Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Video Klarifikasi Gofar Hilman: Situ Mau Klarifikasi atau Membela Diri?

Bhaswara Parikesit oleh Bhaswara Parikesit
25 Juni 2021
A A
kalrifikasi gofar hilman rekomendasi podcast, bkr brothers podcast mojok.co

bkr brothers podcast mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Beberapa waktu yang lalu, Gofar bikin konten lagi. Video klarifikasi Gofar Hilman yang bermaksud “menjelaskan” perihal tuduhan pelecehan seksual yang dituduhkan kepadanya, namun justru nggak menjelaskan apa-apa perihal kasusnya. Video berdurasi tujuh menit itu, seakan kita disajikan seseorang yang bingung mau ngomong apa.

Gofar Hilman nggak sendiri, kok. Setidaknya, makna “klarifikasi” bagi para artis atau influencer di Indonesia, mengalami penyalahgunaan makna yang cukup ekstrem belakangan ini.

Beberapa poin perihal klarifikasi yang marak terjadi di Indonesia adalah bahwa bahwasanya klarifikasi itu tidak menjelaskan apa-apa. Para influencer yang kena blunder, seakan keblinger dengan klarifikasi yang muter-muter.

Kemuakan publik barangkali nggak cukup lha wong tiap bulan pasti ada yang melakukan tindakan klarifikasi model ini. Ada yang disajikan dalam bentuk podcast pasang AdSense, ada pula yang ngelantur nggak jelas titik persoalannya apa.

Misal kasus A, yang diklarifikasi bukannya perihal kasus A, malahan A’ (aksen). Atau malah membahas B, C, sampai Z. Bundet ra karuan. Bundet ndasmu menghadapi para influencer yang klarifikasi tapi nggak nggak clarify apa-apa.

Kembali ke Gofar Hilman, ya.

Mas Gofar Hilman mungkin menambah daftar panjang artis yang bingung ketika hendak klarifikasi. Dua minggu sudah blio berdiam diri (kata blio sih begitu), sekalinya muncul ke publik justru membahas kebebasan berekspresi.

Awal video saya sudah gembira, bahwa ia nggak melakukan seperti apa yang dituduhkan. Ia juga mempertanggungjawabkan. Seharusnya video tersebut cukup berakhir sampai di sana, berhenti dan disudahi. Beranjak dari menit ke menit, ha kok makin ngelantur dan seakan membela diri dengan premis demi premis yang keluar dari pokok pembicaraan.

Baca Juga:

Balada Perempuan Penghuni Jogja Selatan, Gerak Dikit Kena Catcalling Orang Aneh, Ketenangan Itu Hanya Hoaks!

Mahasiswa KKN Diusir Warga Itu Adalah Teguran Keras untuk Kampus yang Nggak Melek Digital

Contohnya, nih, ya;

“4:47 Gue menjunjung tinggi kebebasan berekspresi orang-orang… ”

Video ini justru akan jadi alat oleh para fansnya, bahwa membela Gofar Hilman adalah sebuah kebebasan dan mengesampingkan si penyintas. Seperti kasus-kasus sebelumnya, beginilah susahnya jadi penyintas pelecehan seksual.

“4:50 Termasuk kebebasan perempuan dalam berekspresi… “

Berbanding terbalik dengan cara ia merepresentasikan diri/branding diri sebagai sosok bad boy di konten-kontennya dalam memandang perempuan. Bahkan di menit 5:20 ia membicarakan stigma kepada perempuan, namun tidak terlihat dari cara ia menyampaikan kepada audiensi kanal YouTube-nya.

Sebelum dia bikin klarifikasi tuh, sebenarnya mikir nggak sih?

Sejatinya siapapun yang berani speak-up perihal pelecehan seksual, itu harus diberi dukungan moril bahwa ia berani muncul ke permukaan. Sebelum Gofar Hilman hilang, kita bisa tahu betapa buasnya jagat internet menghakimi person yang mencoba speak-up tersebut.

Jangankan yang speak-up, deh. Bahkan mereka yang mencoba membela, kena sasaran dari para fans Gofar Hilman yang sekut abieees itu.

Semisal klarifikasi Gofar hanya sampai “Saya tidak melakukan. Dan berani bertanggungjawab,” mungkin akan meredakan suasana. Namun beberapa menit setelahnya, ketika ia membela dirinya dan menambah runyam suasana, fans blio justru makin beringas menyerang siapapun yang meragukan idolanya tersebut.

Nggak percaya? Coba buka wahana geger gedhen bernama Twitter. Di sana riuh pro dan kontra, saling sikut berlindung di balik tameng sekuuut. Ironinya, di video tersebut Gofar membahas perihal “jujur dalam berekspresi”, tentunya dengan nada sedih dan membuat siapa pun menjadi iba.

Apalagi para kerabat dan kolega Gofar, memberikan kesan yang seakan menyalahkan korban dalam tajuk mendukung sahabatnya tersebut. Kultur seperti ini, tentu tidak baik untuk seseorang yang mencobanya speak-up. Sudah media sosial yang tidak suportif, pemerintah pun cenderung lawless. Duh, nelangsa.

Penyintas kekerasan seksual tidak lagi berhadapan dengan rape culture, namun juga kultur klarifikasi yang sebentar lagi akan membalikkan keadaan dan akan menghimpit si penyintas dan mereka yang membelanya. Ini kultur baru, seperti gelombang kejut dari gelombang pertama; ketakutan dalam speak-up.

Well, klarifikasi Gofar menunjukkan sikap nggak suportif perihal kasus yang sedang ia alami. Ia seperti memancing para pendukungnya untuk berkerumun dan semakin liar. Seperti biasanya, negara kita nggak ramah kepada penyintas kekerasan seksual. Semua terbukti dengan adanya sebuah klarifikasi tanpa makna dan justru membuat runyam masalah.

TL:DR. Yang disampaikan Gofar dalam video klarifikasi tersebut logikanya jelek saja belum. Kalau dipercaya mentah-mentah, gosong otakmu.

BACA JUGA Gofar Hilman dan Monyet di Kebun Binatang dan tulisan Bhaswara Parikesit lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 26 Oktober 2021 oleh

Tags: Gofar HilmanklarifikasiPelecehan SeksualPojok Tubir Terminal
Bhaswara Parikesit

Bhaswara Parikesit

Membawa awan badai.

ArtikelTerkait

Pentingnya Kerja Cerdas dan Work-Life Harmony agar Ngarso Dalem Nggak Kerja 24/7 terminal mojok.co

Pentingnya Kerja Cerdas dan Work-Life Harmony agar Ngarso Dalem Nggak Kerja 24/7

5 Juli 2021
Dosen Pelaku Pelecehan Seksual Disanksi Skorsing Sekaligus Izin Belajar Lanjut Doktoral, Ini Sanksi Apa Hadiah MOJOK.CO

Pelecehan Seksual Tak Pernah Bisa Dibenarkan, kecuali Kamu Idiot dan Bebal

11 Juni 2021
Foto Siluet Perempuan di IG Nicholas Saputra Adalah Beban Berat bagi Lelaki Indonesia terminal mojok.co

Foto Siluet Perempuan di IG Nicholas Saputra Adalah Beban Berat bagi Lelaki Indonesia

28 Juli 2021
jadi presiden selama sehari lambang negara jokowi nasionalisme karya anak bangsa jabatan presiden tiga periode sepak bola indonesia piala menpora 2021 iwan bule indonesia jokowi megawati ahok jadi presiden mojok

Pasal Penghinaan terhadap Martabat Presiden yang Justru Merugikan Presiden

8 Juni 2021
meme polisi kaesang pangarep power abuse polisi mojok

Meme Polisi Kaesang Pangarep dan Nuansa Abuse of Power ala Orde Baru

4 Juli 2021
Memahami Pendidikan Seks ala Yuni Shara: Nonton Film Bokep Bersama Anak terminal mojok.co

Memahami Pendidikan Seks ala Yuni Shara: Nonton Film Bokep Bersama Anak

2 Juli 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

9 Kasta Tertinggi Takjil yang Paling Sering Diperebutkan Pembeli Mojok.co

9 Kasta Tertinggi Takjil yang Paling Sering Diperebutkan Pembeli

22 Februari 2026
Bukit Menoreh, Tempat Wisata Kulon Progo yang Bikin Kapok untuk Kembali Lagi Mojok.co

Bukit Menoreh, Tempat Wisata Kulon Progo yang Bikin Kapok untuk Kembali Lagi

22 Februari 2026
3 Olahan Topak yang Jarang Dapat Sorotan padahal Asli Madura dan Sulit Ditemukan di Daerah Lain Mojok.co

3 Olahan Topak yang Jarang Dapat Sorotan padahal Asli Madura dan Sulit Ditemukan di Daerah Lain

21 Februari 2026
Bukan Buangan dari UNDIP: Kami Mahasiswa UNNES, Bukan Barang Retur! kampus di semarang

UNNES Semarang Rajin Menambah Mahasiswa, tapi Lupa Menyediakan Parkiran yang Cukup

24 Februari 2026
Gak Usah Banyak Alasan: Menabung Itu Penting!

Gak Usah Banyak Alasan: Menabung Itu Penting!

23 Februari 2026
Trio Senator AS Roma: Mancini, Pellegrini, Cristante

Trio Senator AS Roma

23 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Gen Z Jogja Rela Antre buat “Ibadah” Photobox di Tugu, Pilih Tahan Kantuk setelah Sahur karena FOMO
  • Ironi Penerima KIP Kuliah di Jogja: Uang Beasiswa Habis Buat Bayar Utang Keluarga, Rela Makan Rp20 Ribu per Hari Demi Tak Putus Kuliah
  • Hal Paling Berat dari Mudik Bukan Pertanyaan atau Dibandingkan di Reuni Keluarga, Tapi Ortu Makin Renta dan Situasi Setelahnya
  • Gamplong Studio Alam, Tempat Wisata Sleman yang Unik, tapi Nggak Perlu Diulang Dua Kali
  • Anak Muda Jadi Ketua RT: Antara Kerja Kuli, Keikhlasan, dan Dewasa Sebelum Waktunya
  • Derita Punya Rumah Dekat Tempat Nongkrong Kekinian di Jogja: Cuma Bikin Emosi dan Nggak Bisa Tidur

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.