Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Balbalan

Timnas U-16 vs India, Menegaskan Posisi Puncak dan Calon Lawan di Perempat Final

Yamadipati Seno oleh Yamadipati Seno
27 September 2018
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Tinggal butuh hasil imbang, timnas U-16 Indonesia diminta tetap fokus ketika menghadapi India di laga terakhir Grup C demi amankan posisi puncak.

Satu laga terakhir di Grup C Piala Asia U16 2018, timnas U-16 Indonesia akan menghadapi India. Situasi di Grup C sudah menguntungkan Indonesia. Jika tidak terjadi “bencana”, timnas U-16 sudah dipastikan lolos ke babak perempat final. Namun, tentu saja, demi menegaskan posisi puncak, kemenangan adalah kewajiban, seperti upacara bendera setiap Senin.

Iklan

Saat ini, skuat timnas U-16 berada di posisi puncak dengan total empat poin. India, lawan timnas Indonesia, juga mengumpulkan poin yang sama. Indonesia unggul selisih gol sehingga diizinkan menempati posisi puncak. Sementara itu, di posisi tiga dan empat, Vietnam dan Iran sama-sama mengumpulkan satu poin.

Jadi, hasil imbang pun sebetulnya sudah cukup untuk mengantarkan skuat asuhan Fakhri Husaeni ini lolos ke babak perempat final. Menang? Ya jelas pasti lolos dengan nyaman, tidak perlu ditanyakan lagi. Bagaimana kalau malah kalah?

Kekalahan pun masih cukup mengantar timnas U-16 Indonesia lolos ke babak perempat final. Namun, hasil ini punya syarat khusus. Jadi, timnas U-16 boleh kalah dari India, asal tidak lebih dari 2-0. Jika kalah dari India dengan skor 2-0, sementara di tempat lain Vietnam mengalahkan Iran dengan dua gol atau lebih, maka timnas Indonesia bakal gagal melaju.

Melihat performa timnas U-16 Indonesia selama ini, kalah dari India dengan skor besar sangat kecil peluangnya. Jadi, bisa dikatakan, timnas Indonesia dan India punya peluang lolos paling besar. Kalau mau main mata pun boleh, sama-sama berniat mengakhiri laga dengan hasil imbang. Namun tentu itu bukan sikap terpuji. Jangan dilakukan, ya.

Nah, jika mampu lolos ke babak perempat final, timnas U-16 akan menghadapi salah satu dari Korea Selatan, Australia, maupun Irak yang menghuni Grup D. Korea Selatan, yang punya catatan memasukkan 10 gol dan kemasukan nol, punya peluang menjadi juara grup lantaran hanya bertemu Irak.

Jadi, jika lolos sebagai pemuncak grup, timnas Indonesia bakal bertemu Irak. Hari ini, Australia akan menghadapi Afganistan. Oleh sebab itu, sebetulnya, mau jadi pemuncak grup atau runner-up, lawan timnas Indonesia di babak perempat final Piala Asia U-16 tetap berat.

Terakhir diperbarui pada 27 September 2018 oleh

Tags: Australiaindiairakkorea selatanpiala asia u-16timnas indonesiatimnas u-16vietnam
Yamadipati Seno

Yamadipati Seno

Redaktur Mojok. Koki di @arsenalskitchen.

Artikel Terkait

Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kerja sama dengan Australia. MOJOK.CO
Kabar

Satu Dekade Jogja dengan Melbourne Symphony Orchestra: Bukti Orkestra Nggak Melulu Kaku bahkan Bisa Dinikmati Sambil Lesehan

15 Juli 2026
Lulus dari Universitas Mataram lanjut ke University of Queensland Australia. MOJOK.CO
Sekolahan

Kisah Awardee LPDP yang Tak Ingkar Janji: Dulu Hanya Bocah Penggembala Kuda, Kini Jadi Asisten Gubernur NTB

6 Juli 2026
Perempuan-Perempuan Cilik Merawat Asa Timnas di Tengah Kekosongan Ekosistem Profesional, MLSC.mojok.co
Eksplor

Perempuan-Perempuan Cilik Merawat Asa Timnas di Tengah Kekosongan Ekosistem Profesional

30 Juni 2026
WHV di Australia ternyata berat. MOJOK.CO
Sosok

Kerja Mati-matian di Australia, Tabungan Sampai Setengah Miliar tapi Nggak Bisa Dinikmati dan Terpaksa Pulang usai Kena Mental

4 Mei 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pakai jastip Mie Gacoan di Jombang: bayar lebih mahal untuk menu membagongkan MOJOK.CO

Pakai Jastip Mie Gacoan Ala Orang Jombang Pinggiran: Niat Hindari Kenorakan, Yang Datang Menu Membagongkan

20 Juli 2026
Anak miskin di Yogyakarta masuk Sekolah Rakyat. MOJOK.CO

Saat Kemiskinan Memaksa Anak Lebih Dewasa sebelum Waktunya, Sekolah Rakyat Jadi Pilihan Satu-satunya

20 Juli 2026
Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadi tuan rumah “1st Asian Gym for Life Challenge 2026” 1. MOJOK.CO

Jogja Jadi Tuan Rumah Lomba Gym se-Asia usai Thailand Mundur, Semua Kalangan Bebas Ikut Tanpa Beban Menang-Kalah

20 Juli 2026
orang kota slow living di desa, jakarta, norak.MOJOK.CO

Standard Ganda: Orang Kota Sok Lebih Berkelas, Padahal di Mata Orang Desa Sama Noraknya

21 Juli 2026
Lulus SMA nekat kerja ke Jakarta untuk jadi cleaning service. MOJOK.CO

Modal Ijazah SMA Kerja Jadi Cleaning Service di Jakarta demi Lulus Sarjana, Kini Pilih Resign untuk Keliling Indonesia

22 Juli 2026
Pemuda lulusan SMK tidak menyerah mencari kerja dengan modal ijazah SMK demi orang tua MOJOK.CO

Modal Ijazah SMK dan Pengalaman Tak Nyerah Cari Kerja demi Orang Tua, Meski Sering Terima “Penolakan” karena Fisik

21 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.