Arsip Artikel: Iqbal Aji Daryono
63 ArtikelPenulis dari Bantul. Lulusan Sastra Jepang, UGM.
Empat Percakapan tentang Topi Sinterklas
Sepakbola cikal bakalnya dari ritual pemujaan setan, lo! Itu lebih parah ketimbang topi Sinterklas!
Buya Syafii dalam Kepungan Masyarakat Hitam-Putih
Sekarang orang jadi takut berpendapat bahkan atas satu kasus yang debatable, karena stempel mudah sekali diketokkan.
Dimas Kanjeng dan Solusi Persoalan Bangsa
“Iya, iya. Saya pun percaya mukjizat para nabi. Tapi coba, kapan sih zaman mereka itu? Ibrahim diperkirakan hidup pada 4000 tahun lalu. Musa 3300 tahun lalu. Bagaimana sampeyan membayangkan kondisi masyarakat yang beliau-beliau dakwahi? Mereka masyarakat kuno, Mas…”
Mario vs Kiswinar: Sebuah Prediksi Peta Politik
…yang paling gembira berbunga-bunga adalah industri infotainmen, beserta situs-situs web dunia seleb. Mereka kelebihan stok berita. Rating terus melesat tinggi, dan duit iklan mengucur deras. Derasss, puluhan kali lebih deras ketimbang 110 juta per jam.
Ketika Tentara Salib Turun di Banten
Percayalah, di antara semua sektor peradaban yang paling rentan ambyar gara-gara kelepasan memajang simbol-simbol yang bebas ditafsir sekaligus bebas di-salah-tafsir, penerbit buku sekolah adalah satu yang paling ketar-ketir.
Ketika Para Petani Dituduh Melanggar HAM
“Hoiiiii! Ini penulis Mojok kok nulis beginian, sama industri dibayar berapaaaa??”
Meredam Panas Palu-Arit: Belajar dari Pendekar Khilafah
Pada satu titik, gegayaan caper pakai kaos komunis malah akan semakin mengaburkan kejernihan pemahaman publik awam, yang memang masih sangat terbatas pengetahuannya