Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Serial

‘WandaVision’ Berubah dari Sitkom Tahun 70-an Jadi Seri Horor Psikologis

Riyanto oleh Riyanto
30 Januari 2021
A A
'WandaVision' Berubah dari Sitkom Tahun 70-an Jadi Seri Horor Psikologis terminal mojok.co

'WandaVision' Berubah dari Sitkom Tahun 70-an Jadi Seri Horor Psikologis terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Sudah dijelaskan jauh-jauh hari kalau serial WandaVision akan dibagi menjadi dua babak. Episode-episode pertama akan bernuansa sitkom lawas di mana Wanda dan Vision hidup bahagia di Westview dengan tetangga-tetangga ramah dan dua anak kembar mereka. Episode-episode terakhir, justru akan berubah menjadi sebuah sajian horor psikologis yang selama ini belum pernah tersaji di semesta sinematik Marvel.

Sekalipun pembagian dua babak dalam serial yang ditayangkan di Disney+ ini sudah menjadi rahasia umum, tetapi ada juga manusia-manusia laknat yang menghujat dua episode pertama dan mengatakan, “Film nggak jelas.” Asli, saya menemukan orang seperti itu di Twitter. Yang bersangkutan salah dalam dua hal.

Pertama, WandaVision bukanlah film, melainkan sebuah serial televisi. Kedua, klaim “nggak jelas” itu sungguh mengada-ada dan semata karena blio—atau blio-blio karena banyak yang model beginian—nggak mau repot-repot baca berita soal serial ini.

Mereka mikirnya kok bisa Wanda sama Vision hidup bahagia sementara setelah Avengers Endgame si Vision udah mati. Terus kalo setting waktunya di masa lalu, kan Wanda sama Vision belum ketemu. Logika itulah yang mereka pakai. Mereka nggak mudeng soal Wanda yang memanipulasi realitas dan mencoba mencari kebahagiaan dengan realitas ciptaannya itu.

Terlepas dari bacotan penonton yang mikirnya MCU hanya duar-duar-duar dan gelut lawan alien ungu pemuja batu-batuan dan merasa aneh saat WandaVision malah bergaya sitkom, saya sangat menikmati sajian terbaru dari Marvel Studios ini. Bahkan jika keseluruhan episode WandaVision dijadikan sitkom sekalipun saya nggak akan komplain, toh saya tahu alasan di balik setting sitkom tersebut.

Wanda mengalami depresi berat, dan saat dia bisa menciptakan realitas di mana dia bisa bahagia di sana, dia pasti akan melakukannya. Tanpa berubah menjadi serial horor psikologi seperti yang mulai tersaji di episode empat sekalipun, saya bisa merasakan nuansa kelamnya. Saya tahu Wanda menderita, tetapi di serialnya dia justru bahagia. Sebuah ironi yang benar-benar menyayat.

Namun, seperti yang sudah diberitakan, WandaVision mulai memasuki ranah horor psikologi yang dijanjikan. Pada episode empat kita diperlihatkan Wanda yang mulai mendapat gangguan dari pihak luar dan berusaha melindungi satu-satunya kebahagiaan yang dia miliki. Adalah organisasi S.W.O.R.D, yang mencoba masuk ke dalam Westview setelah Monica Rambeau—agen S.W.O.R.D sekaligus anak dari pendiri organisasi tersebut yaitu Maria Rambeau—tersedot ke dalam Westview.

Westview sendiri adalah kota kecil yang mendadak dilupakan orang-orang sekitarnya. Sebuah medan energi mengelilingi Westview dan menghalau siapa saja masuk, pun siapa saja keluar. Penduduk Westview sendiri secara ajaib termanipulasi dan menjadi pemeran dalam realitas yang diciptakan Wanda. Apakah mereka semua masih hidup atau sudah menjadi mayat, sampai sekarang belum ada yang tahu.

Baca Juga:

Panduan Menonton ‘WandaVision’ bagi Pemula

WandaVision Episode 7: Kemunculan Agatha Harkness dan Kekuatan Lain di Westview

Rumor mengatakan, sosok Vision yang kita tonton dalam serial ini sebenarnya adalah mayatnya. Jika rumor ini benar, berarti alur ceritanya adalah Wanda membawa mayat Vision ke Westview, lantas memanipulasi realitas di kota itu, mengatur sebuah skenario bahagia, dan menggerakkan mayat Vision dengan kekuatannya. Benar, Wanda selama ini bermain dengan mayat Vision.

Buktinya apa? Dalam adegan menjelang akhir episode 4, setelah Wanda mengempas Monica keluar dari realitas ciptaannya, Vision masuk ke dalam rumah dalam bentuk pucat dan kepala pecah, persis seperti kondisinya ketika Thanos mencabut keluar Mind Stone dari dahinya di film Avengers Infinity War. Wanda yang terkejut melihatnya, bergegas memanipulasi realitas agar wujud “mayat” Vision kembali seperti sedia kala.

Di sisi lain, Monica yang terempas keluar dari Westview langsung didatangi banyak anggota S.W.O.R.D yang selama ini mengintai Westview. Monica mengatakan bahwa pelakunya adalah Wanda. Wanda yang menyebabkan Westview dilindungi medan energi sekaligus dilupakan orang-orang di sekitarnya. Wanda pula yang menjebak semua penduduk Westview di realitas buatannya itu. Maka dari itu, pada episode-episode berikutnya dari serial ini pasti akan berfokus kepada anggota S.W.O.R.D yang mencoba masuk ke Westview untuk menyelamatkan semua penduduk di dalamnya, sekaligus menyadarkan Wanda dari pengalihan depresinya itu.

Wanda, yang mencoba mempertahankan kebahagiaannya, akan mati-matian mengusir para agen S.W.O.R.D yang mencoba mengganggu. Bahkan tidak menutup kemungkinan jika Wanda akan berubah menjadi tokoh antagonis guna mempertahankan satu-satunya kebahagiaan yang dimilikinya. Di akhir serial, kemungkinannya Wanda justru akan semakin menggila sehingga manipulasi terhadap realitasnya meluas, tidak hanya terjadi pada Westview, melainkan ke seluruh New York dan dunia. Itulah yang akan menjadi gerbang menuju sekuel Doctor Strange yang bertajuk Multiverse of Madness.

BACA JUGA Hal yang Akan Terjadi Kalau Serial ‘Midnight Diner’ Setting-nya di Indonesia dan tulisan Riyanto lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 7 Januari 2022 oleh

Tags: WandaVision
Riyanto

Riyanto

Juru ketik di beberapa media. Orang yang susah tidur.

ArtikelTerkait

wandavision mojok

WandaVision Episode 7: Kemunculan Agatha Harkness dan Kekuatan Lain di Westview

20 Februari 2021
wandavision mojok

WandaVision Ep 6: Akankah ‘Reverse House of M’ Terjadi?

13 Februari 2021
Panduan Menonton 'WandaVision' bagi Pemula terminal mojok.co

Panduan Menonton ‘WandaVision’ bagi Pemula

10 April 2021
wandavision mojok

‘WandaVision’ Episode 5: Avengers Adalah Pihak yang Bertanggungjawab Atas Luka Wanda

7 Februari 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Gresik Ternyata Bisa Bikin Arek Surabaya Kaget (Wikimedia Commons)

Nasib Orang Surabaya di Gresik: Bertahan Hidup di Tengah Matinya PDAM dan Ganasnya Sistem Inden SD

19 Maret 2026
Bukan Buangan dari UNDIP: Kami Mahasiswa UNNES, Bukan Barang Retur! kampus di semarang

Ironi UNNES Semarang: Kampus Konservasi, tapi Kena Banjir Akibat Pembangunan yang Nggak Masuk Akal

18 Maret 2026
7 Barang Indomaret yang Semakin Laris Manis Saat Mudik Mojok.co

7 Barang Indomaret yang Semakin Laris Manis Saat Mudik

17 Maret 2026
Lebaran Kedua Jauh dari Indonesia: Homesick, tapi Terobati oleh Orang-orang Turki yang Hangat dan Baik Hati Mojok.co

Lebaran Jauh dari Indonesia: Homesick, tapi Terobati oleh Orang-orang Turki yang Hangat dan Baik Hati

19 Maret 2026
Terminal Ir Soekarno Klaten Terminal Terbaik di Jawa Tengah

Terminal Ir Soekarno Klaten: Terminal Terbaik di Jawa Tengah yang Menjadi Tuan Rumah Bagi Siapa Saja yang Ingin Pulang ke Rumah

18 Maret 2026
5 Hal yang Bikin Perantau Mikir-Mikir untuk Tinggal Lama dan Menetap di Kota Palu, meski Indahnya Bukan Main

5 Hal yang Bikin Perantau Mikir-mikir untuk Tinggal Lama dan Menetap di Kota Palu, meski Indahnya Bukan Main

17 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Penyesalan Pindah Kerja dari Jakarta ke Jogja: Selain Gaji Kecil, Budaya Pekewuh Ternyata Memperlambat Kerjaan
  • Jadi Gembel di Perantauan tapi Berlagak Tajir saat Pulang, Bohongi Ortu biar Tak Kepikiran Anaknya Remuk-remukan
  • Rela Utang Bank buat Beli Mobil Ertiga demi Puaskan Ekspektasi Mertua, Malah Jadi Ribet dan Berujung Sia-sia
  • Ujian Pemudik Lajang: Jadi Sasaran Pinjam Uang karena Belum Nikah dan Dianggap Tak Ada Tanggungan, Giliran Nolak Dicap Pelit
  • Rasa Sanga (8): Lontong dan Kangkung dalam Khazanah Suluk Sunan Bonang, Jalan “Merasakan” Kehadiran Tuhan
  • Memelihara Kucing adalah Patah Hati yang Direncanakan, Tapi 1.000 Kali pun Diulang Saya Akan Tetap Melakukannya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.