Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Serial

Why Her? Drama Korea tentang Dunia yang Belum Ramah bagi Perempuan

Lily Setiawati oleh Lily Setiawati
22 Juni 2022
A A
Why Her Drama Korea tentang Dunia yang Belum Ramah bagi Perempuan

Why Her Drama Korea tentang Dunia yang Belum Ramah bagi Perempuan (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Why Her? merupakan drama Korea yang menceritakan tentang Oh Soo Jae, seorang pengacara perempuan yang bekerja di salah satu firma hukum terbesar di Korea, Firma Hukum TK. Drama yang dibintangi Seo Hyun Jin dan Hwang In Yeop ini sukses menarik minat dan perhatian publik. Seo Hyun Jin yang memerankan karakter Oh Soo Jae bahkan menempati posisi pertama sebagai aktris yang paling banyak diperbincangkan di Korea Selatan.

Drama dengan plot yang fokus pada perempuan memang menarik untuk ditonton. Di tengah banyaknya drama komedi-romantis yang berakhir tragis, Why Her? hadir mengusung tema hukum yang bikin naik darah dengan bumbu romansa tipis tapi manis.

Pada episode pertama, Oh Soo Jae sudah melakukan banyak hal yang “mengancam” orang lain. Ia bahkan menempatkan dirinya sendiri ke dalam situasi yang berisiko. Untuk menjadi pengacara dengan bayaran paling tinggi, Soo Jae sudah melewati banyak hal yang tak mudah. Namun, tantangan terbesar bagi Soo Jae adalah memiliki rekan kerja—yang kebanyakan laki-laki—yang sering meremehkan kinerjanya hanya karena dia seorang perempuan.

Beberapa kasus hukum yang dimenangkan oleh Soo Jae dalam persidangan adalah kasus yang melibatkan pejabat dan petinggi di Korea Selatan. Tak heran, direktur firma hukum tempat Soo Jae bekerja, Choi Tae Guk (Heo Jun Ho), selalu menomorsatukan Soo Jae dalam menangani kasus-kasus besar. Sejauh ini, kasus-kasus yang ditampilkan dalam Why Her? masih seputar kasus kekerasan seksual di lingkungan kerja dan kampus.

“Di Korea, hukum tidak memihak perempuan saat dia diserang secara seksual. Kamu pikir kampus akan berbeda?” begitu yang dikatakan Oh Soo Jae saat menangani kasus yang terjadi kasus kekerasan seksual yang terjadi di Universitas Seojung, tempat Soo Jae juga mengajar.

Sayangnya, apa yang dikatakan Oh Soo Jae tak hanya terjadi di Korea, melainkan di mana saja. Dunia ini belum ramah bagi perempuan, terutama bagi mereka yang mengalami kekerasan seksual. Perempuan korban kekerasan seksual sering dianggap nakal lantaran pakaian yang ia kenakan terlalu terbuka, warna rambut yang tak biasa, atau tato yang digambar di tubuhnya. Di saat yang sama, pelaku kekerasan seksual justru berlagak sebagai korban dan merasa dirugikan atas tuduhan yang dilayangkan. Sebuah fakta yang aneh tapi nyata sekaligus menyakitkan.

Selain menerima perlakuan yang tidak nyaman di drama, karakter Oh Soo Jae juga sempat mendapat kritik dari beberapa penggemar drama Korea di Twitter. Oh Soo Jae dianggap tidak bermoral karena karakternya yang arogan, manipulatif, ambisius, dan suka bicara seenaknya tanpa memikirkan perasaan orang lain. Dia bersikap demikian agar mampu bertahan di dunia kerja yang didominasi laki-laki yang faktanya lebih ambisius dan penuh intrik. Kritik serupa juga pernah diberikan kepada karakter perempuan di drama lain seperti Link: Eat Love Kill dan Cleaning Up.

Bagi sebagian orang, baik di kehidupan nyata maupun dalam drama, perempuan dituntut untuk punya perangai yang baik dan sesuai dengan norma yang berlaku di masyarakat seperti lemah lembut, sopan, dan santun. Kalau karakter Oh Soo Jae diperankan oleh seorang aktor tampan, apakah kritik yang sama juga akan bermunculan?

Baca Juga:

Saya Meninggalkan Drakor Sejak Kenal Dracin yang Ceritanya Lebih Seru

4 Alasan Drama Korea Zaman Sekarang “Kalah” dengan Zaman Dahulu Menurut Saya yang Sudah 15 Tahun Jadi Penggemar

Selain menampilkan kasus-kasus hukum yang agak pelik, Why Her? juga menyuguhkan sinematografi yang apik, dan tentu saja dinamika kedua pemeran utama yang menimbulkan sensasi kupu-kupu di perut.

Penulis: Lily Setiawati
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 6 Alasan Yumi’s Cells Season 2 Tak Boleh Dilewatkan.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 21 Juni 2022 oleh

Tags: drama koreahukumWhy Her?
Lily Setiawati

Lily Setiawati

Seorang perempuan dengan rasa ingin tahu yang tak bertepi. Ia membaca untuk menyerap dunia dan menulis untuk merayakannya—menjelajahi segala tema, mulai dari hal-hal remeh di depan mata hingga gagasan besar yang melintas di kepala.

ArtikelTerkait

5 Manfaat Kecanduan Drakor yang Tak Perlu Diperdebatkan terminal mojok

5 Manfaat Kecanduan Drakor yang Tak Perlu Diperdebatkan

1 Desember 2021
Rekomendasi Drama Korea Adaptasi Webtoon yang Wajib Ditonton Terminal MOjok

Rekomendasi Drama Korea Adaptasi Webtoon yang Wajib Ditonton

19 Februari 2021
5 Karakter Wanita Antagonis dalam Drama Korea yang Paling Ngeselin Terminal Mojok

5 Karakter Wanita Antagonis dalam Drama Korea yang Paling Ngeselin

27 Juni 2022
5 Sad Boy Drakor Paling Tragis Tahun 2021 Terminal Mojok.co

5 Sad Boy Drakor Paling Tragis Tahun 2021

31 Desember 2021

Nonton Drakor Adalah Kesalahan bagi Cowok-cowok yang Tidak Paham Romansa

8 Januari 2021
15 Ragam Profesi Perempuan di Drama Korea, Bukti Pekerjaan Buat Perempuan Nggak Itu-itu Aja Terminal Mojok

15 Ragam Profesi Perempuan di Drama Korea, Bukti Pekerjaan Buat Perempuan Nggak Itu-itu Aja

3 Maret 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Hal yang Harus Penumpang Ketahui tentang Stasiun Duri, Si Paling Sibuk dan Melelahkan se-Jakarta Barat

Stasiun Duri Lebih Bikin Stres dari Manggarai: Peron Sempit, Tangga Minim, Kereta Lama Datang

9 April 2026
Dilema Warga Brebes Perbatasan: Ngaku Sunda Muka Tak Mendukung, Ngaku Jawa Susah karena Nggak Bisa Bahasa Jawa

Brebes Punya Tol, tapi Tetap Jadi Kabupaten Termiskin di Jawa Tengah

10 April 2026
Jogja Langganan Banjir: Saatnya Berhenti Berakting Kaget dan Mulai Benahi Tata Kota yang Serampangan

Jogja Langganan Banjir: Saatnya Berhenti Pura-pura Kaget dan Mulai Benahi Tata Kota yang Serampangan!

11 April 2026
Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

8 April 2026
Aerox Motor Yamaha Paling Menderita dalam Sejarah (unsplash)

Aerox: Motor Yamaha Paling Menderita, Nama Baik dan Potensi Motor Ini Dibunuh oleh Pengguna Jamet nan Brengsek yang Ugal-ugalan di Jalan Raya

8 April 2026
Dear Produser Film “Aku Harus Mati”, Taktik Promosi Kalian Itu Ngawur Bikin Resah Pengguna Jalan Mojok.co

Dear Produser Film “Aku Harus Mati”, Taktik Promosi Kalian Itu Ngawur Bikin Resah Pengguna Jalan

5 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Nekat ke Jakarta Hanya Modal Ambisi sebagai Musisi, Gagal dan Jadi “Gembel” hingga Bohongi Orang Tua di Kampung
  • Omong Kosong Slow Living di Malang: Pindah Kerja Berniat Cari Ketenangan Malah Dibikin Stres, Nggak Ada Bedanya dengan Jakarta
  • Kuliah Jurusan Sepi Peminat Unsoed Purwokerto, Jadi Jalan Wujudkan Mimpi Ortu karena Tak Sekadar Kuliah
  • Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan
  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.