Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Kalau Facebook Diblokir, Tiga Hal Ini Akan Mati Bersama Kenangan

Salah seorang staf Menkominfo menegaskan bahwa Facebook diblokir jika mengancam keberlangsungan pilkada atau pemilu.

Aprilia Kumala oleh Aprilia Kumala
11 April 2018
A A
Kalau Facebook Diblokir, Tiga Hal Ini Akan Mati Bersama Kenangan MOJOK.CO

Kalau Facebook Diblokir, Tiga Hal Ini Akan Mati Bersama Kenangan MOJOK.CO

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Nama Indonesia terseret sebagai negara terbesar ketiga yang data penggunanya di Facebook dicuri. Menanggapi isu ini, Kominfo menegaskan kemungkinan Facebook diblokir. Keputusan ini jelas mengancam beberapa hal untuk mati sebagai kenangan belaka…

Drama skandal Cambridge Analytica yang “mencuri” data pengguna Facebook dan disebut-sebut sebagai bagian dari proses pemenangan Donald Trump di pemilihan presiden Amerika Serikat beberapa hari lalu ternyata belum berakhir. Kabar terakhir, ada sejumlah negara yang data pengguna Facebook-nya turut dicuri. Yang lebih mengejutkan, Indonesia berada di posisi ke-3 dengan angka 1,09 juta pengguna, setelah Amerika Serikat (70,6 juta) dan Filipina (1,17 juta).

Iklan

 

Bukan cuma gara-gara Cambridge Analytica, pencurian data ini kabarnya juga disebabkan oleh pihak ketiga lainnya. Yang terbaru, sebuah firma bernama CubeYou juga diperkirakan menjadi salah satu pihak yang diam-diam mengumpulkan data pengguna Facebook melalui modus berupa…

…kuis kepribadiaaaan~

Ya, pihak-pihak tidak bertanggung jawab ini “menyerang” lewat kuis-kuis menarik yang sebenarnya bisa menjadi kelemahan kita semua. Gimana nggak? Daripada scroll-scroll linimasa yang isinya berita hoaks, bukankah lebih menarik untuk ngeklik hasil share-share-an kuis kepribadian yang sudah dibagikan teman Facebook kita? Maksud saya, siapa sih yang nggak penasaran pengen tahu ramalan profesi kita di tahun 2030? Atau, wajah anak kita setelah kita berkeluarga nanti dan artis yang kira-kira cocok jadi pasangan kita?

Please, deh, kita kan lagi bersenang-senang, tapi kok malah dicuri datanya? :(((((

Menanggapi hal ini, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara, dikabarkan akan memanggil pihak Facebook. Bahkan, salah seorang stafnya menegaskan bahwa Facebook diblokir jika mengancam keberlangsungan pilkada atau pemilu di Indonesia. Padahaaaal, Facebook itu ibarat JKT48: tumbuh dan berkembang bersama fans. Kalau Facebook diblokir, kenangan-kenangan tumbuh bersama itulah yang akan runtuh tak berkesudahan.

Setidaknya, ada tiga hal penting yang akan mati bersama kenangan kalau Facebook benar-benar diblokir:

Nama-nama kreatif

Lain dulu, lain sekarang. Kalau dulu ada Friendster, kini ada Facebook yang meninggalkan jejak-jejak kenangan lewat nama-nama pengguna yang nyebahi ora patut. Namun, meski nyebahi, nama-nama yang sering dianggap sama dengan “alay” ini sebenarnya menjadi bukti bahwa kita-kita, pengguna Facebook ini, telah tumbuh bersama Facebook, mulai dari masa muda yang penuh lika-liku hingga berusia dewasa.

Maksud saya, di mana lagi kita bisa menemukan nama-nama semacam Kikiii Nakz Ucull, Faraa Ingin Dyaa yang Takdisinii, atau Tiara Julieta-Latjuba-Willona Part 15 selain di Facebook??? Meski alay, dahulu kala, nama-nama ini menggambarkan peran Facebook yang mendorong pengguna menjadi dirinya sendiri. Bahkan, saya aja dulu kepikiran menamakan Facebook saya sesuai dengan nama saya di Friendster, yaitu LetJendd Lii.Yya si dOdoLeepRet.

As*, malu saya nulisnya.

Relationship status

Di tahun 2009, bapak saya yang lagi kerja pernah nelepon saya ke rumah cuma untuk bertanya, “Kamu pacaran??? Bapak lihat status relationship kamu kok tulisannya berpacaran dengan… siapa ini???”

Ya, Saudara-Saudara, status hubungan percintaan pengguna Facebook bisa dilihat dengan mudah di halaman profilnya. Ada pilihan single, in a relationship, in an open relationship, engaged, married, bahkan it’s complicated. Biasanya, sih, pilihan terakhir dipasang kalau lagi berantem sama si yayang~

Bukan cuma status percintaan, status kekeluargaan juga disajikan oleh Facebook, termasuk father, mother, sister, brother, cousin, dan lain sebagainya. Tapi umumnya, pengguna-pengguna Facebook yang punya sahabat dekat akan mendeklarasikan sahabat-sahabatnya ini sebagai cousin. Terus, terus, kalau berantem, status cousin-nya diapus, deh. Hehe~

PT Mencari Cinta Sejati

Kantor ini tidak diketahui wujudnya, tapi sering kali muncul di profil pengguna Facebook, khususnya di kolom “pekerjaan”. Banyak remaja tanggung mendeklarasikan PT Mencari Cinta Sejati sebagai tempat bekerja mereka, bahkan dengan berkedudukan sebagai staf, manajer, hingga direktur. Bayangkan kalau Facebook diblokir: apakah mereka akan berubah menjadi pengangguran online?

Tapi, dari ketiga hal di atas, sesungguhnya lubuk hati kita yang terdalam pun menyadari suatu hal: kalau Facebook diblokir, kita pasti akan kesulitan menunggu momen comeback-nya Jonru Ginting di fanpage Facebook-nya…

BACA JUGA Jangan Mudah Percaya dengan Apa yang Diperlihatkan Seseorang di Facebook dan tulisan lainnya dari Aprilia Kumala.

Terakhir diperbarui pada 21 Oktober 2021 oleh

Tags: Cambridge AnalyticaCubeYouFacebookfacebook diblokirJonru Gintingkuis kepribadiannama alaypencurian data
Aprilia Kumala

Aprilia Kumala

Penulis lepas. Pemain tebak-tebakan. Tinggal di Cilegon, jiwa Banyumasan.

Artikel Terkait

social spy whatsapp mojok.co

Hati-hati Social Spy WhatsApp, Aplikasi Penipuan Berkedok Sadap!

9 Februari 2023
download video facebook mojok.co

Enggak Perlu Ribet! Ini 5 Cara Download Video Facebook Tanpa Aplikasi

21 Januari 2023
Para Pembersih Video Porno dan Kekerasan yang Ditumbalkan Demi Kita MOJOK.CO

Para Pembersih Video Porno dan Kekerasan yang Ditumbalkan Demi Kita

13 Desember 2022
serangan siber mojok.co

BSSN: Ada 1,6 Miliar Serangan Siber Sepanjang 2021, Apa Saja?

28 September 2022
pse kominfo mojok.co

Facebook, Google, WhatsApp Terancam Diblokir, Pakar Singgung Kedaulatan Digital Bangsa

18 Juli 2022
Facebook ganti nama jadi meta mojok.co

Sedang Diawasi Ketat, Facebook Ganti Nama Jadi Meta

29 Oktober 2021
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Proyek Hutan Tanaman Energi (HTE) untuk co-firing biomassa di PLTU langgengkan praktik perampasan tanah ala kolonial MOJOK.CO

Proyek Bioenergi Kayu di Jawa Langgengkan Praktik Perampasan Lahan ala Kolonial

21 Agustus 2026
Jombang makin kegilaan karnaval sound horeg: battle audio tengah malam, atraksi lampu jadi perburuan baru MOJOK.CO

Jombang Makin “Kegilaan” Sound Horeg: Battle Audio Tengah Malam, Atraksi Lampu Jadi Tren Kalcer Baru

23 Agustus 2026
Melalui hidangan Buntil Salmon, Sasanti Restaurant menghadirkan telisik gastronomi dan permakultur yang memberi pengalaman mengesankan dalam mengeksplorasi kekayaan kuliner Nusantara. (Nusaplant)

Melalui Buntil Salmon, Sasanti Restaurant Tak Hanya Bicara Rasa tapi Pertemuan Kekayaan Pangan dan Flora Nusantara

21 Agustus 2026
Fikih Hijau ala Masjid Walidah Dahlan UNISA Yogyakarta. MOJOK.CO

Fikih Hijau ala Masjid Walidah Dahlan UNISA: Masjid sebagai Mercusuar Peradaban dan Konservasi Lingkungan

22 Agustus 2026
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla)sebagaimana terjadi di Kalimantan tidak bisa direduksi sekadar memadamkan api, ada gambut yang rusak MOJOK.CO

Karhutla Terus Berulang karena Pihak Berwenang Cukup Puas Padamkan Api, Akar Masalah Tereduksi

24 Agustus 2026
dukuh muda di kampung

Seni Menjadi Dukuh Muda di Tengah Gempuran Pemimpin Boomer: Kisah Dukuh Muda yang Rela Mengorbankan Masa Muda untuk Membuat Orang Tua Bangga

24 Agustus 2026

Video Terbaru

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Syukur

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Bersyukur

20 Agustus 2026
Abdur Arsyad: Dari Matematika sampai Memikirkan Masa Depan Negara

Abdur Arsyad: Dari Matematika sampai Memikirkan Masa Depan Negara

8 Agustus 2026
Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

7 Agustus 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

🤖 PRAYIT AI ×
Salam dari Mojok! Aku Prayit AI. Ada yang bisa dibantu hari ini, Rek?
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.