Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Anime

Upin Ipin dan Sifatnya yang Saya Benci

Feliciano Lucky Pratama oleh Feliciano Lucky Pratama
13 Juni 2023
A A
Upin Ipin dan Sifatnya yang Saya Benci

Upin Ipin dan Sifatnya yang Saya Benci (SyabilArul2008 via Wikimedia Commons)

Share on FacebookShare on Twitter

Rakus

Masih di episode yang sama, sifat mereka yang plin-plan dibarengi dengan sifat mereka yang rakus. Saat Upin dan Ipin beserta Kak Ros dan Opah makan malam, mereka disuguhi kambing golek dan popcorn dari acara syukuran dan bioskop. Bak adik kakak pada umumnya, Upin dan Ipin berebut popcorn hingga berantakan ke mana-mana. Sekali lagi Kak Ros geram dengan perbuatan mereka, cuma kali ini sampai main tangan.

Kalian pasti ingat saat Upin dan Ipin overbuying berbagai ayam di pasar Ramadan. Entah apa yang merasuki mereka hingga memiliki ketertarikan untuk beli ayam sebanyak itu. Hasilnya, mereka nggak sanggup menghabiskan semuanya saat buka puasa. Masih untung mereka diberi keringanan untuk habisin ayamnya pas sahur besoknya. Nggak jadi nambah dosa, deh.

Manja

Kalau yang satu ini, rasanya lebih terasa saat episode Upin dan Ipin sudah glow up bak artis K-Pop. Puppy eyes menjadi salah satu jurus andalan mereka untuk meluluhkan hati lawan bicara mereka untuk memenuhi permintaan mereka.

Manjanya mereka sering kali dibarengi dengan sifat cengeng, diperlihatkan karena urusan kecil seperti saat mereka menangis karena tunas pisang mereka mati atau dicuri, nggak jadi pergi ke pekan raya, dibilang botak sama Fizi (walau ini memang benar), saat mereka panik karena hadiah ulang tahun Mei-mei rusak, dan masih banyak lagi. Yang jelas sih, beberapa adegan Upin Ipin zaman sekarang sering didramatisir, beda jauh dibanding musim-musim awal.

Meski bandelnya si kembar sekarang nggak natural kayak waktu masih pakai grafik Majapahit, bukan berarti keduanya luput dari kesalahan. Sebagai salah satu penonton Upin dan Ipin sejak musim awal, saya memahami bahwa para kreator terus berpikir keras untuk mengembangkan konflik dan karakter yang mereka miliki agar Upin dan Ipin tetap dapat dinikmati oleh seluruh kalangan.

Di balik beberapa sifatnya yang kadang saya benci, Upin dan Ipin tetap anak yang baik. Mereka menghormati orang tua, rajin mengaji+belajar+berwirausaha, puasa nggak pernah bolong, dan selalu belajar dari kesalahan mereka. Teman-teman mereka juga nggak pernah diperlihatkan bermusuhan dengan mereka. Akhir kata, semoga karakter Upin dan Ipin dapat terus berkembang lebih baik lagi kedepannya.

Penulis: Feliciano Lucky Pratama
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 4 Episode Paling Menegangkan dalam Serial Upin dan Ipin.

Baca Juga:

Nekat Kuliah S3 di Taiwan Berujung Syok, tapi Saya Merasa Makin Kaya sebagai Manusia

Goa Jatijajar, Objek Wisata di Kebumen yang Cukup Sekali Saja Dikunjungi

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 14 Juni 2023 oleh

Tags: pilihan redaksitokoh kartunUpin dan Ipin
Feliciano Lucky Pratama

Feliciano Lucky Pratama

Introvert. Kaum Justice Social Warrior yang sarkas tapi rendah hati.

ArtikelTerkait

Pasar Gedhe Klaten, Pasar Tradisional Pertama di Indonesia yang Ramah Lingkungan karena Menggunakan PLTS

Pasar Gedhe Klaten, Pasar Tradisional Pertama di Indonesia yang Ramah Lingkungan karena Menggunakan PLTS

30 Agustus 2024
10 Ciri Kucing Pembawa Rezeki

10 Ciri Kucing Pembawa Rezeki

21 Februari 2023
Jalan Tol Trans Sumatera Bakauheni-Palembang Ampas, Kalah Bagus sama Jalan Depan Rumah Saya

Jalan Tol Trans Sumatera Bakauheni-Palembang Ampas, Kalah Bagus sama Jalan Depan Rumah Saya

17 Juli 2024
sertifikat ispo sertifikasi perkebunan kelapa sawit trifos terminal mojok.co

Konsumen Produk Sawit Harus Pastikan Barang yang Dibelinya Dibuat Tanpa Merusak Alam

16 November 2021
4 Hal yang Patut Disyukuri Ketika Tinggal di Jakarta terminal mojok.co

4 Hal yang Patut Disyukuri Ketika Tinggal di Jakarta

14 Januari 2022
5 Hal yang Bikin Pendatang Melongo Saat di Solo

5 Hal yang Bikin Pendatang Melongo Saat di Solo

21 Februari 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tas ASUS Adalah Tas Terbaik dan Paling Awet yang Pernah Saya Pakai

Tas ASUS Adalah Tas Terbaik dan Paling Awet yang Pernah Saya Pakai

9 April 2026
Warga Pasar Minggu Jaksel Adabnya Nol Besar di Jalanan, Pantas Menyandang Gelar Paling Nggak Taat Aturan Lalu Lintas Mojok.co

Warga Pasar Minggu Jaksel Adabnya Nol Besar di Jalanan, Pantas Menyandang Gelar Paling Nggak Taat Aturan Lalu Lintas

6 April 2026
Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

8 April 2026
Gaji Jakarta 8 Juta Nggak Cukup Pola Pikir Pecundang (Unsplash)

Gaji Jakarta 8 Juta Nggak Cukup untuk Hidup dan Berpotensi Bikin Pekerja Tetap Miskin Adalah Pola Pikir Pecundang yang Nggak Tahu Cara Bertahan Hidup

6 April 2026
Toyota Hiace, Mobil Toyota yang Nyamannya kayak Bawa LCGC (Unsplash)

Derita Pemilik Hiace, Kerap Menghadapi “Seni” Menawar Harga yang Melampaui Batas Nalar

8 April 2026
Rindu Kota Batu Zaman Dahulu yang Jauh Lebih Nyaman dan Damai daripada Sekarang Mojok.co apel batu

Senjakala Apel Batu, Ikon Kota yang Perlahan Tersisihkan. Lalu Masih Pantaskah Apel Jadi Ikon Kota Batu?  

10 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia
  • #NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Bekali Media untuk Produksi Jurnalisme Berkualitas di Era AI
  • Bangun Rumah Istana di Grobogan Gara-gara Sinetron, Berujung Menyesal karena Keadaan Aneh dan Merepotkan
  • Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elite dan Realitas yang Sulit

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.