ADVERTISEMENT

Rekomendasi Dirty Latte di Jogja, Ada yang Pakai Resep Asli dari Jepang hingga Gelas Beku Minus 80 Derajat Celsius

dirty latte jogja menggairahkan

Dirty latte Jogja bisa jadi pilihan buat kamu yang mulai bosan dengan kopi hitam biasa, tapi juga nggak mau berakhir dengan latte atau cappuccino yang itu-itu saja. Minuman ini menawarkan sensasi berbeda lewat perpaduan espresso yang pahit berpadu dengan susu dingin yang creamy. Rasanya tetap nendang, tapi nggak sekeras kopi hitam atau . 

Di Jogja, kamu nggak akan kesulitan menemukan kedai yang menjual dirty latte. Mulai dari kedai kecil sampai coffee shop yang sudah punya nama, masing-masing punya racikan sendiri. Ada yang kopinya dibuat bold sampai bikin melek, ada juga yang lebih creamy dan kalem. Nah, kalau kamu sedang mencari dirty latte enak di Jogja, beberapa kedai berikut bisa kamu masukkan ke daftar ngopi.

Apa Sebenarnya Dirty Latte dan Kenapa Jogja Jadi Surganya

Dirty latte sebenarnya sederhana. Barista menuang shot espresso panas langsung di atas susu dingin tanpa mengaduknya lebih dulu. Proses ini menciptakan efek “kotor” atau belang di permukaan gelas, makanya minuman ini disebut dirty latte. Rasa pahit espresso langsung menyatu dengan manis susu begitu kamu meminumnya, dan sensasi kontras itulah yang bikin banyak pecinta kopi ketagihan.

Popularitas dirty latte Jogja naik pesat dalam beberapa tahun terakhir. Kota ini memang punya budaya nongkrong yang kuat, dan kedai kopi jadi tempat favorit buat kerja, ngobrol, atau sekadar melepas penat. Banyak kedai berlomba menghadirkan versi dirty latte terbaik mereka, mulai dari yang mengandalkan rasa creamy susunya sampai yang espressonya benar-benar tegas.

Rekomendasi Kedai Dirty Latte Jogja yang Wajib Kamu Coba

Kalau kamu masih bingung mau mulai dari mana, coba deretan kedai berikut ini. Masing-masing punya ciri khas yang bikin dirty latte mereka layak masuk daftar coba.

  • Djaya Roastery

Kedai ini terkenal karena menggunakan biji kopi yang di-roasting sendiri. Dirty latte di sini punya perpaduan rasa yang seimbang, dengan pahitnya espresso yang berpadu dengan susu creamy. Berada di kawasan Sinduharjo, Sleman, kedai kopi kecil ini bisa dibilang sebagai salah satu hidden gem yang wajib dikunjungi para pecinta kopi. Namun, karena lokasinya berada di area permukiman warga dan tempat parkirnya cukup terbatas, sebaiknya datang menggunakan motor, sepeda, atau taksi online. 

  • Arkana Roastery

Tempat ini menawarkan suasana zen ala taman bergaya Jepang yang nyaman untuk ngopi santai. Racikan dirty latte mereka termasuk salah satu yang terbaik di Jogja, ditambah pilihan biji kopi yang cukup beragam. Kedai kopi yang berada di Banguntapan, Bantul, ini sayangnya hanya buka dari pukul 07.00 hingga 12.00. Mereka juga terkadang tutup untuk jangka waktu tertentu. Jadi, sebelum berkunjung, ada baiknya mengecek akun Instagram mereka di @arkana.roastery terlebih dahulu.

  • Bura-Bura 

Kedai ini terkenal dengan konsep dirty latte yang menggunakan susu distilasi yang diklaim memiliki karakter susu yang lebih clean dan creamy. Selain itu, ada juga varian dirty zero yang disajikan dalam gelas yang dibekukan hingga suhu minus 80 derajat Celsius. Penyajiannya yang unik ini membuat pengalaman ngopi di tempat ini terasa sedikit berbeda. Kedai ini bisa kamu datangi di kawasan Ngampilan dan Jalan Mangkubumi, Jogja. 

  • Space

Susah rasanya ngomongin dirty latte Jogja tanpa menyebut kedai yang satu ini. Dengan banyak cabang yang tersebar di berbagai lokasi di Jogja, kedai ini menawarkan menu real dirty latte yang diklaim mengadopsi langsung dari penemu minuman ini, Katsuyuki Tanaka. Jadi, buat kamu yang ingin mencicipi dirty latte dengan racikan yang lebih mendekati versi aslinya, menu ini layak masuk daftar. Dirty latte kebanggaan Space ini bisa kamu temukan di beberapa cabang mereka, yaitu Roastery One, HQ, dan 1890.

Tips Menikmati Dirty Latte Biar Makin Nampol

Kamu bisa memaksimalkan pengalaman minum dirty latte dengan beberapa trik sederhana. Pertama, jangan langsung mengaduk minumannya. Biarkan lapisan espresso dan susu terpisah dulu selama beberapa detik supaya kamu merasakan transisi rasa dari pahit ke manis secara bertahap.

Kedua, jangan ragu bertanya ke barista soal rasio espresso dan susu yang mereka pakai. Setiap kedai punya standar berbeda, dan barista biasanya senang menjelaskan racikan andalan mereka. Kamu bahkan bisa minta rasio khusus kalau kamu punya preferensi rasa tertentu, misalnya lebih pahit atau lebih manis dari standar menu.

Menutup Perjalanan Rasa di Kota Gudeg

Dirty latte Jogja bukan sekadar tren sesaat. Minuman ini mencerminkan bagaimana kota ini terus berinovasi dalam dunia kopi tanpa kehilangan sentuhan personal dari setiap kedai. Djaya Roastery, Arkana Roastery, Bura-Bura, dan Space membuktikan bahwa satu jenis minuman bisa punya banyak wajah, tergantung tangan siapa yang meraciknya.

Kamu tidak perlu buru-buru menentukan kedai favorit dalam sekali coba. Nikmati saja prosesnya, jelajahi satu per satu, dan biarkan lidahmu sendiri yang menentukan mana dirty latte yang paling cocok menemani harimu di Jogja.  

Terakhir diperbarui pada 17 September 2026 oleh .

Armandoe Gary Ghaffuri

Bapak rumah tangga yang belum tertarik koleksi batu akik.