Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Balbalan

Prediksi Indonesia vs Palestina: Ahlan wa Sahlan Palestina, Tapi Asian Games 2018 Tetap Milik Indonesia

Yamadipati Seno oleh Yamadipati Seno
15 Agustus 2018
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Jadwal Asian Games 2018: Indonesia vs Palestina | Stadion Patriot, Bekasi | Rabu, 15 Agustus 2018 | Live SCTV, 19.00 WIB | Prediksi: Indonesia menang.

Ahlan wa sahlan ya Palestina. Selamat datang di Indonesia. Memang, Anda sudah datang ke Nusantara sejak beberapa hari yang lalu. Bahkan, Anda sudah dua kali bertanding di Asian Games 2018 dengan catatan satu kali menang dan satu kali imbang. Selamat, untuk sementara, Anda memimpin Grup A cabor sepak bola Asian Games 2018.

Oleh sebab itu, mumpung belum terlalu terlambat, saya ingin mengucapkan ahlan wa sahlan ya Palestina. Selamat datang. Selamat bertanding untuk kali ketika di laga Indonesia vs Palestina. Namun tunggu dulu, ramah tamah itu cukup sampai di sini. Perasaan sehati dan sedarah itu harus kita kesampingkan di Asian Games 2018 kali ini.

Sepak bola adalah kerja profesional. Timnas Indonesia U-23 asuhan Luis Milla tentu saja tidak bisa mengalah di pertandingan Indonesia vs Palestina. Apalagi untuk alasan persaudaraan sesama manusia. Bisa jadi, Luis Milla tidak memahami dekatnya hubungan kita. Yang dipahami pelatih asal Spanyol tersebut adalah memenangi laga kedua timnas Indonesia U-23 supaya lebih aman lolos dari putaran grup.

Anda tentu memahami makna laga Indonesia vs Palestina ini. Kedekatan perasaan itu mesti di kesampingkan. Kami memahami penderitaan Anda atas konflik di jalur Gaza atau Tepi Barat. Kami juga memahami persaudaran harus di kesampingkan demi kompetisi. Maklum, jika gagal memenuhi target sampai semifinal, posisi Luis Milla bisa terancam. Jika dipecat, mau makan apa Milla nanti?

Oleh sebab itu, meski kami pernah kalah di ajang Islamic Solidarity Games tahun 2013, Asian Games 2018 ini harus menjadi milik kami. Ini bukannya sombong tidak bisa menjadi tuan rumah yang baik dengan memperlakukan tamu sebagai raja.

Luis Milla tentu akan tetap menggelar komposisi pemain terbaiknya untuk laga Indonesia vs Palestina ini. Hargianto, yang bisa menenangkan lini tengah dan mencetak satu gol, kemungkinan akan kembali bermain. Saddil Ramdani, yang berhasil mengacak-acak pertahanan China Taipei bisa dicoba di babak kedua ketika tim Anda, Palestina, sudah kelelahan meladeni tempo cepat yang terkadang tidak beraturan timnas Indonesia U-23.

Jadi, untuk laga Asian Games 2018 kali ini, kemenangan akan menjadi milik kami. Mohon ini dipahami, ya Palestina. Setelah laga, kita bisa peluk-pelukan lagi dan merayakan manisnya rasa kemanusiaan.

Terakhir diperbarui pada 15 Agustus 2018 oleh

Tags: asian games 2018hargiantoindonesia vs palestinaluis millaPakistanprediksi indonesia vs palestinasaddil ramdani
Yamadipati Seno

Yamadipati Seno

Redaktur Mojok. Koki di @arsenalskitchen.

Artikel Terkait

Habis Doa Langsung Goyang- Cara Orang Indonesia Menjalani Agama yang Bikin Orang Pakistan Iri MOJOK.CO

Habis Doa Langsung Goyang: Cara Orang Indonesia Menjalani Agama yang Bikin Orang Pakistan Iri

17 April 2026
Dari Pakistan, Menemukan Cinta di Universitas Sanata Dharma MOJOK.CO

Kisah Seorang Pengelana dari Pakistan yang Menemukan Indahnya Toleransi di Universitas Sanata Dharma

19 November 2025

Lord Edy Rahmayadi, Maaf Jika Kami Kurang Baik Jadi Wartawan

24 November 2018

Timnas Indonesia vs Timor Leste: Bima Sakti Bukan Murid yang Baik?

12 November 2018
Bima Sakti Gantikan Luis Milla MOJOK

Bima Sakti Gantikan Luis Milla: Plus dan Minus dan PSSI

22 Oktober 2018

Super Junior dan Jokowi Kolaborasi Goyang Dayung di Seoul

11 September 2018
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

ilustrasi MBG

Kisah Pilu Pegawai SPPG: Sering Dicap Ikut Korupsi Anggaran MBG, Padahal Niat Bekerja Sepenuh Hati

21 Agustus 2026
Tercatat 1 juta lulusan S1 (sarjana) jadi pengangguran hingga terjebak pinjol karena hidup konsumtif MOJOK.CO

Banyak Lulusan S1-S3 Nganggur Bukan Cuma karena Lapangan Kerja, Tapi Ada Juga Dua Masalah yang Jarang Disadari

19 Agustus 2026
Cuaca ekstrem, memanen air hujan.MOJOK.CO

Memanen Air Hujan Seperti Orang Desa Dianggap Budaya Jorok dan Terbelakang, padahal Bisa Menjadi Penyelamat Saat Kekeringan 

17 Agustus 2026
ilustrasi - pekerja (Ega Fansuri/Mojok.co)

Pelarian Laki-laki Burnout usai Dihantam Pekerjaan tapi Dipaksa Kuat karena Tuntutan Kepala Keluarga Ideal

20 Agustus 2026
Alma Odai "Cucurella" Diburu Fans, Pemain Thailand Disukai karena Lucu-lucu MOJOK.CO

Alma Odai “Cucurella” Diburu Fans di Srikandi Merdeka Cup, Pemain Thailand Disukai karena Lucu-lucu

22 Agustus 2026
UMKM, UKM.MOJOK.CO

Pemkot Jogja Buru “DNA” 18.000 Usaha Kecil untuk Basis Data Tunggal 2026 demi Kebijakan Tepat Sasaran

20 Agustus 2026

Video Terbaru

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Syukur

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Bersyukur

20 Agustus 2026
Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.