Informasi

Cara Kotor Warung Makan Menarik Pembeli: Punya Banyak Menu, tapi Sering Kosong

Cara Kotor Warung Makan Menarik Pembeli: Punya Banyak Menu, tapi Sering Kosong Mojok.co

Kembalikan fungsi menu makanan sebagaimana mestinya

Menggunakan menu untuk menarik pembeli memang tidak salah. Hanya saja, pastikan menu tersebut benar-benar tersedia. Jangan sampai pembeli sudah datang, tapi hanya bisa memesan makanan dan minuman tertentu saja. Itu penipuan namanya. 

Itu mengapa, saran saya, alangkah lebih baik warung makan melakukan update menu makanan dan minuman setiap ada perubahan. Apabila tidak tersedia, sebaiknya diinformasikan kepada pembeli di awal saat menyampaikan buku daftar menu. Bisa dicoret dari daftar pesanan atau diberi keterangan bahwa menu tersebut sedang kosong. Akan lebih baik lagi, menu-menu kosong itu secara transparan diinformasikan di media sosial.

Sementara bagi para pembeli, kalian bisa lebih waspada sebelum mengunjungi suatu tempat makan. Tidak semua tempat cukup telaten memperbarui menu mereka. Itu mengapa, sebelum mengunjungi suatu tempat makan cek kambali ulasan dari pengunjung lain. Apabila perlu, hubungi lebih dahulu tempat makan yang ingin dikunjungi untuk memastikan ketersediaan makanan dan minuman.

Tulisan ini saya tulis supaya warung makan lebih memperhatikan menu yang dipasang. Warung makan dan pembeli sama-sama saling membutuhkan, itu mengapa siasat “kotor” semacam di atas lebih baik dihindari supaya sama-sama nyaman. 

Penulis: Fitri Handayani
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA 4 Rekomendasi Tempat Makan Murah di Jalan Pesanggrahan UIN Jakarta, Cuma 12 Ribuan

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 29 Desember 2024 oleh .

Fitri Handayani

Seorang karyawan swasta yang memilih jalur sunyi. Di tengah tuntutan pekerjaan, ia merawat kewarasan dengan menjalani hidup slow living di desa.

Exit mobile version