ADVERTISEMENT

7 Rekomendasi Motor Matic Irit, Biar Dompet Nggak Ikut Menjerit

7 Rekomendasi Motor Matic Irit, Biar Dompet Nggak Ikut Menjerit

Memilih motor matic in this economy memang jadi kegiatan yang makin sulit. Bukan hanya karena pilihannya makin banyak, tapi karena keiritan menjadi pertimbangan utama. Seperti kita tahu, BBM makin mahal, dan yang bersubsidi makin langka. Jadi, mau nggak mau kita harus pilih motor yang irit. Nggak apa-apa kalau modelnya nggak cocok, asalkan nggak gampang haus dan nggak jadi langganan SPBU.

Sebenarnya ada banyak motor di luar sana yang mengaku irit. Beberapa memang terbukti irit, dan beberapa malah terbukti sebaliknya. Dari sekian banyak itu, mungkin ada sekitar 6 atau 7 motor yang memang benar-benar irit. Keiritannya bahkan sudah diakui oleh banyak orang, dan seakan nggak ada yang berani membantah.  

Rekomendasi 7 motor matic paling irit bensin

Maka dari itu, inilah 7 rekomendasi motor matic irit bensin yang bisa jadi pertimbangan sebelum meyakinkan diri untuk beli

1. Honda BeAT

Sudah nggak perlu ada pertanyaan lagi mengenai betapa iritnya motor ini. Sejak pertama kali keluar, Honda BeAT ini memang sudah dikenal sebagai motor matic yang irit. Konsumsi bensinnya bisa sampai 60 kilometer per liternya. Bayangkan saja, kalau isi tangkinya penuh, bisa saya pakai berkendara dari rumah saya di Batu, Jawa Timur, sampai ke Sragen di Jawa Tengah.

Kalau memang mau cari motor yang irit bensin, pilihan paling aman ya Honda BeAT. Jaminan nggak akan terlalu pusing soal bensin, lah.

2. Honda Genio

Honda Genio ini juga jadi salah satu motor matic yang cukup irit. Namanya memang tergolong baru, apalagi jika dibandingkan dengan BeAT, Vario, atau Scoopy. Tapi Genio sudah bisa mencuri hati para pengendara. Salah satu alasannya karena irit. Konsumsi bahan bakarnya ada di kisaran 52-57 kilometer per liternya. Ditambah lagi harganya yang bagus, kisaran 20 jutaan. Makin masuk akal untuk jadi pilihan motor orang-orang.

3. Honda Scoopy

Honda Scoopy ini seakan jadi motor yang memang ada untuk sempurna. Desain dan bodinya cantik, performanya oke, irit pula. Soal iritnya itu, lho, yang jadi daya tarik tersendiri. Scoopy ini punya konsumsi bahan bakar 55-57 kilometer per liternya. Mirip-mirip sama Genio, tapi dengan tampilan dan performa yang lebih keren. Maka nggak heran kalau masih banyak orang yang pakai dan beli motor matic ini.

4. Honda Vario 125

Honda Vario 125 ini memang hitungannya bukan motor irit kalau dibandingkan dengan ketiga saudaranya di atas. Konsumsi bahan bakarnya mentok di 51 kilometer per liter. Tapi itu semua seakan tertutupi oleh performa motor yang cukup tangguh, bisa dipakai di segala medan, dan desain bodi yang gagah. Jadinya, masih banyak orang yang memilih Vario 125 kalau mau cari motor matic yang irit sekaligus keren.

5. Yamaha Fazzio

Sekarang kita beralih ke pabrikan yang namanya lagi wangi beberapa tahun terakhir. Ada Yamaha, dengan produk andalannya yaitu Yamaha Fazzio yang termasuk sebagai motor irit. Hampir sama seperti Scoopy, motor ini memang diciptakan untuk sempurna. Selain masalah irit, desain dan bodinya cantik sekali. Nggak heran kalau motor ini laris manis di pasaran.

Oh iya, konsumsi bahan bakar Fazzio ini antara 50-55 kilometer per liternya. Angka ini bisa naik ke 68-80 di seri Fazzio Hybrid dalam ajang uji efisiensi (eco riding). Impresif, kan?

6. Yamaha Gear Ultima 125 Hybrid

Ini motor matic yang underrated. Namanya mungkin nggak sewangi Fazzio, tapi soal performa dan keiritan, Yamaha Gear Ultima 125 Hybrid ini jelas nggak kalah. Dari tampilannya saja, motor ini sudah terlihat tangguh dan siap dibawa ke mana saja dan sejauh apapun. Konsumsi bahan bakarnya ada di rata-rata 50-55 kilometer per liternya untuk penggunaan harian. Gimana? Sudah mulai tertarik?

7. Suzuki Burgman Street 125 EX

Meskipun ada banyak catatan soal desain dan tampilannya yang nggak jelas, Suzuki Burgman Street 125 ini layak diapresiasi soal keiritannya. Untuk ukuran motor maxi atau gambot kelas 125cc, Burgman Street nggak ada lawannya. Konsumsi bahan bakarnya ada di 50 kilometer per liter, dengan kapasitas tangki 5,5 liter. Motor ini tentu menang jauh kalau dibandingkan dengan Yamaha Lexi 125 yang konsumsi bahan bakarnya masih di bawah 50 km/l dan kapasitas tangkinya hanya 4,2 liter. Oke, kan?

Cara pemakaian juga memengaruhi irit atau nggaknya sebuah motor

Motor-motor di atas memang tergolong motor-motor yang irit bensin. Tapi bukan berarti keiritannya saklek dan mutlak. Bukan berarti bakal irit terus selamanya. Cara kita memakai dan merawat motor tersebut juga agak memengaruhi konsumsi bahan bakar.

Kalau cara berkendara kita normal, lalu perawatan serta servis motornya rutin, maka motor kita akan tetap irit. Tapi kalau kita nyetirnya agresif, malas merawat dan servis, ya akan jadi boros walaupun motor kita Honda BeAT yang katanya paling irit sedunia. Intinya, kalau mau tetap irit ya harus dirawat dengan baik.

Plus, kalau mau beli motor jangan hanya terpaku dengan embel-embel irit. Sesuaikan dengan kebutuhan dan kecocokan. Kalau motornya irit tapi nggak cocok sama badan dan kebutuhan kita, ya jatuhnya percuma juga.

Terakhir diperbarui pada 21 September 2026 oleh .

Iqbal AR

Penulis dan reporter lepas. Tinggal di Malang.