Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Yang Bertanding Dewa Kipas vs GM Irene, yang Menang Deddy Corbuzier

M. Farid Hermawan oleh M. Farid Hermawan
22 Maret 2021
A A
deddy corbuzier gm irene dewa_kipas bapak-bapak menekuni hobi catur mojok

dewa_kipas bapak-bapak menekuni hobi catur mojok

Share on FacebookShare on Twitter

Saya sungguh kagum dengan seorang Deddy Corbuzier. Setelah dulu populer dengan kemampuan sulapnya. Sekarang ia semakin tambah populer, masih dengan ilmu sulapnya. Bukan dengan sulap ngilangin burung, tapi menyulap suatu masalah menjadi celah keuntungan. Hebat bener.

Pundi-pundi keuntungan itu kembali blio temukan di ribut-ribut Dewa Kipas alias Pak Dadang yang dituduh ngecheat saat mengalahkan Gotham Chess yang katanya seorang Grandmaster catur dunia. Semua keributan itu berawal dari sebuah game lalu menjalar ke dunia nyata. Dan berhasil diendus seorang Deddy Corbuzier dengan sangat tanggap, cepat, dan super duper responsif. Semua blio jadikan bahan di podcastnya. Mulai dari Pak Dadang, Gotham Chess alias Levy Rozman, dan Mbak GM catur Indonesia, Irene Sukandar. Semua keributan ini sebenarnya dimulai dari hal sederhana. Dari sebuah permainan game online yang sebenarnya, kalah nggak dapat apa-apa, dan menang pun juga nggak dapat apa-apa. Tapi, syukurlah Master Deddy hadir menjadi penyelamat masalah yang bikin dunia percaturan Indonesia geger. Om Deddy berhasil bikin masalah yang nggak menghasilkan apa-apa ini jadi sesuatu yang bikin kantong mereka yang terlibat masalah ini jadi agak tebelan dikit.

Bagaimana nggak mantap, Om Ded berhasil bikin kompilasi podcast dengan ketiga orang yang menjadi sumber permasalahan. Tanpa Om Ded blow up masalah ini, sebenarnya keributan sudah mereda. Tapi saat di blow up lagi, ya ribut lagi dong. Tentu kita harus berterima kasih sama Om Deddy Corbuzier, berkat blio, masyarakat Indonesia mendapatkan hiburan yang menarik. Menonton duel yang jarang terjadi, Dewa Kipas alias Pak Dadang, seorang pecatur tradisional yang menimba ilmu dari kopi ke kopi dan dari pos ronda ke pos ronda. Dan lawan dari sang Dewa Kipas tentu punya latar belakang yang mentereng. Seorang pecatur profesional bergelar Grand Master yang menimba ilmu dari tempaan khusus dengan berbagai teori catur yang pasti sudah dia khatamkan. Tanpa Om Ded yang memfasilitasi, duel akbar antara Pak Dadang vs Mbak Irene mungkin tidak akan pernah terjadi. Sekali lagi, ucapkan terima kasih kepada Deddy Corbuzier.

Pertanyaan pun muncul, siapa yang akan menang dalam duel Dewa Kipas melawan GM Irene?

Tentu saja pemenang utamanya adalah master kita, Deddy Corbuzier. Uang sebesar 200 Juta yang ia kasih cuma-cuma untuk pemenang dan yang kalah 100 juta sepertinya nggak ada apa-apanya dibanding atensi publik nantinya. Gelontoran views, subscriber, like, dan deretan iklan yang akan muncul tiap setengah jam saat kita menonton duel tersebut benar-benar bisa bikin Om Deddy semakin percaya diri untuk benar-benar berhenti total dari dunia sulap dan beralih profesi sebagai abang-abang podcast penampung masalah semua warga galaksi bima sakti.

Bayangkan saja jika semua masalah bangsa ini diselesaikan di podcast-nya Deddy Corbuzier, saya rasa kehadiran buzzer jadi nggak ada fungsinya, karena semua masalah sudah diendapkan di podcast om Ded, diklarifikasi, diadu opininya, dan syukur-syukur masalahnya selesai. Kalau nggak selesai? Ya undang lagi, dapet view lagi, untung lagi.  Benar-benar seorang Master dan seorang pebisnis yang luar biasa Deddy Corbuzier ini.

Pak Dadang boleh kamu bela dengan mengatakan bahwa blio mainnya memang benar-benar jago. Mbak GM Irene juga boleh kamu dukung dengan mengatakan bahwa blio memang layak menang karena blio pecatur profesional. Pun kamu boleh teriak bahwa duel ini seperti pertarungan kaum borjuis melawan kaum proletar atau pertarungan kelas tradisional melawan skena modern. Ya, kamu boleh mengencangkan urat leher untuk mendukung dan memprediksi siapa pemenangnya. Tapi, lebih penting dari itu semua, kamu harus sadar bahwa Deddy Corbuzier lah pemenang utama di duel itu.

Om Ded adalah seorang pebisnis yang andal. Kita semua harus mengakui itu. Berperan layaknya promotor tinju seperti Don King, Don Deddy kali ini benar-benar berhasil menyulap semua masalah percaturan duniawi ini menuju ke level yang berbeda. Dari sebuah masalah nggak penting akibat seorang GM yang ngambek karena kalah main catur online melawan Bapak-bapak yang mainnya pun sebenarnya cuma mengisi waktu kosong doang. Dari sebuah hal yang cuma buang-buang waktu dan nggak menghasilkan uang. Deddy Corbuzier hadir sebagai promotor yang sangat lihai dan handal. Mengemas masalah ini layaknya drama Ikatan Cinta yang bisa bikin emak-emak ngamuk karena PLN matiin lampu saat jam tayang sinetron Ikatan Cinta.

Baca Juga:

Ketika Prabowo Bikin Rakyat Bertepuk Sebelah Tangan di Hari Valentine

Denny Caknan: Contoh Lelaki Patriarki yang Maunya Dilayani dan Sebaiknya Dihindari

Om Ded membawa masalah dewa kipas ke level yang lebih pro dan pastinya menguntungkan, ya, apalagi kalau bukan uang dan perputaran duit di sana. Memang melabeli duel ini sebagai ajang pembuktian sih oke saja, tapi ketika kita sadar bahwa pertandingan ini akan disiarkan di YouTube-nya Deddy Corbuzier, seharusnya kesimpulan paling gampang untuk menebak pemenang dari duel dewa kipas vs GM Irene sangat gampang, Deddy Corbuzier lah pemenangnya.

Toh ketika nantinya Pak Dadang kalah dan dicap memang cheater atau jika GM Irene yang kalah lalu dicap sebagai Grand Master pro yang ternyata nggak sehebat Bapak-bapak yang main catur sambil ngopi santuy. Ketika congor dan bacot netizen pada akhirnya tersedot ke dua orang yang nantinya akan menjadi pecundang dan pemenang. Deddy Corbuzier akan tetap aman sebagai seorang yang bijak dan cerdas. Blio tetap bisa menikmati keuntungan besar tanpa harus menjadi target tembak. Gimana? Benar-benar master sekali Om Ded ini. Keren banget.

Menyambut duel akbar antara dewa kipas vs GM Irene nanti sebenarnya tidak perlu ditanggapi dengan terlalu serius dan berapi-api. Selow dan santuy aja. Jangan terlalu membuang emosi marah-marahmu dengan menjadi kubu Pak Dadang atau Mbak Irene. Seharusnya yang kita semua lakukan adalah menjadi kubu yang pro Deddy Corbuzier. Sebab, seberapa kerasnya nanti Pak Dadang berpikir untuk mengalahkan Mbak Irene ataupun seberapa mantapnya teknik yang dikeluarkan Mbak Irene, tetap saja yang akan berjaya setelah itu adalah Deddy Corbuzier. Yha gimana nggak berjaya, nggak perlu mikir dan nggak perlu tanding, adsense mengalir deras.

BACA JUGA Cari Film Mirip Crows Zero? Coba High&Low dan artikel M. Farid Hermawan lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 6 Januari 2022 oleh

Tags: Deddy Corbuzierdewa_kipasgm irene
M. Farid Hermawan

M. Farid Hermawan

Saat ini aktif menangani proses rekrutmen harian serta seleksi kandidat.

ArtikelTerkait

Saya Benci Bilang Ini, tapi (Tetap) Ada Pelajaran dari Kasus Dewa Kipas terminal mojok.co

Saya Benci Bilang Ini, tapi (Tetap) Ada Pelajaran dari Kasus Dewa Kipas

23 Maret 2021
Untuk Deddy Corbuzier dan Orang-Orang yang Tidak Bangga Berbahasa Indonesia dengan Baik dan Benar

Untuk Deddy Corbuzier dan Orang-Orang yang Tidak Bangga Berbahasa Indonesia dengan Baik dan Benar

22 November 2019
4 Alasan Deddy Corbuzier Harus Rombak Dekorasi Studio Podcast-nya terminal mojok.co

Deddy Corbuzier Harus Segera Rombak Dekorasi Studio Podcast-nya

17 September 2020
pajak GM Irene Dadang Subur mojok

Berapa Pajak yang Harus Dibayar GM Irene dan Dewa Kipas?

30 Maret 2021
kuliah itu penting

Kuliah itu Penting, Jadi tidak Penting jika Tujuanmu Gaya-Gayaan Saja

12 Maret 2020
agama berbeda

Mengapa Manusia Menganut Agama Berbeda-beda?

30 Juni 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Botok Tawon, Makanan Unik Jawa Timur yang Rasanya Enak, tapi Saya Tak Sudi kalau Disuruh Makan Lagi

Botok Tawon, Makanan Unik Jawa Timur yang Rasanya Enak, tapi Saya Tak Sudi kalau Disuruh Makan Lagi

26 Februari 2026
5 Takjil Red Flag yang Bisa Membahayakan Kesehatan Pembeli terminal

5 Takjil Red Flag yang Bisa Membahayakan Kesehatan Pembeli

24 Februari 2026
Pulang ke Lembata NTT Setelah Lama Merantau di Jawa, Kaget karena Kampung Halaman Banyak Berubah Mojok.co

Momen Pulang ke Lembata NTT Setelah Sekian Lama Merantau di Jawa Diliputi Rasa Kaget, Kampung Halaman Banyak Berubah

25 Februari 2026
4 Rekomendasi Kue Kering Holland Bakery yang Cocok Jadi Suguhan saat Lebaran Mojok.co

4 Rekomendasi Kue Kering Holland Bakery yang Nggak Mengecewakan dan Cocok Jadi Suguhan Lebaran

26 Februari 2026
Flyover Kalibanteng: Labirin Aspal yang Lebih Ruwet daripada Alasan Putus Mantan Saya

Flyover Kalibanteng: Labirin Aspal yang Lebih Ruwet daripada Alasan Putus Mantan Saya

25 Februari 2026
Jalur Klemuk Kota Batu, Jalur Alternatif ke Pujon Malang yang Bikin Waswas Wisatawan, Jalur Maut yang Tak Digubris Pemerintah!

Jalur Klemuk Kota Batu, Jalur Alternatif ke Pujon Malang yang Bikin Waswas Wisatawan, Jalur Maut yang Tak Digubris Pemerintah!

21 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Mudik ke Desa Naik Motor usai Merantau di Kota: Dicap Gagal, Harga Diri Diinjak-injak karena Tak Sesuai Standar Sukses Warga
  • Di Balik Tampang Feminin Yamaha Grand Filano, Ketangkasannya Bikin Saya Kuat PP Surabaya-Sidoarjo Setiap Hari Ketimbang BeAT
  • Meninggalkan Honda BeAT yang Tangguh Menaklukkan Jogja-Semarang demi Gengsi Pindah ke Vespa, Berujung Sia-sia karena Tak Sesuai Ekspektasi
  • Bapak Kerja Keras 60 Jam agar Keluarga Tak Hidup Susah, Ternyata bagi Anak Itu Tak Cukup untuk Disebut “Kasih Sayang”
  • Pakai Samsung Terintimidasi User iPhone, Tak Berpaling karena Lebih Berguna dari iPhone yang Memperdaya Penggunanya
  • Sarjana Cumlaude PTN Jogja Adu Nasib ke Jakarta: Telanjur Syukuran Keterima Kerja, Perusahaan Malah Bubar padahal Gaji Bulan Pertama Belum Turun

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.