Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Skripsi, Lari, dan Yamaha Grand Filano: Teman Setia Healing di Sudut Jogja

Yamadipati Seno oleh Yamadipati Seno
24 November 2025
A A
Yamaha Grand Filano Teman Setia Healing di Sudut Jogja

Yamaha Grand Filano Teman Setia Healing di Sudut Jogja

Share on FacebookShare on Twitter

Yamaha Grand Filano adalah gaya hidup anak muda itu sendiri. Ia solid dan tetap asik untuk diajak nongkrong atau healing positif.

Jogja itu romantis, kata orang. Tapi, bagi mahasiswa tingkat akhir seperti Cosmas Damianus (23 tahun) Jogja belakangan ini terasa seperti arena pertempuran. Antara revisi skripsi yang tiada henti dan dosen pembimbing yang kadang sulit ditemui. Rasanya kepala mau pecah.

Di tengah hiruk-pikuk akademik itu, Cosmas menemukan cara terbaik untuk tetap waras, yaitu lari dan trekking tipis-tipis. Entah itu lari sore di seputaran Grha Sabha Pramana (GSP) UGM, atau melipir sedikit ke utara mencari jalur trekking ringan di kaki Merapi saat akhir pekan. 

Ketika saya bertanya apakah dia ikut klub atau komunitas lari, Cosmas mengaku belum ada rencana. “Saya belum bergabung dengan komunitas lari. Rasanya masih lebih enjoy menikmati sendiri dulu. Bebas, tanpa tuntutan pace.”

Nah, selama 5 bulan terakhir ini, ada satu “partner” yang setia menemani mobilitas Cosmas dari kampus, perpustakaan, hingga ke lokasi olahraga. Dia adalah Yamaha Grand Filano Hybrid-Connected. Buat Cosmas, motor ini bukan sekadar alat transportasi, tapi bagian dari lifestyle anak muda yang butuh keseimbangan antara style dan function. Berikut cerita Cosmas.

Bagasi 27 Liter: “Lemari berjalan” untuk si paling sporty

Salah satu alasan utama Cosmas jatuh cinta, dan akhirnya meminang, Yamaha Grand Filano lima bulan lalu adalah bagasinya. Sebagai anak muda yang aktif berkegiatan outdoor, dia punya masalah klasik, yaitu ribet bawa barang.

Dulu, kalau mau lari sore setelah bimbingan skripsi, dia harus membawa tas ransel agak besar yang isinya campur aduk. Antara laptop, buku referensi, dan baju olahraga. Tapi, cerita itu berubah total sejak ada Yamaha Grand Filano.

Yamaha Grand Filano dibekali bagasi super luas berkapasitas 27 liter. Kapasitas ini bahkan lebih besar dari beberapa kompetitor di kelasnya, dan bagi Cosmas, ini bisa menjadi game changer.

Baca Juga:

Saya Memutuskan Pindah dari Jogja Setelah Belasan Tahun Tinggal, karena Kota Ini Mahalnya Makin Nggak Ngotak

Jogja Memang Santai, tapi Diam-diam Banyak Warganya yang Capek karena Dipaksa Santai meski Hampir Gila

Bayangkan skenario harian Comas. Pagi, berangkat bimbingan dengan pakaian rapi kemeja flanel. Di dalam bagasi Yamaha Grand Filano, dia sudah menyimpan “amunisi” lari dengan rapi. Apa saja yang masuk?

Running shoes ukuran 42 masuk dengan mudah. Pakaian ganti satu set jersey, celana lari, dan jaket windbreaker tipis. Handuk olahraga ukuran sedang untuk bilas keringat dan kalau perlu, mandi. Tumbler 600ml masuk dengan aman. Dan pouch kecil, isinya toiletries sabun cuci muka, sabun mandi, sampo, deodoran, dan parfum.

Semua itu masuk ke dalam bagasi dan jok masih bisa tertutup rapat dengan smooth. Fitur lampu LED di dalam bagasi juga sangat membantu ketika saya selesai lari dan hari sudah mulai gelap (sekitar pukul 6 sore di Jogja). Jadi tidak perlu meraba-raba mencari sesuatu.

Bagi kamu yang hobi olahraga tapi malas bawa tas gym besar, bagasi Yamaha Grand Filano ini adalah penyelamat. Motoran jadi lebih aman karena tidak ada tas yang menggantung di stang yang bisa mengganggu keseimbangan.

Fashionable meets functional: Skutik lintas generasi

Ada anggapan kalau motor yang “lucu” warnanya itu cuma buat Gen Z, yang mementingkan OOTD (Outfit of The Day). Tapi setelah lima bulan memakai Grand Filano, Cosmas berani bilang kalau motor ini adalah titik temu sempurna antara Gen Z dan Millennial.

Kenapa Gen Z suka? Jelas karena desainnya. Sebagai representasi Gen Z di ujung tanduk, Cosmas memilih Grand Filano karena desain Classy yang diusungnya. Bentuknya timeless, dengan sentuhan retro modern yang nggak norak. 

Untuk pilihan warna, Cosmas meminang varian Neo dengan warna yang eye-catching. Sangat masuk untuk konten media sosial, katanya. Parkir di coffee shop daerah Prawirotaman atau Kotabaru, motor ini langsung blend-in dengan estetika tempat nongkrong anak muda.

Kenapa millennial (dan generasi di atasnya) juga cocok? Karena fungsionalitasnya. Kakak Cosmas, yang seorang millennial akhir, pernah meminjam motor ini dan dia langsung memuji kenyamanan berkendaranya. 

Posisi duduknya ergonomis, dek kakinya luas, dan bantingannya cukup empuk untuk melibas aspal Jogja maupun jalanan paving blok. Millennial yang biasanya lebih mementingkan “nilai guna” akan merasa motor ini sangat worth it, kata Cosmas.

Yamaha Grand Filano membuktikan bahwa motor fashionable tidak harus mengorbankan fungsi. Ia cantik untuk dilihat, tapi “badak” untuk diajak beraktivitas. Desainnya yang elegan membuatnya tidak terlihat kekanak-kanakan, sehingga tetap pantas dipakai oleh kakak tingkat atau bahkan dosen muda sekalipun.

Fitur canggih yang memahami kebutuhan zaman

Selain bagasi dan desain, ada beberapa fitur lain yang membuat Cosmas merasa Yamaha Grand Filano ini memang didesain untuk generasi yang hidup di era digital dan serba cepat.

Pertama, smart front refuel (isi bensin tanpa turun). Ini fitur favorit kedua bagi Cosmas setelah bagasi. Lubang tangki bensin ada di bagian depan sebelah kiri. 

Jadi, kalau lagi isi bensin di SPBU daerah Gejayan yang antreannya sering panjang, dia nggak perlu repot-repot turun dari motor, buka jok, dan mengganggu barang-barang olahraga yang sudah tertata rapi di bagasi. Cukup tekan tombol, tutup tangki terbuka, isi, dan jalan lagi. Praktis dan sat-set.

Kedua, teknologi Blue Core Hybrid 125cc Yamaha Grand Filano. Awalnya Cosmas nggak ambil pusing soal fitur ini. Namun, keberadaannya ngaruh banget. 

Jadi, fitur electric power assist start memberikan dorongan tenaga listrik saat 3 detik pertama akselerasi. Ini sangat membantu saat stop-and-go di lampu merah perempatan Condongcatur yang terkenal itu, atau saat menanjak ringan menuju jalur trekking di Kaliurang.

Selain itu, konsumsi bensin Yamaha Grand Filano ini irit banget. Untuk kantong mahasiswa yang sedang berhemat demi biaya jilid skripsi, efisiensi bahan bakar Yamaha Grand Filano sangat membantu cashflow bulanan.

Yamaha Grand Filano cocok untuk gadget freak

Ketiga, Y-Connect. Untuk anak muda yang gadget freak, fitur konektivitas ke smartphone via aplikasi Y-Connect bakal sangat berguna. Jadi, lewat vitur ini, kamu bisa memantau kondisi oli dan aki langsung dari HP. 

Yang paling keren, ada notifikasi pesan atau telepon masuk yang muncul di layar speedometer digital (TFT Sub Display). Jadi, kalau dosen pembimbing tiba-tiba WA saat Cosmas lagi di jalan menuju tempat lari, dia bisa tahu tanpa harus menepi buka HP (meskipun ya, bikin deg-degan juga katanya).

Keempat, electric power socket. Di atas lubang bensin, ada soket charger. Ini krusial banget. Cosmas, dan kayaknya banyak Gen Z pada umumnya, nggak terlalu pusing kalau hape lowbat. Bahkan santai aja kalau hape mati. Beda sama millennial yang udah gelisah mau cas hape padahal persenan baterai masih 55%.  

Nah, fitur electric power socket ini bantu banget untuk cas hape setelah seharian di kampus. Sambil jalan ke tempat lari, Cosmas bisa nge-charge hape di Yamaha Grand Filano. Sampai di lokasi, baterai sudah aman buat pasang lagu di earbuds atau nyalakan aplikasi tracker lari.

Grand Filano udah seperti pasangan hidup

Lima bulan bersama Yamaha Grand Filano mengajarkan Cosmas bahwa memilih kendaraan itu kadang mirip memilih pasangan hidup. Harus yang bikin nyaman, mendukung hobi, dan nggak bikin ribet.

Yamaha Grand Filano sendiri mendukung gaya hidup anak muda. Ia cocok untuk segala kebutuhan, solid untuk sehari-hari, dan tetap asik untuk diajak nongkrong atau healing positif.

Grand Filano bukan sekadar motor yang “cantik” di parkiran, tapi “kuda beban” yang tangguh dengan bagasi 27 liternya yang legendaris. Motor ini menjembatani selera fashion Gen Z dengan kebutuhan fungsional ala Millennial.

Jadi, kalau kalian melihat ada Grand Filano parkir di dekat trek lari seputaran Jogja, mungkin itu Cosmas yang sedang healing sejenak dari bab 4 skripsi. Let’s run and ride!

BACA JUGA NMAX “Turbo”: Motor Yamaha yang Bikin Saya Menyesal karena Sudah Pernah Menunggangi, tapi Belum Bisa Memiliki

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 24 November 2025 oleh

Tags: Grand FilanoJogjamotor Yamahaskutik yamahayamahayamaha grand filano
Yamadipati Seno

Yamadipati Seno

ArtikelTerkait

Ribut-ribut Pilih Honda Atau Yamaha, Padahal Suzuki Tetap yang Terbaik

Ribut-ribut Honda Atau Yamaha, Padahal yang Terbaik Tetap Suzuki

27 Juli 2023
kenapa UMP Jogja rendah titik kemacetan di jogja lockdown rekomendasi cilok di Jogja Sebenarnya Tidak Romantis Jika Kamu Cuma Punya Gaji UMR dawuh dalem sabda pandita ratu tugu jogja monarki mojok

Stop Menganggap Hidup di Jogja Itu Lebih Murah

29 Desember 2020
Kapok Naik Trans Jogja Setelah Satu Kali Mencobanya MOJOK.CO

Kapok Naik Trans Jogja Setelah Satu Kali Mencobanya

14 Agustus 2020
Seturan Jogja: Bekas Kerajaan Jin yang Kini Jadi Surganya Coffee Shop dan Kos LV

Seturan Jogja: Bekas Kerajaan Jin yang Kini Jadi Surganya Coffee Shop dan Kos LV

8 Maret 2024
Jalan Solo-Jogja, Jalan Paling Monoton dan Bikin Ngantuk

Jalan Solo-Jogja, Jalan Paling Monoton dan Bikin Ngantuk

20 September 2024
UNY yang Dahulu Bukanlah yang Sekarang, Tidak Lagi Jadi Kampus Merakyat seperti yang Selama Ini Diromantisasi Mojok.co

UNY yang Dahulu Bukanlah yang Sekarang, Tidak Lagi Kampus Merakyat seperti yang Selama Ini Diromantisasi

20 Agustus 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Cacat Pikir yang Orang Percayai tentang Cleaning Service, Pekerjaan yang Kerap Dipandang Sebelah Mata (Gil Ribeiro via Unsplash)

5 Cacat Pikir yang Orang Percayai tentang Cleaning Service, Pekerjaan yang Kerap Dipandang Sebelah Mata

30 Januari 2026
3 Makanan Sunda yang Namanya Aneh dan Bikin Nggak Nafsu Makan Mojok.co

3 Makanan Sunda yang Namanya Aneh dan Bikin Nggak Nafsu Makan

29 Januari 2026
4 Menu Mie Gacoan yang Rasanya Gagal, Jangan Dibeli kalau Nggak Mau Menyesal seperti Saya

Tips Makan Mie Gacoan: Datanglah Pas Pagi Hari, Dijamin Rasanya Pasti Enak dan Nggak Akan Kecewa

1 Februari 2026
Jangan Ngotot Ambil KPR kalau Belum Siap Finansial dan Mental Mojok.co

Jangan Ngotot Ambil KPR kalau Belum Siap Finansial dan Mental

2 Februari 2026
4 Aib Guci Tegal yang Membuat Wisatawan Malas ke Sana Mojok.co

Objek Wisata Guci Tegal Harus Bangkit karena Kabupaten Tegal Tak Ada Apa-Apanya Tanpa Guci

2 Februari 2026
8 Kasta Saus Indomaret dari yang Pedas hingga yang Biasa Aja Mojok.co

8 Kasta Saus Indomaret dari yang Pedas hingga yang Biasa Aja

4 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Lulusan Sarjana Nekat Jadi Pengasuh Anak karena Susah Dapat Kerja, Kini Malah Dapat Upah 450 Ribu per Jam
  • Krian Sidoarjo Dicap Bobrok Padahal Nyaman Ditinggali: Ijazah SMK Berguna, Hidup Seimbang di Desa, Banyak Sisi Jarang Dilihat
  • Sriwijaya FC, Tim Bola “Mainan” Politisi yang Dikelola seperti Toko Kelontong, Tapi Saya Tak Malu Pernah “Dibaptis” Jadi Fansnya
  • Perjuangan Ojol sambil Kuliah: Pernah Diancam Pihak Resto karena Telat Antar Makanan, Kini Lulus Jadi Sarjana Hukum UGM
  • Misteri Adik Saya yang Berakal Sehat dan Mengerti Dunia Otomotif, tapi Rela Menebus Suzuki APV yang Isinya Begitu Mengenaskan
  • Saat Musik Analog Bukan Lagi Barang Jadul yang Bikin Malu, tapi Pintu Menuju Kenangan Masa Lalu bagi Pemuda di Jogja

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.