MOJOK.CO Donna Agnesia dan Darius Sinathrya memang cuma satu dari sekian pasangan selebritas langgeng. Tapi, damage keromantisan mereka nggak pernah redup.

Di suatu sore yang bodoh, saya sedang jajan es krim dengan kawan perempuan saya. Kami sama-sama meratapi ngilunya hubungan asmara kami belakangan. Sambil scrolling, kami kemudian membicarakan hubungan asmara Donna Agnesia dan Darius Sinathrya yang kayaknya selalu adem ayem. Khas kayak emak-emak gibah, kami kemudian sepakat bilang, “Ah, itu kan yang kita tahu di depan layar ya, Wak, mungkin aslinya cobaan hidup mereka juga banyak.”

Kalimat itu mungkin terasa bijak, tapi tanpa sadar kalimat tersebut hanyalah penenang dari hati yang nggak terima ada orang lain yang lebih bahagia. Kalimat itu adalah aji-aji terakhir yang dipakai orang agar tidak terlibat lebih jauh dengan kedengkian. Bersembunyi di balik kebijakan semu, padahal hati sudah digerogoti perasaan cemburu atas hidup orang lain. Menyebalkan.

Aslinya kalau Donna-Darius mau bahagia ya bahagia aja. Apa sih hak kita untuk menyangkaka sesuatu yang “buruk” terjadi dalam kehidupan mereka. Apa hak kita buat menjustifikasi bahwa apa yang ditampilkan sebatas dramaturgi? Kalau mereka lagi jatuh cinta, dunia milik berdua, kita semua ngontrak, ya kita bisa apa?

Makin hari saya melihat Darius Sinathrya suka banget pamer kemesraan, tentu saja dengan istrinya sendiri Donna Agnesia. Masalahnya Darius ini nggak kayak kebanyakan cowok yang sok cool dan nggak mau posting soal pacarnya di medsos. Darius bahkan dengan bangga bilang sayang dan menyampaikan kata-kata romantis buat Donna. Itu cowok-cowok yang nggak bangga sama pasangan sendiri padahal juga nggak lebih tampan dari Darius, yaelah!

Sebenarnya apa sih yang sudah dilakukan seorang Donna sampai suaminya sayang banget sama doi? Saya pernah menyangka Donna ini orang sakti, ibu peri dengan kebaikan hati luar biasa, seorang penyabar tiada lawan. Hingga akhirnya saya sadar perspektif saya salah. Ini bukan soal apa yang dilakukan Donna, melainkan bagaimana komunikasi dua arah dalam hubungan mereka.

Dalam sebuah unggahan, Darius menyampaikan soal bagaimana dia nggak pernah bosan sama istrinya. Entah mengapa kata-kata itu sederhana, tanpa diksi ndakik-ndakik, tapi kok ya mak jleb tepat di dada. Darius menyatakan di awal hubungan, mereka hampir selalu menghadapi masalah bersama. Mungkin sampai ke busuk-busuknya sifat asli mereka udah ketahuan kali ya. Hingga akhirnya mereka menerapkan keseimbangan dan memahami kata “saling” dalam sebuah hubungan. Haduh, saya kalau jadi Donna Agnesia baca postingan Darius yang ini bisa pecah jadi bulir-bulir serbuk sari.

Ujung-ujungnya, Darius menyampaikan bahwa sejauh ini dia nggak pernah merasa bosan dengan istrinya. Kalaupun suatu saat dia bakal bosan, dia merasa bahwa akan selalu ada jalan keluar buat memperjuangkan hubungan. Piye ra luluh atiku, Mz.

Nggak hanya sekali dua kali pasangan ini seolah berkata pada dunia “kami bahagia”. Mereka sering banget mengunggah foto kegiatan dan foto mesra-mesraan dengan caption yang bikin hihhh rasanya. Tempo hari, pendapat Darius soal bagaimana pasangan perlu ngasih ngasih kabar juga viral di Twitter. Ini nggak ada hubungannya sama posesif atau tidaknya seseorang,  tapi soal menghargai pasangan yang sudah mengkhawatirkan kita, memikirkan kita, mendoakan keselamatan. Wes gitu ah, pokoknya memang mashoook.

Muda-mudi yang sedang memperjuangkan hubungan dari dasar Palung Mariana pun mulai tergugah untuk bangkit menuju keterangbenderangan. Lama-lama Bapak Darius, punten Pak, njenengan bisa jadi panutan dalam menjalani hubungan asmara. Saya sarankan, mulai nulis buku aja deh. Minimal nulis esai di Mojok, siapa tahu pengin ya.

Sebagai follower dari pasangan yang bikin sanubari adem ini, saya pengin menobatkan Donna Agnesia dan Darius Sinathrya sebagai pasangan paling jempolan, paling bikin iri (in a good way), paling menggemaskan, wes pokoknya yang baik-baik. Semoga aja followernya juga kebagian positive vibes dari mereka berdua. 

BACA JUGA Cara PDKT Lewat WA Tanpa Harus Berwawasan Luas dan Baca ‘Homo Deus’ dan tulisan AJENG RIZKA lainnya.