• 2
    Shares

MOJOK.COKenapa kapasitas memori flashdisk yang bisa dipakai selalu lebih sedikit daripada yang dijanjikan.

Don’t judge a book by its cover. Mungkin petuah ini pantas kita ingat jika bicara soal tempat penyimpanan memori, baik flashdisk, kartu memori, atau harddisk eksternal. Setidaknya ada dua alasan kenapa hal itu terjadi: 1) karena mereka berbentuk kecil tapi bisa menyimpan data yang banyak; dan 2) karena mereka dilengkapi tulisan “xx GB” tapi tidak berisi sekian GB yang dijanjikan.

Eh, wait. Gimana maksudnya?

My lov, pasti kamu pernah menyadari hal ini. Taruhlah kita punya sebuah flashdisk 16 GB. Setelah dibuka di PC, ketahuanlah bahwa flashdisk tadi hanya punya memori sebesar 14,8 GB yang bisa digunakan.

Haaaaaa, terus sebenarnya ke mana memori yang 1,2 GB??????

Daripada dikit-dikit ngadu ke temenmu yang anak IT, lebih baik kita pecahkan masalah ini bersama!!!

Pak Haji siap? Zidan siap? Yuk, cusss~

Kalau kita jeli, fenomena ini memang terjadi di mana-mana: flashdisk 4 GB ternyata berisi 3,72 GB, atau kartu memori 8 GB ternyata berisi 7,3 GB. Tidaque ada yang pas, persis seperti ramalan kecocokan nasib cintamu. #plak

Ya, ya, jadi nih, gaes-gaeskuuu, setiap kali kita memiliki alat penyimpanan memori semacam flashdisk, kartu memori, atau bahkan harddisk, patutlah kita menyadari bahwa kapasitas yang terbaca di perangkat akan lebih sedikit daripada yang tertera di kemasan. Semakin besar kapasitas yang dijanjikan, semakin besar pula kapasitas yang berkurang.

Baca juga:  Pengalaman Saya Pakai Komputer Spek RAM 16 MB sampai Era Windows 10

Yang mendasari peristiwa ini nyatanya adalah sebuah pengertian yang berbeda antara kita dan sistem yang dipahami komputer. Kalau kita mengetahui bahwa 1 KB adalah 1.000 bita, 1 MB adalah 1.000 KB, atau 1 GB adalah 1.000 MB, komputer tidak demikian. Dalam hal ini, komputer membaca memori dalam hitungan biner, yang mana 1 KB adalah 1.024 bita, 1 MB adalah 1.024 KB, dan 1 GB adalah 1.024 MB.

Marilah ambil contoh flash disk 16 GB yang tadi kita singgung-singgung~

Secara umum, kita pahamnya sih 16 GB ya 16.000.000.000 bita. Oke, kita simpan angka ini.

Sekarang, kita hitung dengan cara pikir si komputer: 16 GB dibuat jadi bita dengan pengertian 1 GB adalah 1.024 MB, yang mana 1 MB adalah 1.024 KB dan 1 KB adalah 1.024 bita.

Artinya, 16 GB = 16 x 1.024 x 1.024 x 1.024 = 17.179.869.184 bita.

Tapi ternyata, angka itu bukanlah angka yang akan kita dapatkan. Sekarang, coba hitung selisihnya, my lov~

Angka 17.179.869.184 ini kita kurangi dengan 16.000.000.000. Maka, akhirnya, ketemulah angka 1.179.869.184 bita a.k.a. 1,179 GB. Dibulatkan angka ini sama dengan 1,2 GB.

Jadi, dari 16 GB tadi, akan ada selisih pembacaan sebesar 1,2 GB, sehingga flash disk akan terbaca berkapasitas 14,8 GB.

Terkuaaaaaak!!!!!!

*tepuk tangan*

Nah, sahabat-sahabat budiman, itulah tadi simulasi sederhana soal kenapa kapasitas memori di flash disk lebih sedikit daripada yang dijanjikan. Nga urusan mau kayak apa bentuk flashdisk-mu: bentuk sandal, bentuk Totoro, bentuk bola, bahkan bentuk Pak Jokowi sekalipun: hitungannya tetap sama. Hukum yang berlaku ini sama pula halnya dalam kartu memori atau harddisk.

Udah tahu, kan? Udah paham? Yang udah tahu ya nga usah ngetawain yang baru tahu. Yang baru tahu pun mungkin sekarang bisa minta maaf sama penjual flash isk kalau kemarin udah telanjur complain.

Lagian, kamu itu, mbok ya sebelum complain cari tahu dulu. Malah cari tempe :(((

Baca juga:  Bandingin AMD Ryzen vs Intel Nggak Bakal Bikin Bingung, Pemenangnya Jelas

Ya sudahlah, mending sekarang kamu like dan share informasi ini, lalu tag temenmu yang belum tahu.

*ala-ala admin lagi ngejar jumlah followers. Hehehe*