Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Mitos Foto Bertiga dan Implementasinya dalam Misi Balas Dendam Mantan Kekasih

Aprilia Kumala oleh Aprilia Kumala
26 Februari 2018
A A
Selfie-Bareng-Mantan-MOJOK.CO
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

[MOJOK.CO] “Dari mana dan kenapa mitos itu muncul nga penting; yang penting aku bisa foto sama kamu.”

Selama bertahun-tahun, beberapa mitos berkembang luas di Indonesia. Salah satunya adalah mitos yang memaksa kita semua enggan foto bertiga dengan posisi berada di tengah.

Iklan

Loh, kok bisa?

Yha iyalah, wong mitosnya bilang bahwa siapapun yang posisinya ada di tengah saat foto bertiga bakal mati paling cepet :(((

Mereka yang menyebarkan mitos ini sungguhlah keji. Kalau foto bertiga mengakibatkan kematian ia yang berada di tengah, gimana dengan foto keluarga yang cuma terdiri dari bapak, ibu, dan anak? Gimana juga dengan orang yang cuma punya dua temen? Atau, artis yang ketemu dua penggemarnya? Penggemar yang ketemu dua artis favoritnya? Harry Potter, Ron Weasley, dan Hermione Granger? RAN? Trio roket? Kebayang nga sih mereka harus ribut dulu karena nga mau berdiri di tengah demi terhindar dari kesialan tadi???

Problematika mitos foto bertiga ini, jika dirunut, ternyata bukanlah budaya asli kepercayaan Indonesia. Tida hanya beras saja, mitos ini diketahui merupakan produk impor yang masuk ke Indonesia, bahkan sejak bertahun-tahun lalu, my lov~

Adalah Vietnam, negara tetangga yang mengirimkan budaya ini. Jika kebanyakan negara memercayai angka 13 sebagai angka sial, Vietnam juga memercayai sebuah angka lain sebagai suatu hal yang harus dihindari, yaitu angka 3.

Diyakini sebagai jumlah dewa, berfoto bertiga dianggap pamali yang akan membawa kesialan, bahkan kematian. Dalam proses berfoto, kilat dan cahaya yang muncul dari kamera dianggap bisa mengambil jiwa orang yang berada di tengah sampai ia meninggal dunia. Sempat pula, praktik foto bertiga dengan kamera yang menggunakan flash ini dianggap sebagai praktik sihir hitam kelas kakap yang akan merampas jiwa-jiwa yang berdiri di tengah. Pikiran parno dan overthinking yang ngayal ini didapat sejak zaman penjajahan Prancis, di mana para penjajah kerap menggunakan kamera untuk memotret di Vietnam.

Oooh jadi gara-gara rang Prancis, niii~

Hehe.

Anyway, foto bertiga, meski penuh mitos seperti di atas, bisa juga menjadi titik balik untuk melihat kepribadian seseorang terhadap yang lainnya. Sekadar untuk analisis, mari kita tebak sifat personal orang-orang ini, dilihat dari sikapnya soal foto bertiga.

#1 Tipe si Pengalah Gombal

Sekaligus sebagai saran bagi you semua yang zomblo dan kesepian, tipe ini mungkin akan menatap matamu dan bicara dengan suara mantap, “Ada di tengah itu berat, kau tak akan kuat. Biar aku saja.”

#2 Tipe Pemikir Panjang

Setelah memasrahkan diri berada di tengah, tipe ini memberikan kata-kata bijaksana sebagai wasiat, misalnya, “Kamu masih muda, jalanmu masih panjang. Aku tidak ingin merusak hidup dan kariermu. Bercita-citalah yang tinggi. Berjanjilah padaku bahwa kau akan menjadi anak yang tida patah semangat~”

Lebay abizz.

#3 Tipe Nga Mau Mati

Ini adalah tipe paling realistis. Alih-alih menawarkan berdiri di tengah, doi malah berdeham dan bilang, “AKU NGA MAU MATI, KAMU AJA YANG DI TENGAAAH~” sambil nangis-nangis.

Iklan

Padahal, abis foto, sehat wal afiat. Terus malu sendiri.

#4 Tipe Sedikit Nakal, Banyak Akal

Ada beberapa orang yang dengan diam-diam mengambil mitos ini sebagai momen untuk “mendoakan” orang lain. Menganut prinsip karma does exist, foto bertiga diambil sebagai cara yang bisa membantu terlaksana prinsipnya tersebut.

Contohnya?

Datang ke nikahan mantan dan ajak selfie bertiga bareng suami/istrinya. Pastikan you berdiri di pinggir sehingga memberikan posisi di tengah kepada target operasi…

Xixixixi~

Terakhir diperbarui pada 26 Februari 2018 oleh

Tags: balas dendamfoto bertigamantan kekasihmitosvietnam
Aprilia Kumala

Aprilia Kumala

Penulis lepas. Pemain tebak-tebakan. Tinggal di Cilegon, jiwa Banyumasan.

Artikel Terkait

bencana.MOJOK.CO

Mitos dan Pamali adalah Sains Tingkat Tinggi yang Dikemas dalam Kearifan Lokal, Bisa Menjadi Peringatan Dini Bencana

4 Februari 2026
Kuliah di universitas terbaik di Vietnam dan lulus sebagai sarjana cumlaude (IPK 4), tapi tetap susah kerja dan merasa jadi investasi gagal orang tua MOJOK.CO

Kuliah di Universitas Terbaik Vietnam: Biaya 1 Semester Setara Kerja 1 Tahun, Jadi Sarjana Susah Kerja dan Investasi Gagal Orang Tua

15 Desember 2025
tuyul tak bisa curi atm dan m-banking.MOJOK.CO

Menjawab Alasan Tuyul Tak Bisa Curi Uang Mesin ATM dan Kuras Saldo m-Banking dari Tinjauan Klenik dan Ilmiah

25 Mei 2024
Bentuk Jimat dalam Islam Kejawen dan Mitos-Mitos Spiritual Raja Jawa

Bentuk Jimat dalam Islam Kejawen dan Mitos-Mitos Spiritual Raja Jawa

31 Oktober 2023
vietnam mojok.co

Tantangan dan Realitas Pekerja Kantoran di Vietnam: Menghadapi Gaji Fantastis namun Kehidupan yang Berbeda

10 September 2023
Kisah Kelam Korban Bullying yang Balas Dendam Jadi Orang Baik. MOJOK.Co

Kisah Kelam Korban Bullying yang Balas Dendam Jadi Orang Baik

25 April 2023
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Proyek Hutan Tanaman Energi (HTE) untuk co-firing biomassa di PLTU langgengkan praktik perampasan tanah ala kolonial MOJOK.CO

Proyek Bioenergi Kayu di Jawa Langgengkan Praktik Perampasan Lahan ala Kolonial

21 Agustus 2026
Warga Yogyakarta Bisa Perbarui Desil yang Tak Sesuai Data secara Mandiri Lewat Aplikasi. MOJOK.CO

Warga Yogyakarta Bisa Perbarui Desil yang Tak Sesuai Data secara Mandiri Lewat Aplikasi

21 Agustus 2026
ilustrasi ketua pemuda

Jabatan Ketua Pemuda di Kampung itu Gagah, Tapi Ngenes Karena Dianggap Bisa Menyelesaikan Semua Masalah

20 Agustus 2026
Cuaca ekstrem, memanen air hujan.MOJOK.CO

Memanen Air Hujan Seperti Orang Desa Dianggap Budaya Jorok dan Terbelakang, padahal Bisa Menjadi Penyelamat Saat Kekeringan 

17 Agustus 2026
Saat adik saya jadi korban bullying (perundungan) di sekolah, pihak guru malah menganggapnya masalah biasa MOJOK.CO

Melabrak Guru usai Adik Jadi Korban Bullying di Sekolah hingga Cedera: Saya Justru Menerima Jawaban Memuakkan

18 Agustus 2026
Saya dan Istri Sama-sama Lulusan S2, tapi Sama-sama Tak Punya Pekerjaan Tetap MOJOK.CO

Saya dan Istri Sama-sama Lulusan S2, tapi Sama-sama Tak Punya Pekerjaan Tetap

21 Agustus 2026

Video Terbaru

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Syukur

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Bersyukur

20 Agustus 2026
Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

7 Agustus 2026
Bukan Sekadar Beternak Karang Taruna Bono dan Upaya Menghidupkan Ekonomi Warga

Dari Ternak untuk Desa: Geliat Karang Taruna Bono Menghidupkan Ekonomi Warga

31 Juli 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.