MOJOK.COCerita layangan putus bikin sedih ketika membacanya sampai tuntas. Nah, biar cewek-cewek tidak salah pilih, berikut kisi-kisi cowok setia buat pendamping hidup.

Kamu sudah baca soal kisah Layangan Putus? Ketika suami menghilang 12 hari untuk kemudian si istri menemukan suaminya sudah menikah dengan cewek lain. Saya rasa, usia perselingkuhan sama tuanya dengan peradaban manusia. Akan selalu ada, dengan wajah yang berbeda-beda menerobos batas-batas agama dan kepercayaan.

Dari kisah layangan putus ini, narasi kalau cowok di mana saja sama (alias brengsek semua) kembali muncul. Saya juga maklum kalau narasi seperti itu muncul lagi. Lha wong bakal lebih ramai pemberitaan soal keburukan orang ketimbang kebaikan. Lebih seru untuk dibikin meme dan bahan pergunjingan oleh keyboard warrior yang hidupnya belum tentu bener.

Saya pingin ngebela kaum cowok. Kamu harusnya paham kalau nggak semua cowok kayak gitu. Antara nggak setia dan brengsek, atau kombinasi keduanya. Biar cewek lebih jeli memilih pasangan, saya bikinkan kisi-kisi cowok setia.

Pertama: punya masa lalu yang “kelam”

Saya punya teman dekat. Sebut saja Mas Purba. Ketika kecil, Mas Purba punya pengalaman yang pahit terkait perselingkuhan. Dia menyaksikan sendiri bapaknya mohon ampun di depan ibunya.

Suatu kali, Bapak Mas Purba dirawat di rumah sakit karena kecelakaan. Jatuh dari motor. Kecelakaan tunggal. Ibu Mas Purba sudah mulai curiga karena Bapak Mas Purba tidak mengendarai motornya sendiri. Setelah diperiksa, dari STNK motor ketahuan kalau motor itu adalah milik perempuan lain.

Tidak bisa berkelit, Bapak Mas Purba “mengaku dosa” sudah berselingkuh. Dia dan pacarnya kecelakaan ketika sedang “kencan”. Katanya, tiba-tiba saja ban motor yang mereka tunggangi selip di atas aspal dan jatuh. Nah, dua hari kemudian, selingkuhan bapaknya datang ke rumah untuk minta maaf. Keduanya berkolaborasi minta maaf di depan ibu Mas Purba.

Baca juga:  Hindari Membawa 5 Hal Ini Saat Bertemu Calon Mertua

Ibu Mas Purba memaafkan. Namun, hingga kini, si ibu menjadi curigaan dan tidak mudah percaya. Sebuah akibat yang tidak bisa kamu salahkan.

Pengalaman itu terekam di dalam benak Mas Purba hingga saat ini. Perselingkuhan membuat kecurigaan mewarnai kehidupan sehari-hari. Kehidupan rumah tangga itu menjadi tidak lagi hangat meski tidak sampai terjadi perceraian.

Atas pengalaman itu, Mas Purba menjadi cowok yang setia. Dia menggunakan pengalaman ibunya ketika tergoda oleh cewek lain. Dia tidak mau menjadi cowok yang gelisah, gampang curiga, dan cerewet ketika pacarnya tidak memberi kabar. Maka, ini saran yang rada dark, carilah cowok dengan masa lalu kelam. Paling tidak dia sudah tahu kalau selingkuh tidak pernah membawa kenikmatan.

Kedua: takut karma

Namanya saja selingkuh. Bukan perbuatan yang baik. Bahkan saya sebut sebagai dosa. Namanya dosa, pasti ada ganjarannya. Karma. Antara kecelakaan seperti Bapaknya Mas Purba atau nanti tititnya dipotong pakai pisau panas di neraka. Tinggal pilih saja.

Cowok yang takut karma bukan berarti cowok religius seperti di kisah layangan putus. Bisa jadi dia tidak rajin beribadah, tapi takut sama ganjaran yang didapat kalau selingkuh. Nggak ibadah biasanya karena malas saja. Bagaimana dengan karma karena jarang beribadah? Sudah, itu urusan si cowok sama Tuhan. Nggak perlu kamu recokin.

Cowok yang takut karma akan berpikir nggak cuma dua kali. Mungkin sampai berkali-kali. Sampai waktunya habis dan dia menjomblo seumur hidup. Logikanya, kalau pacaran bisa terjadi perselingkuhan. Selingkuh adalah dosa. Jadi, kalau tidak pacaran, tidak akan ada selingkuh. Tidak ada dosa dan karma. Oh, kamu tidak bisa menyalahkan logika ini. Kurang masuk akal apa coba….

Baca juga:  Nicholas Saputra adalah Bukti Bahayanya Mantan Kekasih dan Orang Ketiga

Ketiga: punya fetish sama cewek galak

Namanya saja fetish. Itu preferensi pribadi, susah kamu larang. Tapi ada teman kuliah saya yang sangat nyaman kalau pacaran sama cewek galak. Tunggul dulu, pembaca perempuan jangan marah dulu. Galak di sini bukan berarti posesif atau suka ngatur. Galak di sini adalah tegas, agak protektif gitu lah.

Teman saya ini punya riwayat perselingkuhan ketika SMA. Dia merasa nggak bakal “kuat iman” kalau pacaran sama cewek yang manutan dan “terlalu baik”. Maka, ketika pacaran sama cewek galak, dia justru mendapatkan kebahagiaannya sendiri. Sebuah kenyamanan dia temukan di antara rentetan SMS menanyakan lagi apa, di mana, dan lagi sama siapa.

Kamu pikir dia cowok nggak punya prinsip? Jangan salah, punya fetish sama cewek galak itu prinsip, lho. Sebuah pegangan supaya dia tidak berpaling ke cewek lain seperti di kisah Layangan Putus. Toh sekarang ini, teman saya sudah menikah dan punya satu anak, dari istrinya yang galak dan punya aturan tiap mau berkegiatan harus laporan.

Nah, itulah 3 kisi-kisi cowok yang bakal setia. Berburu permata di sungai yang deras memang bukan pekerjaan mudah. Saya yakin serpihan-serpihan permata cowok setia itu banyak. Tinggal butuh kejelian dari cewek untuk menemukan laki-laki yang terbaik.

BACA JUGA Kronologi Cerita Layangan Putus yang Viral di Facebook atau tulisan YAMADIPATI SENO lainnya.



Tirto.ID
Loading...

No more articles