Jalan Sidomukti Tiyosan, Jalan Tamansiswa, dan lain sebagainya.

Jika tidak ada aksi radikal atau gebrakan yang nyata serta segera, setelah 6 tahun ke depan, jalanan dan daerah di Sleman dan Kota Jogja akan mengalami “bencana”. Bencana yang saya maksud adalah “kelumpuhan”. Tidak hanya di terjadi di pagi dan sore saja. Ingat, kepadatan ekstrem di Jalan Gejayan Sleman juga sudah terjadi pada siang hari. Khususnya penumpukan kendaraan di pertigaan sebelum Deresan sampai perempatan Condong Catur.

Kelumpuhan. Iya, lumpuh, macet, dan sangat meresahkan. Tidak adanya transportasi umum yang ideal dan buruknya tata kota bakal menjadi “duri di tenggorokan” Pemprov DIY. Jadi, sebelum terjadi kelumpuhan di jalanan Sleman dan Kota Jogja, mari siap-siap beli helikopter. Ingat, di Jogja, kamu nggak boleh miskin. Karena yang miskin dipelihara oleh temannya sendiri, bukan negara. 

Penulis: Moddie Alvianto W.

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Jalan Seturan Raya, Kawasan Paling Ribet di Sleman yang Semakin Ruwet karena Jogja Sendiri dan analisis menarik lainnya di rubrik ESAI.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 7 Oktober 2023 oleh

Tags: Babarsaribonus demografidaerah Minomartanidaerah Nologatendaerah Seturandepan Ambarukmo Plazajalan gejayanJalan Gejayan Slemanjalan godeanjalan kaliurangJalan KH. Ahmad Dahlanjalan kusumanegarajalan magelangjalan sebelum Stasiun TuguJalan Sidomukti TiyosanJalan SoloJalan TamansiswaJalan Watesjalan wonosariJogjakawasan Malioborokota jogjaperempatan Gramediaruas jalan di depan Stasiun Lempuyangansemua area Ring RoadslemanTugu Jogja dari arah Jembatan Gondolayu
Moddie Alvianto W.

Moddie Alvianto W.

Analis di RKI. Tinggal di Yogyakarta.

Artikel Terkait

Ilustrasi Mie Ayam di Jogja, Penawar Kesepian dan Siksaan Kemiskinan (Unsplash)
Pojokan

Mahasiswa di Jogja Melawan Kesepian dan Siksaan Kemiskinan dengan Ratusan Mangkuk Mie Ayam

19 Januari 2026
Penjual kue putu di Jogja. MOJOK.CO
Ragam

Kegigihan Gunawan Jualan Kue Putu di Kota-kota Besar selama 51 Tahun agar Keluarga Hidup Sejahtera di Desa

14 Januari 2026
Kos horor di Jogja.MOJOK.CO
Ragam

5 Tahun Tinggal di Kos-kosan Horor Jogja: Gajiku Lebih “Satanis” dari Tempat Tinggalku

12 Januari 2026
Dosen Profesi Nelangsa, Gaji Kalah sama Ngajar Anak SD (Unsplash)
Pojokan

Gelap Masa Depan Dosen, Lulusan S2 Jogja Mending Ngajar Anak SD di Surabaya yang Lebih Menjanjikan dari sisi Gaji

12 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sumbangan pernikahan di desa, jebakan yang menjerat dan membuat warga menderita MOJOK.CO

Sumbangan Pernikahan di Desa Tak Meringankan tapi Mencekik: Dituntut Mengembalikan karena Tradisi, Sampai Nangis-nangis Utang Tetangga demi Tak Dihina

20 Januari 2026
alfamart 24 jam.MOJOK.CO

Alfamart 24 Jam di Jakarta, Saksi Para Pekerja yang Menolak Tidur demi Bertahan Hidup di Ibu Kota

14 Januari 2026
Brownies Amanda Memang Seterkenal Itu, Bahkan Sempat Jadi "Konsumsi Wajib" Saat Sidang Skripsi

Brownies Amanda Memang Seterkenal Itu, Bahkan Sempat Jadi “Konsumsi Wajib” Saat Sidang Skripsi

17 Januari 2026
Motor Honda Vario 150 2026, motor tahan banting MOJOK.CO

Honda Vario 150 2016 Motor Tahan Banting: Beli Ngasal tapi Tak Menyesal, Tetap Gahar usai 10 Tahun Lebih Saya Hajar di Jalanan sampai Tak Tega Menjual

15 Januari 2026
indonesia masters 2026, badminton.MOJOK.CO

Indonesia Masters 2026 Berupaya Mengembalikan Gemuruh Istora Lewat “Pesta Rakyat” dan Tiket Terjangkau Mulai Rp40 Ribu

19 Januari 2026
Derita perempuan saat naik transportasi umum di Jakarta, baik KRL maupun TransJakarta MOJOK.CO

Kengerian Perempuan saat Naik Transportasi Umum di Jakarta, Bikin Trauma tapi Tak Ada Pilihan dan Tak Dipedulikan

17 Januari 2026

Video Terbaru

Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

Air dari Perut Bumi: Gua Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

18 Januari 2026
Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.