Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Balbalan

Tierney dan Bellerin, Laju Cepat Arsenal di Waktu yang Tepat

Yamadipati Seno oleh Yamadipati Seno
30 September 2019
A A
Tierney Bellerin Arsenal Liga Inggris Unai Emery MOJOK.CO
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Kieran Tierney dan Hector Bellerin kembali di saat yang tepat. Ketika sisi lapangan Arsenal menjadi lesu dan kurang darah, ketika Unai Emery sangat butuh pertolongan.

Mari kita telusuri cara berpikir Unai Emery. Pelatih asal Spanyol itu pernah bilang kalau dirinya lebih suka menang dengaan skor 4-3 ketimbang dengan skor minimal seperti 1-0. Artinya, Unai ingin Arsenal lebih agresif menyerang. Bukan pernyataan yang buruk juga mengingat The Gunners memang punya platform sepak bola menyerang.

Maka, artinya juga, Unai membutuhkan komposisi yang mendukung. Mulai dari lini pertahanan, tengah, dan tentu saja lini depan. Bermain agresif menuntut semua pemain terlibat dalam “proses”, bukan hanya soal punya satu atau dua striker tajam. Termasuk di dalamnya, dua bek sayap, yang mana para pemain Football Manager pasti akrab dengan istilah: complete wingback.

Complete wingback adalah sebuah peran yang sangat menuntut bagi siapa saja yang memainkannya. Atribut bertahan dan menyerang harus seimbang. Atribut fisik juga harus menunjang. Dan entah seperti apa jalannya nasib, dua bek sayap agresif Arsenal kembali dari cedera di saat paling dibutuhkan: Hector Bellerin dan Kieran Tierney.

Bellerin akhirnya lepas dari cedera ACL yang membuatnya menepi selama beberapa bulan. Sementara itu, Tierney baru saja menjalani operasi double hernia dan sembuh setelah beristirahat selama dua bulan. Keduanya kembali ketika sisi bek kanan dan kiri butuh tambahan tenaga setelah Ainsley Maitland-Niles harus absen karena hukuman kartu dan performa Sead Kolasinac menurun.

Baik Bellerin maupun Tierney adalah complete wingback yang bikin skuat Arsenal jadi komplet. Kenapa bisa begitu? Mari kita selami jalan pikiran Unai Emery.

Di awal kedatangannya, Unai menggunakan skema dasar 4-2-3-1 yang diselingi 4-1-2-1-2 dan 3-5-2. Semua skema di atas bergantung kepada keberadaan dua bek sayap yang menyediakan width di sepertiga akhir lapangan. Width adalah pemain yang berdiri di sisi paling luar, biasanya bek sayap supaya gelandang sayap atau gelandang serang sebuah tim bisa bermain lebih ke tengah.

Dulu, ketika Kolasinac berada dalam level permainan terbaik dan Bellerin bersih dari cedera, pos bek sayap The Gunners sangat aman. Dinamisnya dua bek sayap itu menjadi kunci cara bermain Emery untuk mengokupansi sisi lapangan di wilayah lawan. kira-kira begini bentuk ideal yang dicari Emery:

Seiring perkembangannya, Bellerin menjadi lebih fasih melepas cut back berupa low cross ke tiga titik: tiang dekat, six yard box, maupun tiang jauh. Cara bermain ini membuat Bellerin bisa bikin banyak asis.

Bagi bek sayap dengan menit bermain di atas 1000 menit Liga Inggris, Bellerin hanya kalah dari Trent Alexander-Arnold dari sisi penciptaan asis per game rata-rata. Bellerin punya rata-rata 0,3 asis, sementara Trent mencatatkan 0,4 asis per laga rata-rata.

Nah, baik Bellerin maupun Ainsley Maitland-Niles sebetulnya sama-sama cepat. Namun, yang membedakan adalah pengambilan keputusan menentukan kapan harus bermain kombinasi 1-2 atau menerobos menggunakan dribble.

Perbedaan ini terbentuk karena hampir sepanjang kariernya, Bellerin sudah bermain sebagai bek sayap kanan. Sementara itu, Ainsley Maitland-Niles sebetulnya seorang gelandang. Proses belajar posisi baru Ainsley Maitland-Niles tidak berjalan dengan mulus, terutama sisi bertahan.

Iklan

Sebagai bek, Ainsley Maitland-Niles terlalu mudah menjulurkan kaki dan menerjang. Membuatnya mudah dilewati. Ainsley Maitland-Niles juga kurang cepat mengambil keputusan kapan menekan pemain lawan dan kapan harus sit back.

Sementara itu, di sisi kiri, Tierney punya spesifikasi kemampuan yang berbeda dari Belllerin. Bek kiri baru milik Arsenal itu lebih jago melepas whipped cross, atau umpan silang cepat tujuannya untuk memberi efek kejut kepada lawan. Laju umpan silang Tierney lebih cepat ketimbang Bellerin.

Tierney juga lebih jago melepas float cross atau umpan lambung cepat dari luar kotak penalti. Kemampuan umpan silang mantan pemain Celtic itu mirip seperti kemampuan Andrew Robertson dari Liverpool. Persamaannya, baik Tierney, Bellerin, maupun Robertson sama-sama agresif dan (semoga) konsisten.

Selama empat musim penuh bersama Celtic, Tierney terlibat dalam 30 gol, dengan rincian lima gol dan 25 asis. Jadi, rata-rata, setiap musim, dia bisa membuat 6,25 asis. Angka yang cukup lumayan untuk bek sayap.

Bagaimana dengan sisi bertahan kedua pemain ini?

Baik Tierney maupun Bellerin sadar betul kalau mereka punya agresivitas tinggi. Namun, kedunya juga sadar dan waspada kapan kudu menekan lawan, kapan harus sit back dan mencegah lawan mengokupansi ruang di belakang bek.

Fans Arsenal tentunya masih ingat dengan gol Mo Salah. Pemain asal Mesir itu menemukan ruang kosong di belakang Nacho Monreal. Jarak antara Monreal dengan David Luiz terlalu jauh dan dimanfaatkan betul oleh Salah. Di sini, Monreal terlalu agresif menekan ke atas membantu Aubameyang dan Joe Willock.

Gooners juga seharusya masih ingat dengan gol Aston Villa. Saat itu, Ainsley Maitland-Niles gagal mencegah pemain Villa mengirim early cross. Ainsley Maitland-Niles justru turun terlalu dalam dan tidak agresif menekan pemain Villa yang akan mengirim umpan silang.

Fans Arsenal bisa membayangkan dua kejadian di atas? Nah, keberadaan Tierney dan Bellerin, diharapkan, bisa mengurangi kejadian-kejadian tidak menguntungkan karena salah posisi dan pengambilan keputusan itu. Meski agresif, kedunya tetap awas dengan situasi dan pergerakan kawan serta lawan.

Keuntungan ketiga yang bisa diambil Arsenal adalah kemampuan olah bola kedua complete wingback ini. Olah bola di atas rata-rata keduanya akan lebih membantu Arsenal build from the back. Sering terjadi, posisi Ainsley Maitland-Niles dan Kolasinac terlalu dalam sehingga David Luiz dan Sokratis kehilangan opsi umpan karena jalur yang ditutup pemain lawan.

Posisi yang lebih tinggi membuat pemain lawan akan menyesuaikan dan memberikan Luiz atau Sokratis lebih banyak waktu untuk mengontrol dan mendistribusikan bola. Setidaknya, dari sisi opsi umpan, keduanya bisa menyediakannya. Tentunya berbeda perkara apabila dua bek sayap gagal melepaskan umpan ke lini kedua karena salah umpan.

Pada akhirnya, kembalinya dua complete wingback ini menaikkan lagi asa fans Arsenal. Melihat kembali Arsenal yang agresif terkontrol di sisi lapangan tentu sangat menyenangkan. Artinya, Unai Emery mendapatkan kembali salah satu cara bermain terbaiknya, yaitu agresif di sisi lapangan untuk penciptaan peluang.

BACA JUGA Unai Emery, Usaha Memahami Logika Arsenal atau tulisan Yamadipati Seno lainnya.

Terakhir diperbarui pada 30 September 2019 oleh

Tags: Arsenalbellerinemeryliga inggrisManchester Unitedtierney
Yamadipati Seno

Yamadipati Seno

Redaktur Mojok. Koki di @arsenalskitchen.

Artikel Terkait

Harry Maguire Bek Dungu Manchester United Anti Bullying MOJOK.CO
Esai

Harry Maguire, Bek Dungu Milik Manchester United yang Mengajari Kita Makna Ketahanan Mental dan Cara Melawan Bullying

20 Oktober 2025
Untung Mohamed Salah Nggak Jadi Buruh di Indonesia MOJOK.CO
Esai

Beda Nasib Mohamed Salah dan Pekerja di Indonesia saat Menyuarakan Hak: Menghasilkan Ketimpangan yang Dinormalisasi

6 Januari 2025
Rokok Ilegal identik dengan Liga Inggris, yang Legal Liga Italia MOJOK.CO
Esai

Kenapa, ya, Rokok Legal Identik dengan klub Liga Italia, sementara Rokok Ilegal Lebih Dekat dengan klub Liga Inggris?

9 November 2024
Vidio vs Rp18 Triliun Live Streaming Ilegal Jelang Liga Inggris MOJOK.CO
Esai

Vidio Wajib Cemas. Menjelang Liga Inggris, Keuntungan Live Streaming Ilegal Mencapai Rp18 Triliun!

9 Agustus 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Derita perempuan saat naik transportasi umum di Jakarta, baik KRL maupun TransJakarta MOJOK.CO

Kengerian Perempuan saat Naik Transportasi Umum di Jakarta, Bikin Trauma tapi Tak Ada Pilihan dan Tak Dipedulikan

17 Januari 2026
InJourney salurkan bantuan pascabencana Sumatra. MOJOK.CO

Pascabencana Sumatra, InJourney Kirim 44 Relawan untuk Salurkan Bantuan Logistik, Trauma Healing, hingga Peralatan Usaha UMKM

17 Januari 2026
nongkrong di kafe, jakarta selatan.MOJOK.CO

Nongkrong Sendirian di Kafe Menjadi “Budaya” Baru Anak Muda Jaksel Untuk Menjaga Kewarasan

14 Januari 2026
Olin, wisudawan terbaik Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD) pada 2025. MOJOK.CO

Pengalaman Saya sebagai Katolik Kuliah di UMMAD, Canggung Saat Belajar Kemuhammadiyahan tapi Berhasil Jadi Wisudawan Terbaik

14 Januari 2026
Mie ayam di Jakarta jadi saksi para pekerja berusaha tetap waras meski penuh beban hidup MOJOK.CO

Mie Ayam di Jakarta, Saksi Pekerja Berusaha Waras setelah Berkali-kali Nyaris Gila karena Kerja dan Beban dari Orang Tua

14 Januari 2026
Ilustrasi naik bus, bus sumber alam.MOJOK.CO

Sumber Alam, Bus Sederhana Andalan “Orang Biasa” di Jalur Selatan yang Tak Mengejar Kecepatan, melainkan Kenangan

13 Januari 2026

Video Terbaru

Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

Air dari Perut Bumi: Gua Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

18 Januari 2026
Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.