Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Yamaha Vega ZR, Motor Bebek Paling Merepotkan: Tenaga Loyo, Susah Nyala, Penyakitnya Banyak!

Dito Yudhistira Iksandy oleh Dito Yudhistira Iksandy
3 Agustus 2024
A A
Mio Soul GT Motor Yamaha yang Irit, Murah, dan Timeless (Unsplash) yamaha mx king, jupiter mx 135 yamaha vega zr yamaha byson yamaha soul yamaha mio

Mio Soul GT Motor Yamaha yang Irit, Murah, dan Timeless (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Beberapa waktu lalu, Mas Iqbal menulis mengenai betapa problematiknya Mio Karbu. Sebagai orang yang dulunya menggunakan motor ini, saya sepakat dengan hal tersebut. Itulah sebabnya saya menjual motor ini dan memilih membeli Yamaha Vega ZR. Selain karena harganya yang terjangkau, Vega ZR juga digadang-gadang hemat bahan bakar.

Lebih dari itu, banyak review di internet juga mengatakan kalau perawatan motor ini nggak rumit. Asal nggak telat ganti oli, bisa dipastikan kondisi motor tetap prima. Awalnya, saya sepakat dengan klaim tersebut. Setidaknya motor ini lebih nggak rewel daripada motor saya sebelumnya.

Akan tetapi, setelah lebih dari satu tahun menggunakan motor ini, tiba-tiba muncul sedikit penyesalan dalam diri. Sebab, nyatanya saya tetap dihadapkan dengan beberapa masalah yang merepotkan.

Tarikan gas berat dan loyo

Sebagai informasi, motor Vega ZR yang saya gunakan adalah keluaran tahun 2010. Sebenarnya, nggak ada masalah yang berarti pada motor dengan tenaga 113 cc ini ketika digunakan di kota. Apalagi kalau hanya ditunggangi sendiri. Tarikan gasnya masih enak, motor juga masih bisa diajak melaju cukup kencang.

Namun, beda cerita kalau digunakan untuk boncengan atau ketemu jalan tanjakan. Tarikan gasnya langsung terasa loyo. Berdasarkan pengalaman saya, motor ini kalau dibuat boncengan nggak akan bisa dipacu lebih dari 60 km. Sebenarnya bisa saja kalau dipaksa, tapi akan terasa berat dan nggak mampu gitu, lho.

Apa karena ini ya saya ditakdirkan (masih) sendiri. Duh.

Lebih tricky lagi kalau ketemu jalan tanjakan. Sebab, saya harus menggunakan timing yang pas dalam memanfaatkan gravitasi agar motor nggak melorot di tengah tanjakan. Biasanya, lebih mudah kalau ada jalan turunan. Tapi, bisa jadi masalah kalau jalannya hanya datar dan menanjak, seperti di daerah Cangar.

Belakangan saya baru tahu kalau penyebab lemahnya tarikan gas di Vega ZR disebabkan oleh kopling yang menggunakan sistem diafragma. Sistem ini menyebabkan tarikan nggak responsif karena kopling kurang mampu menyalurkan tenaga dari mesin. Oleh sebab itu, tarikan gas akan terasa loyo kalau dibuat boncengan dan melewati tanjakan.

Baca Juga:

Yamaha Mio, Motor Lama yang Pernah Jadi Puncak Rantai Makanan, Kini Kembali Muncul dan Diburu Banyak Orang

Dominasi Motor Honda Akan Segera Berakhir, sebab Motor Keluaran Baru Yamaha Harus Diakui Lebih Berkualitas!

Rantai Yamaha Vega ZR gampang kendur

Masalah berikutnya pernah ditulis oleh Mas Anshar di Terminal Mojok. Dalam tulisannya, Mas Anshar menyatakan kalau masalah utama dari motor Vega ZR miliknya adalah rantai yang gampang kendur. Meskipun sudah diakali dengan memotong rantai dan mengganti gear belakang, masalah tetap terjadi. Bahkan, rantai motornya bisa los kayak rantai sepeda.

Motor saya pun mengalami masalah serupa meskipun nggak sampai los juga, sih. Tapi, terhitung sudah 2 kali saya ganti gear set karena masalah rantai kendur. Saya nggak tahu pasti apa penyebabnya, padahal saya juga menggunakan suku cadang dari Yamaha. Masalah ini malah bisa teratasi ketika saya menggunakan suku cadang pihak ketiga, SSS, yang harganya juga lebih mahal. Terbukti rantai saya masih awet sampai sekarang.

Komstir sering kendur dan rawan pecah

Kalau kalian belum tahu, komstir merupakan komponen untuk mendukung kestabilan setir motor ketika berkendara. Jadi, komponen ini sangat penting karena berkaitan dengan keselamatan diri. Nahasnya, komponen ini juga sering bermasalah di Yamaha Vega ZR.

Beberapa montir yang saya datangi mengatakan kalau komstir kendur pada Vega ZR, dan beberapa motor keluaran Yamaha, memang umum terjadi. Biasanya ditandai dengan motor yang kurang stabil ketika dikendarai dan setang terasa lebih berat ketika dibelokkan. Sebenarnya masalah ini masih bisa diakali dengan mengencangkan komstir.

Namun, di banyak kasus, komstir akan kembali bermasalah, bahkan bisa pecah. Kalau sudah begini, ya, nggak ada jalan lain selain ganti baru. Saya sendiri baru mengalami masalah ini sekitar 2 bulan lalu dan memilih untuk ganti baru. Asal kalian tahu saja, harganya lumayan, sekitar Rp80 ribuan, belum termasuk biaya jasa.

Yamaha Vega ZR susah dinyalakan saat mesin dingin

Masalah terakhir adalah Vega ZR susah dinyalakan kalau mesinnya dingin. Asli, sampai sekarang, saya masih sebel kalau menyalakan motor ini di pagi hari. Memang nggak sesusah itu, hanya butuh usaha untuk beberapa kali engkol aja. Tapi, kan sama aja bikin repot.

Awalnya, saya mengira kalau hal ini disebabkan karena terjadi kerusakan komponen. Namun, setelah bertanya pada mekanik ditambah membaca pengalaman pengguna Vega ZR di Facebook. Saya akhirnya tahu kalau masalah ini memang masalah yang umum terjadi. Jadi, ya, saya nggak ngerti solusinya gimana.

Walaupun masalah-masalah tersebut kerap kali membuat kesal dan dompet saya boncos, secara keseluruhan pengalaman menggunakan Vega ZR masih patut diacungi jempol. Terutama soal kenyamanan berkendara dan iritnya bahan bakar yang digunakan. Hal ini masih bisa sedikit mengobati kekesalan saya pada berbagai hal yang merepotkan di atas.

Penulis: Dito Yudhistira Iksandy
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA 3 Motor Terburuk dan Terbaik yang Pernah Yamaha Produksi, Bisa Jadi Rekomendasi Kalian Sebelum Membeli!

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 3 Agustus 2024 oleh

Tags: motor YamahavegaVega ZRyamaha
Dito Yudhistira Iksandy

Dito Yudhistira Iksandy

Alumnus Sosiologi Universitas Negeri Surabaya. Bekerja sebagai crew event organizer. Suka menonton anime dan drama korea.

ArtikelTerkait

Motor Yamaha Terbaru Kades dan Lurah yang Menyimpan Masalah

Motor Yamaha Terbaru Kades dan Lurah yang Menyimpan Masalah

6 April 2023
Yamaha V80, Motor Bekas Tua Bangka yang Hampir Bikin Celaka (Unsplash)

Yamaha V80, Motor Bekas Tua Bangka yang Hampir Bikin Celaka

25 Juli 2023
Dexlite, Bahan Bakar yang Nikmatnya Nggak Kaleng-kaleng: Tarikan Enteng, Irit, Perawatan Nggak Bikin Menjerit, Kurang Apa Coba? yamaha freego

Freego dan Filano, Sepeda Motor Pabrikan Yamaha yang Bikin Operator SPBU Melongo

4 Agustus 2023
Honda Supra X 125, Vega, Shogun 110 R_ 3 Legenda Jalanan Indonesia supra fit MOJOK.CO

Supra X, Vega, Shogun 110 R: Tua Bangka, tapi Tetap Legenda Jalanan Indonesia

22 Juli 2020
Yamaha Aerox, Motor yang Aneh, Mahal, dan Suspensi kayak Batu (Unsplash) motor matic

Yamaha Aerox: Motor Yamaha yang Aneh karena Mahal, Boros BBM, Suspensi Keras kayak Batu tapi Jadi Favorit Anak Muda

6 Desember 2023
PCX 160 Motor Mewah tapi Menyedihkan, Mending Beralih ke Lexi 155

PCX 160 Motor Mewah tapi Menyedihkan, Mending Beralih ke Lexi 155

7 Agustus 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

7 Kebiasaan Orang Kebumen yang Terlihat Aneh bagi Pendatang, tapi Normal bagi Warga Lokal Mojok.co

6 Mitos di Kebumen yang Nggak Bisa Dibilang Hoaks Begitu Saja

3 Februari 2026
Pengendara Mobil Nggak Usah Ikut-ikutan Lewat Jalan Tikus, Kalian Nggak Diajak!

Pengendara Mobil Nggak Usah Ikut-ikutan Lewat Jalan Tikus, Kalian Nggak Diajak!

31 Januari 2026
Sisi Gelap Mahasiswa Timur Tengah- Stempel Suci yang Menyiksa (Unsplash)

Sisi Gelap Menjadi Mahasiswa Timur Tengah: Dianggap Manusia Suci, tapi Jatuhnya Menderita karena Cuma Jadi Simbol

5 Februari 2026
Alun-Alun Jember Nusantara yang Rusak (Lagi) Nggak Melulu Salah Warga, Ada Persoalan Lebih Besar di Baliknya Mojok.co

Jember Gagal Total Jadi Kota Wisata: Pemimpinnya Sibuk Pencitraan, Pengelolaan Wisatanya Amburadul Nggak Karuan 

6 Februari 2026
Honda CRF, Motor Sok Gagah dan Menyebalkan yang Semoga Saja Segera Lenyap dari Jalanan Mojok.co

Honda CRF, Motor Sok Gagah dan Menyebalkan yang Semoga Saja Segera Lenyap dari Jalanan

1 Februari 2026
Es Teh Jumbo Cuan, tapi Jualan Gorengan Bikin Saya Bisa Kuliah (Unsplash)

Bisnis Kecil Seperti Gorengan dan Es Teh Jumbo Dipandang Remeh Nggak Bakal Cuan, Padahal Berkat Jualan Gorengan Saya Bisa Kuliah

2 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Ironi TKI di Rembang dan Pati: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Karena Harus Terus Kerja di Luar Negeri demi Gengsi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial
  • Lasem Lebih Terkenal daripada Rembang tapi Hanya Cocok untuk Wisata, Tidak sebagai Tempat Tinggal
  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.