Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Balbalan

Mo Salah bagi Liverpool dan Umat Manusia: GOAT

Jika mau jujur mengakui, pemain terbaik di dunia, detik ini, adalah Mo Salah.

Yamadipati Seno oleh Yamadipati Seno
24 Oktober 2021
A A
Mo Salah bagi Liverpool dan Umat Manusia: GOAT MOJOK.CO

Mo Salah bagi Liverpool dan Umat Manusia: GOAT MOJOK.CO

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Musim ini akan menjadi musim penegasan tingginya level Mo Salah bersama Liverpool dan statusnya sebagai yang terbaik di dunia.

Perdebatan tentang pemain terbaik di dua musim terakhir sudah tidak lagi mengerucut ke dua nama saja: Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi. Bahkan jika mau agak keras menegaskan, dua nama ini sudah bukan yang terbaik lagi selama lima tahun terakhir.

Silih berganti, nama-nama yang dirasa lebih layak muncul, untuk kemudian “dikalahkan” oleh popularitas. Mulai dari Xavi Hernandez, Andres Iniesta, Robert Lewandowski, N’Golo Kante, Jorginho, hingga Mohamed Salah, penyerang Liverpool.

Piala Ballon d’Or teranyar, kemungkinan akan mengerucut ke Jorhinho. Namun, jika mau jujur mengakui, pemain terbaik di dunia, detik ini, adalah Mo Salah. Saya tidak akan berbicara soal statistik dan angka-angka. Parameter pemain terbaik menurut saya adalah kontribusi di atas lapangan secara menyeluruh.

Perdebatan Ronaldo vs Messi memang sangat diwarnai taburan angka-angka. Berapa ratus gol, asis, gol-gol cantik, hingga penghargaan individu. Namun, terkadang, angka-angka tersebut tidak dibaca dengan konteks ideal. Sekali lagi, angka tanpa konteks tidak bisa menggambarkan situasi sebenarnya.

Teranyar, ketika Manchester United mengalahkan Atalanta di Liga Champions. United dan Ronaldo bermain sangat jelek di babak pertama. Mereka sampai tertinggal dua gol. Namun, United membalikkan keadaan di babak kedua dan Ronaldo menjadi penentu kemenangan. Maka, Ronaldo dianggap pemain terbaik.

Anggapan itu tidak sepenuhnya salah. Namun, seakan-akan, kita tidak melihat performa Ronaldo sepanjang 90 menit. Mengisolasi gol kemenangan United untuk menyebut Ronaldo sebagai yang terbaik adalah aksi sesat. Tidak menggambarkan kenyataan yang terjadi.

Lionel Messi. Pembaca masih ingat ketika Barcelona dibantai Bayern Munchen di Liga Champions? Deras kritikan mengalir untuk Messi. Pemain Argentina itu dianggap tidak menunjukkan kontribusi bertahan ketika timnya sangat membutuhkan.

Terakhir, Messi, bersama PSG mengalahkan RB Leipzig, mencetak dua gol. Kontribusinya memang nyata, tapi tidak bisa bisa menjadi penegasan lagi bahwa Messi masih yang terbaik. Intinya, pemain terbaik di mata saya adalah mereka yang bisa terus konsisten selama 90 menit dan membuat perbedaan.

Konsisten selama 90 menit menggambarkan banyak hal. Pertama, Mo Salah memang penyerang, tapi dia tidak abai dengan aspek kontribusi bertahan. Bagi Liverpool, kesadaran ini sangat penting. Terlepas dari soal instruksi pelatih. Ingat, menerima instruksi dan kemampuan mewujudkannya adalah dua masalah berbeda.

Mo Salah adalah gambaran penyerang modern. Mantan pemain AS Roma itu tidak mengejar dan menekan pemain semata, tetapi mengeliminasi ruang umpan lawan sejak fase serangan pertama. Kemampuan yang berhasil dipertajam oleh Jurgen Klopp.

Fase ini sangat penting mengingat Liverpool punya kesadaran menyerang ruang kosong yang tinggi. Turn over di dekat gawang lawan akan jauh lebih menguntungkan bagi The Reds. Mempertahankan konsentrasi untuk terus bisa mengeksekusi tugas ini tidak mudah. Selain stamina, dibutuhkan juga intelejensi tingkat tinggi.

Menengok KBBI, kata “intelejensi” memang sangat cocok untuk Mo Salah. Kata “intelejensi” mempunyai makna daya reaksi atau penyesuaian yang cepat dan tepat, baik secara fisik maupun mental, terhadap pengalaman baru, membuat pengalaman dan pengetahuan yang telah dimiliki siap untuk dipakai apabila dihadapkan pada fakta atau kondisi baru; berkaitan dengan kecerdasan.

Respons Mo Salah terhadap berbagai situasi ini menunjukkan tingginya tingkat intelejensinya. Dan bicara kemampuan bertahan, bagi saya, menegaskan statusnya sebagai GOAT.

Iklan

Menengok United, misalnya, di mana pemain-pemain lainnya harus mengompensasi kekurangan Ronaldo di aspek kontribusi bertahan. Padahal, sistem di sepak bola modern menuntut semua pemain bermain selayaknya rantai yang bertautan, saling menguatkan.

Bakal sangat sulit jika ada satu pemain tidak berkontribusi terhadap kesatuan sebuah rantai itu. Dan Mo Salah, adalah bagian penting dari rantai Liverpool di banyak fase permainan. Masukkan jumlah gol, asis, dan penciptaan peluang di dalamnya, Mo Salah adalah GOAT untuk detik ini.

Selain cedera, konsistensi adalah musuh terbesar pemain untuk saat ini. Di mata saya, Mo Salah sudah menunjukkan kemampuannya menjaga konsistensi. Oleh sebab itu, musim ini, bisa menjadi musim penegasan akan tingginya level Mo Salah dan statusnya sebagai yang terbaik di dunia.

BACA JUGA Liverpool Menjadi Entitas Terbaik Bersama Jurgen Klopp dan tulisan lainnya dari Yamadipati Seno.

Terakhir diperbarui pada 24 Oktober 2021 oleh

Tags: kloppliga inggrsLiverpoolmessimo salahRonaldosalahthe reds
Yamadipati Seno

Yamadipati Seno

Redaktur Mojok. Koki di @arsenalskitchen.

Artikel Terkait

Harry Maguire Bek Dungu Manchester United Anti Bullying MOJOK.CO
Esai

Harry Maguire, Bek Dungu Milik Manchester United yang Mengajari Kita Makna Ketahanan Mental dan Cara Melawan Bullying

20 Oktober 2025
Untung Mohamed Salah Nggak Jadi Buruh di Indonesia MOJOK.CO
Esai

Beda Nasib Mohamed Salah dan Pekerja di Indonesia saat Menyuarakan Hak: Menghasilkan Ketimpangan yang Dinormalisasi

6 Januari 2025
Mungkinkah Cristiano Ronaldo Pindah ke Liga Indonesia?
Video

Mungkinkah Cristiano Ronaldo Pindah ke Liga Indonesia?

16 Agustus 2023
Bule Bali Viral hingga Messi yang Harusnya Bersyukur Bisa ke Indonesia!
Video

Bule Bali Viral hingga Messi yang Harusnya Bersyukur Bisa ke Indonesia!

31 Mei 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mie ayam di Jakarta jadi saksi para pekerja berusaha tetap waras meski penuh beban hidup MOJOK.CO

Mie Ayam di Jakarta, Saksi Pekerja Berusaha Waras setelah Berkali-kali Nyaris Gila karena Kerja dan Beban dari Orang Tua

14 Januari 2026
Sewakan kos bebas ke teman sesama mahasiswa Malang yang ingin enak-enak tapi tak punya modal MOJOK.CO

Mahasiswa Malang Sewakan Kos ke Teman buat Mesum Tanpa Modal, Dibayar Sebungkus Rokok dan Jaga Citra Alim

14 Januari 2026
Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

18 Januari 2026
Dracin Disukai Dunia karena di Surabaya Kaos Oblong dan Sandal Jepit Simbol Kekayaan, di Cina Tanda Orang Bangkrut MOJOK.CO

Dracin Disukai Dunia karena di Surabaya Kaos Oblong dan Sandal Jepit Simbol Kekayaan, di Cina Tanda Orang Bangkrut

14 Januari 2026
indonesia masters 2026, badminton.MOJOK.CO

Indonesia Masters 2026 Berupaya Mengembalikan Gemuruh Istora Lewat “Pesta Rakyat” dan Tiket Terjangkau Mulai Rp40 Ribu

19 Januari 2026
Mohammad Zaki Ubaidillah, dari Sampang, Madura dan langkah wujudkan mimpi bulu tangkis di Daihatsu Indonesia Masters 2026 di Istora Senayan Jakarta MOJOK.CO

Istora Senayan Jadi Titik Sakral Menaruh Mimpi, Cerita Bocah Madura Rela Jauh dari Rumah Sejak SD untuk Kebanggaan dan Kebahagiaan

19 Januari 2026

Video Terbaru

Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

18 Januari 2026
Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.