ADVERTISEMENT

Jangan Tunggu Sakit Baru Cek, Ini Beberapa Cara Cek BPJS Kesehatan Kita Nunggak atau Tidak

Jangan Tunggu Sakit Baru Cek, Ini Beberapa Cara Cek BPJS Kesehatan Kita Nunggak atau Tidak

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) boleh jadi merupakan salah satu program terbaik pemerintah. Melalui program ini, masyarakat bisa mendapatkan jaminan pelayanan kesehatan tanpa banyak berpikir soal uang. Para peserta BPJS Kesehatan memang harus tetap membayar iuran bulanan sesuai kelas yang sudah mereka pilih. Memang tidak benar-benar gratis, tapi tidak mahal, kok.

Di balik kemudahan fasilitas yang bisa kita dapatkan dari BPJS, ada kondisi-kondisi di mana banyak peserta yang menunggak iuran. Entah karena alasan lupa, atau memang sengaja tidak membayar. Kalau sudah seperti ini, status kepesertaannya bisa tidak aktif. Kalau status kepesertaannya tidak aktif, maka kita tidak dapat menggunakannya untuk mendapatkan layanan kesehatan.

Makanya, jangan menunggu sampai sakit dulu untuk mengecek BPJS kita nunggak atau tidak. Toh, sekarang cara cek status BPJS kita sudah gampang banget, kok. Kita bisa mengeceknya via aplikasi JKN hingga layanan care center BPJS. Berikut cara-caranya.

Beberapa cara untuk cek BPJS 

1. Cara cek BPJS via aplikasi Mobile JKN

Cek BPJS nunggak atau tidak memang paling mudah via aplikasi Mobile JKN. Aplikasi ini adalah aplikasi resmi BPJS Kesehatan yang menyediakan berbagai macam fitur, termasuk mengecek tagihan iuran yang harus kita bayar.

Berikut langkah-langkah mudahnya:

  •         Jika belum punya aplikasi Mobile JKN, unduh aplikasinya di Google Play atau App Store.
  •         Masuk/login menggunakan akun BPJS yang sudah terdaftar. Bisa dengan nomor kartu BPJS atau NIK.
  •         Setelah berhasil masuk, pilih menu Tagihan atau Premi.
  •         Nanti akan muncul jumlah tagihan atau tunggakan yang harus kita bayar

Kalau sudah, kita bisa langsung menuntaskan pembayarannya. Kita juga bisa melakukan pembayaran langsung via aplikasi Mobile JKN. Tidak ribet, kan? Lewat satu aplikasi sudah bisa menuntaskan semuanya.

2. Cara cek BPJS via website resmi BPJS Kesehatan

Selain aplikasi, kita juga bisa mengecek apakah BPJS kita nunggak atau tidak via website resmi BPJS Kesehatan. Kita bisa mengaksesnya via HP atau PC. Untuk kalian yang mungkin malas mengunduh aplikasi baru di HP, mengeceknya lewat website bisa jadi pilihan tepat.

Berikut langkah-langkah mudahnya:

  •         Buka website resmi BPJS Kesehatan dan pilih menu Cek Status Kepesertaan
  •         Masukkan nomor kartu BPJS atau NIK, dan tanggal lahir
  •         Lakukan perintah-perintah lain yang website minta.
  •         Setelah itu , klik ikon cari, lalu sistem akan memunculkan status kepesertaan kita, lengkap dengan tunggakan yang ada.

Kalau ada tunggakan yang tinggal bayar, kalau tidak ada ya tidak perlu khawatir. Mudah, kan?

3. Cara cek BPJS via PANDAWA

“Aplikasi terlalu berat, website juga kurang mengerti.”

Tenang saja. Kalian bisa cek BPJS nunggak atau tidak lewat layanan WhatsApp. BPJS punya layanan PANDAWA (Pelayanan Administrasi Melalui WhatsApp) bagi siapapun yang ingin mengecek status BPJS dengan cepat dan tidak ribet.

Caranya sangat mudah. Berikut cara-caranya:

  •         Simpan dan hubungi nomor layanan PANDAWA di 08118165165.
  •         Kirim chat untuk mulai, lalu pilih menu “Informasi” dan “Cek Status Pembayaran”
  •         Masukkan data yang mereka minta. Biasanya NIK atau Nomor BPJS dan tanggal lahir.

Setelah itu mereka akan menampilkan status kepesertaan kita, lengkap dengan tunggakan (kalau ada). Mudah banget, kan?

4. Cara cek BPJS melalui Call Center resmi

Terakhir, kalian bisa cek BPJS nunggak atau tidak lewat call center resmi mereka. Caranya mudah sekali. Kalian tinggal hubungi nomor 165, lalu tanyakan langsung ke petugas tentang status kepesertaan kalian dan apakah ada tunggakan. Kamu tinggal berikan data-data yang mereka butuhkan seperti NIK atau Nomor BPJS dan tanggal lahir.

Jangan baru cek BPJS saat sudah sakit

Cek status dan tunggakan BPJS itu sudah sangat mudah dan cepat. Pilihannya pun sudah banyak dan beragam. Seharusnya sudah tidak ada lagi alasan untuk menunggak iuran BPJS. Kalau alasannya uang masih bisa diterima. Tapi kalau sampai ada alasan tidak tahu caranya, itu parah banget, sih.

Jangan pula nunggu sakit dulu baru cek status BPJS. Itu namanya nekat dan bodoh. Sudah terlalu banyak orang yang seperti ini. Kalau bisa, cek status dan tunggakan secara berkala. Setidaknya sebulan sekali harus dicek, lah. Sekalian buat jaga-jaga, biar kalau kita sakit dan butuh pelayanan fasilitas kesehatan, BPJS kita bisa langsung berguna. Kita jadi tidak perlu bingung soal status dan tunggakannya.

Iqbal AR

Penulis dan reporter lepas. Tinggal di Malang.