Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Komen Versus

Singkatan-Singkatan Familier yang Kepanjangannya Belum Tentu Familier, dari RSVP sampai VVIP

Aprilia Kumala oleh Aprilia Kumala
15 April 2019
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Apa kepanjangan dari RSVP yang sering kamu baca di undangan pernikahan dalam dongeng putri kerajaan itu? Apa? “Reservation”? Yakin, nih?

Di sebuah komik Jepang, saya pernah membaca kisah tentang seorang putri kerajaan yang unik dan nyeleneh. Suatu ketika, ia mendapat undangan pernikahan kerajan tetangga yang diantar lewat seekor burung merpati pos. Dalam undangan tadi, ada kolom kecil di bawahnya, bertuliskan: RSVP.

Iklan

Si burung merpati pos tak langsung pergi. Ia seolah menunggu si putri untuk mengisikan sesuatu di undangan bertuliskan “RSVP” tadi. Saya jadi bertanya-tanya: apakah RSVP memang ditujukan untuk mengonfirmasi kedatangan? Apakah RSVP berarti reservation? Tapi, kalau iya, huruf “P”-nya apa, dong? Pajangan?

RSVP dan beberapa singkatan lain pastilah umum kita temui dalam teks, baik di berita, undangan, tiket konser, email, hingga bacaan ringan semacam komik yang saya baca. Meski terdengar umum, tapi sudahkah kamu tahu apa kepanjangan singkatan-singkatan tersebut?

Pertama, RSVP.

Melanjutkan bahasan di atas, usut-punya usut, RSVP tidaklah mengandung kata reservation sama sekali dalam kepanjangannya. Bahkan, alih-alih merupakan singkatan bahasa Inggris, ia adalah singkatan yang muncul dari bahasa Prancis.

RSVP dalam bentuk panjang adalah “Répondez S’il Vous Plaît” yang berarti “Anda perlu konfirmasi untuk datang”.  Itulah sebabnya ia sering muncul dalam sebuah undangan dan mungkin inilah pula alasannya kenapa si burung merpati pos tadi tidak segera pergi setelah mengantarkan undangan pada si putri kerajaan.

Kedua, VIP dan VVIP.

Meskipun tiket konser zaman sekarang kebanyakan digolongkan dengan nama-nama “kelas” semacam Diamond, Platinum, Ruby, Silver, Jade, atau Bronze—kayak tiket konser Blackpink—tingkatan VIP jelas masih menjadi sesuatu yang familier di telinga kita. Tapi, sudahkah kamu tahu singkatan dari VIP?

Very Important Person—ya, benar. Golongan orang yang masuk ke kelompok ini, jika diundang secara khusus, adalah orang-orang yang dianggap penting dan merupakan tokoh ternama. Tapi, seperti kata pepatah “Di atas langit masih ada Hotman Paris langit”, ada baiknya kita semua menyadari bahwa kelompok kelas VIP tidaklah patut untuk disombongkan karena bisa saja satu lagi huruf “V” mendarat di depannya, menjadi Very Very Important Person, dan langsung mengubah tatanan prioritas kepentingan. Halah~

Ketiga, P.S dan N.B.

Kedua singkatan ini paling sering ditemui di akhir surat—atau caption Instagram—dengan tujuan untuk memberi catatan tambahan. Tapi, apa coba kepanjangan dari mereka? Apakah P.S itu “PeSan” dan N.B adalah “Note Book”?

Ternyata, Saudara-saudara, kedua singkatan ini berasal dari bahasa yang sama, yaitu bahasa Latin. N.B berasal dari frasa Nota Bene, atau dalam bahasa Inggris berarti “note well”.  Penggunaan singkatan N.B umum ditemui dalam academic writing, misalnya makalah, tesis, atau laporan penelitian.

Sementara itu, P.S adalah Post Scriptum atau Post Script. Ia kerap dijumpai dalam akhir email—atau, lagi-lagi, caption Instagram. Dalam bahasa Inggris, post script bermakna sama dengan “written after” sehingga sering dihubungkan sebagai “sebuah pemikiran yang muncul setelah menuliskan sesuatu” atau bermakna afterthought.

Lantas, apa bedanya N.B sama P.S, dong?

Jika N.B digunakan lebih banyak untuk menarik perhatian pembaca pada suatu aspek atau fakta dalam tulisan, lain halnya dengan P.S. Seperti yang telah disebutkan, P.S lebih mengacu pada catatan tambahan atas apa yang telah dituliskan secara keseluruhan.

Keempat, WiFi.

Poin ini sebenarnya lebih tepat dibahas sebagai akronim (bukan singkatan), tapi mengingat betapa “vital”-nya WiFi pada kehidupan kita (hah, kita???), saya rasa lebih baik sekalian saja kita tuntaskan ke-kepo-an kita di sini.

Iklan

Selain sandang, pangan, dan papan, kayaknya WiFi bisa masuk dalam daftar kebutuhan primer manusia, khususnya mereka-mereka yang tidak memiliki kuota internet. Beberapa tahun belakangan, kebutuhan WiFi memang meningkat dan kita bisa menemui banyak sekali kafe atau working space yang menawarkan WiFi gratis (tapi tentu saja kita harus minimal pesan es kopi di sana!).

Tapi, WiFi itu sebenarnya apa, sih? Dan, yang lebih penting, gimana cara membaca WiFi yang benar: apakah waifi, wifi, wifai, atau waifai???

Pertama-tama, perlu kita ketahui bahwa banyak orang percaya WiFi berasal dari kata “Wireless Fidelity”. Namun, dilansir dari Kompas.com, hal tersebut diyakini sebagai “sesuatu yang keliru”.

WiFi pertama kali diperkenalkan oleh WECA (Wireless Ethernet Compatibility Allience), sebuah lembaga sertifikasi jaringan di Amerika Serikat. Mulanya, nama WiFi adalah “Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE) 802.11”, tapi dianggap terlalu panjang dan susah diingat (YAIYALAH!). Berangkat dari kegelisahan ini, WECA, dengan bantuan firma konsultasi merek, memilih nama WiFi.

WiFi sendiri awalnya merupakan plesetan dari Hi-Fi (High Fidelity), lengkap dengan slogan yang mereka sebut “asal-asalan”, yaitu “Wireless Fidelity”. Dari sinilah, akronim WiFi dengan kepanjangan “Wireless Fidelity” muncul, meski kini sudah dibantah oleh pihak WECA karena slogan tersebut sudah dicopot pada tahun 2000-an.

Wi-Fi yang disebut “tidak bermakna apa-apa” ini juga sering menimbulkan salah paham di bidang yang lain: cara baca. Alih-alih dibaca dengan benar sebagai waifai, masih banyak orang yang menyebutnya dengan waifi atau wifai.

Hadeeeeh pusing kok gara-gara waifai. Sekalian aja kalian pikirin waifu sanah, dasar Wibu!!!!1!!1!!!

(Eh, kok jadi marah-marah ke Wibu, dah?!)

Terakhir diperbarui pada 12 Agustus 2021 oleh

Tags: akronimarti RSVPSingkatanVIPVVIPwifiWireless Fidelity
Aprilia Kumala

Aprilia Kumala

Penulis lepas. Pemain tebak-tebakan. Tinggal di Cilegon, jiwa Banyumasan.

Artikel Terkait

manfaat program WiFi gratis bagi pedagang sekaligus warga Klaten. MOJOK.CO

Memanfaatkan WiFi Gratis di Sejumlah Titik Klaten: Meski Harus Berebut, Tetap Jadi Solusi Alternatif saat Paket Data Habis

10 Juli 2026
Pasang WiFi di rumah desa. Niat untuk kenyamanan dan efisiensi pengeluaran keluarga malah dipalak tetangga MOJOK.CO

Punya WiFi di Rumah Desa Bikin Bocil Tetangga Jadi Kurang Ajar dan Hilang Adab, Saya yang Bayar Tagihan Cuma Dapat Emosinya

25 Juni 2026
Sebagian pengguna WiFi IndiHome beralih ke Biznet. MOJOK.CO

Ujian Terberat Pengguna IndiHome yang Dikhianati Tawaran Palsu hingga Menggadaikan Kesetiaan ke WiFi yang Lebih “Gacor”

23 April 2026
Pasang WiFi IndiHome di kos. MOJOK.CO

Penyesalan Pasang WiFi di Kos: Dipalak Mahasiswa yang Kerjanya Main Game Online Ramai-ramai dan Ibu Kos yang Seenaknya Sendiri

22 April 2026
Penyesalan pasang WiFi di rumah MOJOK.CO

Penyesalan Pasang WiFi di Rumah: Lepas Kendali “Merusak” Hidup dan Mental karena Terkungkung Layar HP

17 April 2026
Warung Kopi di Jalan Prof Dr Sardjito

Warung Kopi Tanpa WiFi dan Seorang Pakde yang Mau Mendengar Ceritamu

20 Mei 2021
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Gelandang Timnas Putri U-16 Indonesia Garuda Pertiwi Ayla Dva Khala Ahisma, Kepala Timnas Putri U-16 Indonesia Garuda Pertiwi Timo Scheunemann, Pelatih Kepala Timnas Putri U-16 Thailand Thidarat Wiwasukhu dan Kapten Timnas Putri U-16 Thailand Kawinthida Kukintod.

Di Lapangan Jadi Lawan, di Luar Jadi Teman: Ayla Bertukar Kaos, Kapten Thailand Bertukar Medsos

23 Agustus 2026
pegawai BPO

Lulusan Magister Biologi Rela jadi Pegawai BPO di Tanah Rantau Agar Tidak Dianggap Pengangguran dan Bikin Orang Tua Menderita

26 Agustus 2026
Mengenal konsep Green al-Maun dan jihad ekologi dari masjid untuk menjaga lingkungan MOJOK.CO

Dakwah Tauhid Lingkungan dari Masjid, Mempertanyakan Keimanan dari Kesadaran Menjaga Alam

26 Agustus 2026
Jangan remehkan antrean Stasiun Lempuyangan, Jogja, di jam pagi untuk keberangkatan Kereta Api (KA) Ekonomi Sri Tanjung MOJOK.CO

Antrean Pagi Stasiun Lempuyangan Jogja Selalu “Keos” dan Bikin Tegang, Datang Lebih Awal Tak Jadi Solusi

21 Agustus 2026
14.900 Kilometer untuk 90 Menit: Kisah Orang Tua di Balik Final Garuda Pertiwi vs Thailand

14.900 Kilometer untuk 90 Menit: Kisah Orang Tua di Balik Final Garuda Pertiwi vs Thailand

25 Agustus 2026
budidaya kenari

Perjuangan Bapak Hobi Kicau Mania: Dari Budidaya Kenari, Bisa Hantarkan Anak Meraih Gelar Sarjana 

26 Agustus 2026

Video Terbaru

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Syukur

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Bersyukur

20 Agustus 2026
Abdur Arsyad: Dari Matematika sampai Memikirkan Masa Depan Negara

Abdur Arsyad: Dari Matematika sampai Memikirkan Masa Depan Negara

8 Agustus 2026
Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

7 Agustus 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

🤖 PRAYIT AI ×
Salam dari Mojok! Aku Prayit AI. Ada yang bisa dibantu hari ini, Rek?
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.