Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

4 Sosok yang Sebaiknya Direkrut oleh Amien Rais Menjadi Kader Partai Ummat

Agus Mulyadi oleh Agus Mulyadi
30 April 2021
A A
nasib Partai ummat
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Sebagai partai baru, Partai Ummat (‘m’-nya dua) harus mulai berburu kader-kader potensial.

Kamis, 29 April 2021 lalu, Partai Ummat (‘m’-nya dua), partai yang dibesut oleh Amien Rais secara resmi dideklarasikan. Partai Ummat (‘m’-nya dua) ini tak bisa tidak, memang bakal menjadi pertaruhan besar, utamanya bagi seorang Amien Rais untuk membuktikan bahwa dirinya bisa tetap berpengaruh di luar PAN.

Iklan

Sejak awal, sudah banyak cibiran yang muncul atas dideklarasikannya partai ini, utamanya karena partai ini dianggap sarat dengan nuansa dinasti, hal tersebut mengingat Amien Rais menempati jabatan sebagai Majelis Syuro, sedangkan yang menjadi ketua umum adalah menantu Amien Rais sendiri, Ridho Rahmadi.

Selain itu, anak-anak Amien Rais, seperti Hanafi Rais, Hanum Rais, dan juga Baihaqy Rais juga disebut-sebut bakal ikut bergabung di partai ini.

Selain Amien Rais, memang belum banyak tokoh besar yang bergabung dengan partai ini. Satu-satunya yang mentereng mungkin hanya MS Kaban, Mantan Ketua Umum PBB yang sudah hengkang dari PBB pada 2019 lalu.

Kalaupun ada tokoh yang boleh dibilang cukup punya popularitas, mungkin hanya Neno Warisman dan Buni Yani (dan itu pun kita tahu, sejauh apa popularitas mereka).

Dengan kader yang sangat tidak “pop” seperti itu, tentu jalan bagi Partai Ummat (‘m’-nya dua) akan sangat terjal untuk bisa sukses di pemilu 2024 dan pemilu-pemilu selanjutnya.

Tak ada jalan lain bagi Partai Ummat (‘m’-nya dua) selain mencari bibit-bibit potensial untuk dijadikan kader. Tokoh-tokoh yang bisa menarik suara dan simpati masyarakat harus dibidik. Ingat, sekeren apa pun ideologi yang dicoba ditawarkan oleh Partai Ummat (‘m’-nya dua), ia akan tetap menjadi ruang hampa belaka bila tak ada yang memilih saat pemilu.

Nah, saya bersama Mojok Institute mencoba memberi masukan penting kepada Partai Ummat (‘m’-nya dua) terkait nama-nama yang bisa ditawari untuk ikut bergabung menjadi kader Partai Ummat (‘m’-nya dua) demi kesuksesan partai ini dalam menarik suara masyarakat. Namanya juga masukan, boleh dipertimbangkan, boleh tidak. Ini semata murni kepedulian dan perhatian saya serta Mojok Institute kepada sosok Amien Rais yang rasanya kami tiada tega melihatnya terus tampak “kalah” di usianya yang makin tampak tua dan lelah itu.

Ahmad Dhani

Ada banyak artis yang cukup obsesif dengan dunia politik, namun rasanya tak banyak yang seberpengaruh Ahmad Dhani. PKB pernah merasakan betapa dahsyatnya pengaruh Ahmad Dhani ini. Ahmad Dhani sukses menjadi magnet massa bagi PKB dan ikut mendongkrak suara PKB dalam pemilihan umum.

Bayangkan, pada pemilihan umum 2009, PKB hanya menempati peringkat ke 7 dengan perolehan suara hanya 5,1 juta alias 4,94 persen dari total suara. Pada pemilihan umum 2014, tahun di mana Cak Imin secara resmi meminang Ahmad Dhani sebagai juru kampanye nasional PKB, perolehan suara PKB naik pesat, menjadi 11,2 juta atau 9,04 persen. Naik dua kali lipat.

Nah, ini tentu bukti yang tak terbantahkan bahwa Ahmad Dhani layak dijadikan sebagai salah satu target utama pencarian kader Partai Ummat (‘m’-nya dua). Terlebih antara Amien Rais dan Ahmad Dhani pernah punya kemistri yang kuat saat keduanya sama-sama mendukung Prabowo.

Kalau perlu, sekalian jadikan Dhani sebagai kader potensial agar di masa depan ia bisa diusung sebagai calon wakil presiden mendampingi Amien Rais. Pasti bakal cocok. Pas kalau dijadikan brand pasangan: Raiso Dikandhani, alias Amin Rais dikancani Ahmad Dhani.

Mamah Dedeh

Kita semua paham, bahwa konstituen itu bukan hanya laki-laki, namun juga perempuan. Maka, perlu kader yang bisa menarik minat para perempuan untuk memilih Partai Ummat (‘m’-nya dua). Memang sih sudah ada Neno Warisman, namun rasanya, sosok Neno belum terlalu dikenal di kalangan masyarakat luas. Butuh sosok perempuan yang lebih ngetop dan familiar.

Nah, dalam hal ini, Mamah Dedeh adalah pilihan yang pas. Ia bukan hanya dikenal secara luas, lebih dari itu, rekognisi namanya menembus jauh sampai ke level pengajian-pengajian dan majlis taklim ibu-ibu. Namanya terdengar sampai akar rumput yang paling rumput.

Tak terhitung berapa banyak ibu-ibu yang punya impian agar sekali saja dalam hidupnya bisa menjadi penonton di studio acara ceramah Mamah Dedeh di Indosiar.

Suaranya yang tegas dan perlawannya yang keras terhadap segala bentuk penindasan kepada perempuan adalah magnet tersendiri yang dimiliki oleh Mamah Dedeh.

Politisi pada umumnya mentok hanya bisa menawarkan gagasan, namun Mamah Dedeh lain, ia menawarkan kesempatan untuk curhat dan bahkan memberikan solusinya.

Iklan

Deddy Corbuzier

Sebagai sosok mualaf, Deddy Corbuzier tentu saja saja sangat pas kalau masuk Partai Ummat (‘m’-nya dua). Deddy punya potensi yang besar untuk bisa mengenalkan Partai Ummat (‘m’-nya dua) kepada khalayak luas.

Dengan acara podcast yang ia miliki saat ini, Deddy tak bisa tidak merupakan sosok yang bisa memberikan jaminan popularitas instan terhadap apa saja. Hal itu pula yang bisa digali dari seorang Deddy jika ia berhasil direkrut menjadi kader Partai Ummat (‘m’-nya dua).

Nanti, dengan akses kepartaian yang ada, Amien Rais bersama Deddy bisa membikin konten-konten video bareng yang diharapkan bisa ikut mendongkrak popularitas Amien Rais dan juga Partai Ummat (‘m’-nya dua).

Bisa berupa dialog politik interaktif bertiga antara Deddy Corbuzier – Amien Rais – MS Kaban. Atau bisa juga siaran live pertandingan catur antara Amien Rais melawan Dewa Kipas alias Dadang Subur yang main nge-voor tanpa ster dan kuda.

Gofar Hilman

Setelah resmi resign dari Hard Rock FM, Gofar pastilah butuh tempat bermain dan belajar yang baru. Hal inilah yang bisa dimanfaatkan oleh Partai Ummat (‘m’-nya dua) untuk merekrutnya menjadi kader.

Kehadiran Gofar tentu bisa menjadi daya tarik utamanya bagi anak-anak muda. Jika nanti Gofar benar-benar menjadi kader Partai Ummat (‘m’-nya dua), niscaya akan ada banyak program-program wawancara menarik dari Partai Ummat (‘m’-nya dua) dengan narasumber-narasumber yang bermutu dan variatif bertajuk “Ngomat: Ngobrol bersama Partai Ummat”.

“Haloooo, Partai Ummat di sokin, jumpa lagi bareng gua, Gofar Hilman…”

Bayangkan, betapa dahsyatnya ambience Partai Ummat dengan Gofar Hilman sebagai kadernya.

Kalau biasanya acara perpisahan munas akbar diakhiri dengan lagu “Kemesraan ini janganlah cepat berlalu” selayaknya acara reuni Lemhanas, maka dengan sentuhan Gofar Hilman, acara-acara tersebut akan ditutup dengan lagu “Individu Merdeka”-nya Seringai.

Bayangkan juga, betapa pecahnya ketika suatu saat, Amien Rais akan berpose di depan kamera dengan menjepitkan jempolnya di antara jari telunjuk dan jari tengahnya sambil berteriak “Partai Ummat, Sekuuuuuut!!!”

BACA JUGA Wawancara Singkat Bersama Rengginang: Menggugat Guyonan Basi “Kaleng Khong Guan Isi Rengginang” Dan artikel AGUS MULYADI lainnya.

Terakhir diperbarui pada 30 April 2021 oleh

Tags: ahmad dhaniAmien Raisdeddy corbuziermamah dedehpartai ummat
Agus Mulyadi

Agus Mulyadi

Blogger, penulis partikelir, dan juragan di @akalbuku. Host di program #MojokMentok.

Artikel Terkait

Kilas Balik Muhammadiyah yang Tegas Tolak Tambang di Era Amien Rais

Kilas Balik Muhammadiyah yang Tegas Tolak Tambang di Era Amien Rais

10 September 2024
4 Kader Baru Gerindra Selepas Sandi Hengkang, dari Iwan Bule hingga Anak Ahmad Dhani. MOJOK.CO

4 Kader Baru Gerindra Selepas Sandi Hengkang, dari Iwan Bule hingga Anak Ahmad Dhani

28 April 2023
anak band jadi politisi

Dari Panggung Musik ke Panggung Politik, Ini Daftar Musisi yang Jadi Politisi

1 April 2023
pelecehan seksual di rakornas partai ummat

Jurnalis Perempuan Mengalami Pelecehan Seksual Saat Rakornas Partai Ummat 

16 Februari 2023
profil partai ummat mojok.co

Profil Partai Ummat, Pecahan PAN yang Siap Unjuk Gigi di Pemilu 2024

4 Januari 2023
partai ummat lolos verifikasi mojok.co

Partai Ummat Lolos Verifikasi Administrasi Ulang, Tapi Polemiknya Makin Memanas, Ada Apa?

28 Desember 2022
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla)sebagaimana terjadi di Kalimantan tidak bisa direduksi sekadar memadamkan api, ada gambut yang rusak MOJOK.CO

Karhutla Terus Berulang karena Pihak Berwenang Cukup Puas Padamkan Api, Akar Masalah Tereduksi

24 Agustus 2026
Ta'awun, Takaful, dan Masjid Al Muharram Brajan yang Menebar Manfaat dari Sampah Sisa Warga.MOJOK.CO

Taawun, Takaful, dan Masjid Al Muharram Brajan yang Menebar Manfaat dari Sampah Sisa Warga

19 Agustus 2026
14.900 Kilometer untuk 90 Menit: Kisah Orang Tua di Balik Final Garuda Pertiwi vs Thailand

14.900 Kilometer untuk 90 Menit: Kisah Orang Tua di Balik Final Garuda Pertiwi vs Thailand

25 Agustus 2026
fotografer wisuda

Suka Duka Fotografer Wisuda: Senang Mengabadikan Momen Bahagia Tapi Sial Karena ‘Harga Teman’

23 Agustus 2026
Pelaku pembakaran hutan di Kalimantan dan titik lemah penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia MOJOK.CO

Titik Lemah Penanganan Karhutla di Indonesia: 72 Orang Sengaja Bakar Hutan untuk Buka Lahan, Jadi Ancaman Ekosida

23 Agustus 2026
Warga Yogyakarta Bisa Perbarui Desil yang Tak Sesuai Data secara Mandiri Lewat Aplikasi. MOJOK.CO

Warga Yogyakarta Bisa Perbarui Desil yang Tak Sesuai Data secara Mandiri Lewat Aplikasi

21 Agustus 2026

Video Terbaru

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Syukur

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Bersyukur

20 Agustus 2026
Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

7 Agustus 2026
Bukan Sekadar Beternak Karang Taruna Bono dan Upaya Menghidupkan Ekonomi Warga

Dari Ternak untuk Desa: Geliat Karang Taruna Bono Menghidupkan Ekonomi Warga

31 Juli 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

🤖 PRAYIT AI ×
Salam dari Mojok! Aku Prayit AI. Ada yang bisa dibantu hari ini, Rek?
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.