Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Balbalan

Prediksi Persib vs Sriwijaya: Saatnya Berlari Semakin Cepat, Persib!

Yamadipati Seno oleh Yamadipati Seno
3 Agustus 2018
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Jadwal Liga 1: Persib vs Sriwijaya | Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Jawa Barat| Live Indosiar, 16.00 WIB | Matchday 19/34 | Prediksi: Persib menang.

Klasemen Liga Indonesia prapertandingan: Persib Bandung 32 poin, peringkat satu. Sriwijaya FC 26 poin, peringkat tujuh.

Sudah saatnya Persib Bandung untuk menginjak pedal gas dalam-dalam. Unggul tiga poin dari Barito Putera di peringkat kedua, Maung Bandung berpeluang menambah keunggulan poin. Syaratnya cuma satu saja, tidak banyak. Sebagai tuan rumah, mereka hanya perlu memenangi laga Persib vs Sriwijaya yang akan digelar pada tanggal 4 Agustus 2018.

Mengapa ini saat yang tepat bagi Persib Bandung untuk menambah kecepatan? Alasan terbesar adalah momen jadwal. Lawan mereka esok Sabtu adalah Sriwijaya FC yang masih jauh dari kata konsisten, terutama ketika bermain di rumah lawan. Bahkan, Sriwijaya, yang tengah dilanda krisis, sempat kalah dengan skor 0-3 dari Arema FC. Oleh sebab itu, di laga Persib vs Sriwijaya, sang tamu diramal akan kalah.

Setelah melawan Sriwijaya, anak asuh Mario Gomez akan dijamu Mitra Kukar, menjamu Arema FC, dan tandang lagi ke Borneo FC sebelum kembali melawan Persija Jakarta jika jadwal tidak kembali mundur secara tiba-tiba. Lawan-lawan ini, di atas kertas, bisa dikalahkan Persib apabila melihat performa mereka belakangan ini. Apalagi laga Persib vs Sriwijaya.

Satu hal yang perlu dicermati oleh Persib adalah betapa mudahnya mereka kebobolan dari situasi umpan silang. Baik ketika melawan Persebaya Surabaya maupun PS TIRA, hampir semua gol lawan berawal dari umpan silang. Persib, yang kebetulan juga sangat superior di sisi lapangan ketika menyerang, justru mudah tembus ketika lawan juga mengusahakan cara yang sama. Ini catatan penting untuk laga Persib vs Sriwijaya.

Mengapa? Karena aksi umpan silang di Liga 1 Indonesia itu sangat mudah tercipta. Umpan jauh dari sisi lapangan adalah cara paling sederhana yang bisa dipilih, baik dalam situasi serangan balik atau kesulitan menembus lawan dari depan. Aksi umpan silang adalah aksi memotong lapangan, memudahkan lawan yang medioker untuk meladeni tim besar.

Persib harus sadar betul bahwa kelemahan ini menyimpan bahaya besar. Memang, Maung Bandung keluar sebagai pemenang ketika melawan Persebaya dan PS TIRA karena lini depan mereka yang tajam. Hukum utama di sepak bola adalah siapa pun yang mencetak gol lebih banyak akan menjadi pemenang.

Lantas, bagaiman jika, suatu saat nanti, lawan-lawan Persib bisa mengantisipasi serangan mereka dari sisi lapangan? Bagaimana jika Persib tidak bisa menggunakan senjata utama mereka, gagal mencetak gol, namun tetap kebobolan dari sisi lapangan? Posisi puncak klasemen Liga 1 sebaiknya dilupakan saja. Semuanya dimulai dari laga Persib vs Sriwijaya. Pertandingan yang akan menjadi sebuah pengingat.

Terakhir diperbarui pada 4 Agustus 2018 oleh

Tags: barito puterajadwal liga 1Klasemen Liga 1Liga 1 IndonesiaPersib Bandungpersib vs sriwijayaPrediksi Liga 1sriwijaya fc
Yamadipati Seno

Yamadipati Seno

Redaktur Mojok. Koki di @arsenalskitchen.

Artikel Terkait

Gedebage, Bandung.MOJOK.CO

Bandung Kota Overrated dan Penuh Masalah, Anak Mudanya Tetap Waras karena Persib

24 Mei 2026
Sriwijaya FC, Tim Bola “Mainan” Politisi yang Dikelola seperti Toko Kelontong, Tapi Saya Tak Malu Pernah “Dibaptis” Jadi Fansnya.MOJOK.CO

Sriwijaya FC, Tim Bola “Mainan” Politisi yang Dikelola seperti Toko Kelontong, Tapi Saya Tak Malu Pernah “Dibaptis” Jadi Fansnya

5 Februari 2026
Persebaya Hanya Kalah dari Orang Dalam dan Orang Gila MOJOK.CO

Persebaya Hanya Kalah dari Orang Dalam dan Orang Gila

5 Februari 2022
Di Punggung Irfan Jaya, Ada Kepak Sayap Patah PSS Sleman MOJOK.CO

Di Punggung Irfan Jaya, Ada Kepak Sayap Patah PSS Sleman

2 November 2021
Match Fixing Terjadi di Liga 1? Sejumlah Wasit Diperiksa MOJOK.CO

Match Fixing Terjadi di Liga 1? Sejumlah Wasit Diperiksa

22 Oktober 2021
Sleman Fans Diserang Buzzer: Usaha Menjauhkan PSS Sleman dari Rumahnya MOJOK.CO

Sleman Fans Diserang Buzzer: Usaha Menjauhkan PSS Sleman dari Rumahnya

20 Oktober 2021
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

perubahan desil membuat penjual ayam potong menderita

Perubahan Desil Tak Masuk Akal Membuat Penjual Ayam Potong Menderita

21 Agustus 2026
Lulus S3 dan Jadi Peneliti, Hidup Saya Malah Bergantung pada Honor Riset yang Tak Kunjung Cair MOJOK.CO

Lulus S3 dan Jadi Peneliti, Hidup Saya Malah Bergantung pada Honor Riset yang Tak Kunjung Cair

19 Agustus 2026
Magang pemerintah, rencana mendirikan Universitas Republik Indonesia (URI) dinilai belum bisa jadi solusi fenomena pengangguran dari lulusan perguruan tinggi (sarjana). Apalagi selama ini kuliah cuma dibekali teori MOJOK.CO

Magang Pemerintah Belum Jadi Solusi Pengangguran dari Lulusan Perguruan Tinggi, Apalagi Kuliah cuma Dibekali Teori

18 Agustus 2026
Proyek Hutan Tanaman Energi (HTE) untuk co-firing biomassa di PLTU langgengkan praktik perampasan tanah ala kolonial MOJOK.CO

Proyek Bioenergi Kayu di Jawa Langgengkan Praktik Perampasan Lahan ala Kolonial

21 Agustus 2026
Grup WhatsApp keluarga, tempat menghakimi hidup orang lain (Unsplash)

Grup WhatsApp keluarga bukan tempat silaturahmi, tapi sumber stres baru ketika berubah menjadi ruang sidang untuk menghakimi hidup orang lain

18 Agustus 2026
Saya dan Istri Sama-sama Lulusan S2, tapi Sama-sama Tak Punya Pekerjaan Tetap MOJOK.CO

Saya dan Istri Sama-sama Lulusan S2, tapi Sama-sama Tak Punya Pekerjaan Tetap

21 Agustus 2026

Video Terbaru

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Syukur

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Bersyukur

20 Agustus 2026
Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.