Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Yang Menjengkelkan dari Rekrutmen Adalah Saat Recruiter-nya Menghilang

Claudia Maharani oleh Claudia Maharani
15 Januari 2021
A A
Yang Menjengkelkan dari Rekrutmen Adalah Saat Recruiter-nya Menghilang terminal mojok.co

Yang Menjengkelkan dari Rekrutmen Adalah Saat Recruiter-nya Menghilang terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Meski rekrutmen adalah hal yang sepertinya sulit di masa krisis seperti sekarang, cari kerja sebenarnya nggak sesulit itu kok meski sedang pandemi. Jujur saja, saya hampir setiap minggu selalu mendapatkan panggilan untuk interview dari beberapa perusahaan, mulai dari perusahaan lokal maupun perusahaan asing. 

Ini jalur mandiri ya, bukan jalur orang dalam seperti yang kalian bayangkan. Sebenarnya yang sulit itu bukan mencari pekerjaan atau cari perusahaan yang sedang gencar melakukan rekrutmen karyawan baru, tetapi mendapatkan pekerjaan itu. 

Ibaratnya cari kerja itu seperti pendekatan. Pendekatan mulu jadian nggak! Nah, ini juga yang saya alami selama satu setengah bulan terakhir. Maaf kalau kesannya jadi curhat, tapi memang kok. Ya bagaimana saya nggak sebal, sudah sampai tahapan negosiasi gaji, eh tiba-tiba di-ghosting gitu aja sama recruiter-nya. Berasa ditinggal pas lagi sayang-sayangnya. Mending kalau sudah ada status. Ini ibarat kata, sudah HTS trus ditinggal lagi.

Sejujurnya saya nggak mengerti sih dengan budaya perekrutan karyawan di Indonesia. Rekrutmen adalah hal yang misterius bagi calon pelamar. Kenapa sih kesannya selalu sedikit bertele-tele serta tertutup mengenai masalah salary? Contohnya, untuk rentang dari interview HRD menuju interview user terkadang jarak waktunya terlalu jauh. Kalau beruntung bisa dikabari untuk interview user dengan rentang waktu 1-3 hari, tetapi jika kamu belum beruntung mungkin akan dihubungi sekitar 1-2 minggu kemudian. 

Ya, walaupun saya juga mengerti sih bahwa para user pasti orang-orang yang sibuk dengan jadwal ketat, tidak seperti saya yang pengacara alias pengangguran nggak ada acara. Kalau lebih dari 2 minggu kalian nggak dihubungi kembali, mungkin sudah waktunya untuk move on ke perusahaan lain. Terkadang ketika sudah sampai tahap offering, eh tiba-tiba kita (maksudnya saya) di-ghosting begitu saja oleh pihak recruiter. Kalau sudah begini, biasanya saya akan follow up satu kali, dan kalau tidak ada respons, ya berarti sudah waktunya untuk move on dan mencari perusahaan baru yang kali aja mau menampung saya ini.

Saya terkadang heran, maunya apa sebenarnya recruiter ini? Kok senang meluluh-lantahkan hati kami, para jobseekers. Saya kira rekrutmen adalah proses yang ringan bagi pihak, baik perusahaan maupun calon pekerja. Tapi, kok ruwet ya.

Kalau salary yang diminta kandidat terlalu tinggi dan tidak masuk ke dalam budget perusahaan, sebenarnya ini bisa diantisipasi terlebih dahulu, kan? Misalnya dengan lebih terbuka kepada kandidat mengenai berapa range salary yang ditawarkan, agar kandidat juga bisa mempertimbangkan. Beberapa kali saya interview dengan perusahaan asing, biasanya mereka akan lebih terbuka mengenai gaji sehingga proses perekrutan lebih lancar serta tidak membuang waktu kedua belah pihak apabila ada salah satu pihak yang merasa keberatan dengan nominal yang ditawarkan.

Bagi saya, di-ghosting begitu saja sebelum tahap offering sih, masih bisa saya terima. Sebab, pasti akan sulit juga bagi ibu dan bapak HRD untuk mengumumkan kepada kandidat secara personal jika mereka tidak lolos test maupun interview.

Baca Juga:

Loker Management Trainee Membuat Orang Biasa Susah Masuk Perusahaan Impian: Nggak Semua Orang Ingin Jadi Manajer!

Realitas Pahit Lulusan Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI), Prodi Laris yang Susah Cari Pekerjaan

Tapi, menghilang saat sudah memberikan offering letter ataupun negosiasi gaji, kok rasanya tega dan agak kurang profesional ya. Kan bisa bicara baik-baik serta memberitahukan alasan kenapa kandidat tersebut pada akhirnya tidak dipilih untuk posisi pekerjaan tersebut. Tolong, jangan kayak doi yang tiba-tiba ngilang karena sudah ada yang baru.

Sebelum saya mengakhiri surat cinta ini, saya ingin berbagi beberapa harapan serta petuah untuk para recruiter dan jobseeker. Saya berharap proses perekrutan di Indonesia ke depannya bisa lebih baik dan terbuka lagi. 

Untuk para jobseeker, jangan lupa perkenalkan diri Anda serta sebutkan keahlian yang anda miliki. Jangan sampai email atau chat ke recruiter dengan awalan p, p, p. Sebab, bagaimanapun mereka orang-orang profesional dan bukan teman main kamu. Terakhir untuk para recruiter, ayo hire saya. Nanti gaji pertama bakal saya traktir kopi di Starling deh, soalnya kalo di Starbucks saya nggak mampu juga sebenarnya. Hehehe.

BACA JUGA Contoh Pertanyaan Interview Kerja yang Sering Muncul dan Tips Menjawabnya 

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 15 Januari 2021 oleh

Tags: Lowongan Kerjarekrutmen
Claudia Maharani

Claudia Maharani

Baik dan rajin menabung.

ArtikelTerkait

Lowongan Kerja Pakai Syarat Agama mah Nanggung, Sekalian Pakai Syarat ‘Penting’ Ini dong! Terminal Mojok

Lowongan Kerja Pakai Syarat Agama mah Nanggung, Sekalian Pakai Syarat ‘Penting’ Ini dong!

14 Januari 2021
5 Pekerjaan yang Bertebaran di Indonesia, tapi Sama Sekali Tidak Ada di Turki Mojok.co

5 Pekerjaan yang Bertebaran di Indonesia, tapi Sulit Ditemukan di Turki

26 Oktober 2025
5 Istilah Iklan Loker yang Terdengar Manis, tapi Perlu Diwaspadai  Mojok.co

5 Istilah Iklan Loker yang Terdengar Manis, tapi Perlu Diwaspadai  

30 Desember 2023
cara menyusun cv cara memakai linkedin stafsus presiden staf khusus kontroversi billy mambrasar linkedin west wing white house gedung putih as hujatan netizen bio mojok

Menyusun CV dan Memakai LinkedIn Seharusnya Diajarkan di Bangku Kuliah

2 Juli 2020
4 Pekerjaan di Bogor yang Menjanjikan dan Bikin Cepat Kaya

4 Pekerjaan di Bogor yang Menjanjikan dan Bikin Cepat Kaya

27 September 2025
Tokutei Ginou, Alternatif Kerja di Jepang selain Magang Terminal Mojok

Tokutei Ginou, Alternatif Kerja di Jepang selain Magang

15 Juli 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Guru Honorer Minggat, Digusur Negara dan Guru P3K (Unsplash) dapodik

Bantuan untuk Guru Honorer Memang Sering Ada, tapi Dapodik Bikin Segalanya Jadi Ribet dan Guru Nasibnya Makin Sengsara

20 Januari 2026
Sisi Gelap Nama Purwokerto dan Purwakarta yang Bikin Pusing (Unsplash)

Sisi Gelap dari Kemiripan Nama Purwokerto dan Purwakarta yang Bikin Pusing

19 Januari 2026
Jalan Kedung Cowek Surabaya: Jalur Mulus yang Isinya Pengendara dengan Etika Minus

Jalan Kedung Cowek Surabaya: Jalur Mulus yang Isinya Pengendara dengan Etika Minus

15 Januari 2026
Publikasi Artikel: Saya yang Begadang, Dosen yang Dapat Nama publikasi jurnal

Publikasi Jurnal Kadang Jadi Perbudakan Gaya Baru: Mahasiswa yang Nulis, tapi Dosen yang Dapat Nama, Logikanya di Mana?

19 Januari 2026
Petaka Terbesar Kampus- Dosen Menjadi Joki Skripsi (Pixabay)

Pengakuan Joki Skripsi di Jogja: Kami Adalah Pelacur Intelektual yang Menyelamatkan Mahasiswa Kaya tapi Malas, Sambil Mentertawakan Sistem Pendidikan yang Bobrok

19 Januari 2026
Alasan Orang Luar Jogja Lebih Cocok Kulineran Bakmi Jawa daripada Gudeg Mojok.co

Alasan Orang Luar Jogja Lebih Cocok Kulineran Bakmi Jawa daripada Gudeg

17 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Sumbangan Pernikahan di Desa Tak Meringankan tapi Mencekik: Dituntut Mengembalikan karena Tradisi, Sampai Nangis-nangis Utang Tetangga demi Tak Dihina
  • Menurut Keyakinan Saya, Sate Taichan di Senayan adalah Makanan Paling Nanggung: Tidak Begitu Buruk, tapi Juga Jauh dari Kesan Enak
  • Saat Warga Muria Raya Harus Kembali Akrab dengan Lumpur dan Janji Manis Awal Tahun 2026
  • Lupakan Alphard yang Manja, Mobil Terbaik Emak-Emak Petarung Adalah Daihatsu Sigra: Muat Sekampung, Iritnya Nggak Ngotak, dan Barokah Dunia Akhirat
  • Istora Senayan Jadi Titik Sakral Menaruh Mimpi, Cerita Bocah Madura Rela Jauh dari Rumah Sejak SD untuk Kebanggaan dan Kebahagiaan
  • Indonesia Masters 2026 Berupaya Mengembalikan Gemuruh Istora Lewat “Pesta Rakyat” dan Tiket Terjangkau Mulai Rp40 Ribu

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.