Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Tukin Dosen Hilang Itu Dampaknya Nggak Sepele, Pendidikan dan Politik Bisa Kacau!

Ahmad Zakir Haidar oleh Ahmad Zakir Haidar
14 Februari 2025
A A
Tukin Dosen Hilang Itu Dampaknya Nggak Sepele, Pendidikan dan Politik Bisa Kacau!

Tukin Dosen Hilang Itu Dampaknya Nggak Sepele, Pendidikan dan Politik Bisa Kacau!

Share on FacebookShare on Twitter

Sebagai mahasiswa magister ilmu politik, saya sering mendengar diskusi serius tentang kebijakan publik dan dampaknya. Tapi kali ini, isu penghapusan Tunjangan Kinerja (Tukin) bagi dosen bikin saya nggak bisa diam. Gimana nggak? Ini bukan cuma soal gaji dosen yang dipotong, tapi juga soal masa depan pendidikan kita dan implikasinya terhadap politik.

Tukin, atau Tunjangan Kinerja, adalah insentif yang diberikan kepada dosen sebagai bentuk apresiasi atas kinerja mereka. Ini bukan sekadar tambahan gaji, tapi juga motivasi buat dosen buat tetap berkarya, baik dalam mengajar, meneliti, atau mengabdi ke masyarakat. Nah, ketika tukin dihapus, yang terjadi adalah keresahan besar di kalangan dosen.

Bayangin aja, jika gaji pokok dosen itu nggak sebesar yang orang-orang kira. Tukin dosen selama ini jadi penyelamat buat mencukupi kebutuhan hidup para dosen, apalagi buat dosen-dosen muda yang masih berjuang naik pangkat. Tanpa Tukin, banyak dosen yang khawatir nggak bisa fokus ngajar atau meneliti karena sibuk cari tambahan penghasilan. Ini bikin suasana kampus jadi tegang dan nggak produktif.

Hilangnya tukin dosen bisa berdampak pada kualitas pendidikan

Pendidikan adalah fondasi utama buat kemajuan bangsa. Tapi gimana mau maju kalau dosen-dosennya stres karena masalah finansial? Penghapusan tukin dosen bisa bikin kualitas pendidikan kita turun drastis. Dosen yang seharusnya fokus ngajar dan meneliti malah sibuk mikirin cara cari uang tambahan.

Belum lagi, dosen-dosen muda yang punya potensi besar bisa jadi kehilangan semangat. Mereka mungkin memilih pindah ke sektor swasta atau bahkan ke luar negeri yang lebih menjanjikan secara finansial. Akibatnya, kita kehilangan generasi pendidik yang seharusnya bisa membawa perubahan besar bagi Indonesia.

Dampak bagi politik: gejolak sosial dan kepercayaan publik

Nah justru ini yang nggak boleh diabaikan. Penghapusan tukin dosen nggak cuma bikin dosen resah, tapi juga bisa memicu gejolak sosial. Dosen dan mahasiswa adalah kelompok yang punya pengaruh besar di masyarakat. Kalau mereka bersuara, pasti akan didengar.

Bayangin aja, kampus-kampus yang biasanya jadi tempat diskusi intelektual tiba-tiba berubah jadi pusat protes. Ini bisa jadi bumerang buat pemerintah, apalagi di tengah situasi politik yang lagi panas. Kepercayaan publik terhadap kebijakan pemerintah bisa menurun, terutama kalau isu ini nggak ditangani dengan baik.

Selain itu, penghapusan tukin dosen juga bisa jadi bahan kampanye politik. Partai-partai oposisi pasti akan memanfaatkan isu ini buat menyerang pemerintah. Ini bisa bikin situasi politik makin panas dan nggak kondusif.

Baca Juga:

Lebak dan Tangerang: Masih Satu Provinsi, tapi Perbedaan Kualitas Pendidikannya bagai Bumi dan Langit

Sekolah Swasta Gratis, Ide Gila yang Bisa Bikin Pendidikan Makin Miris

Apa yang harus dilakukan soal kebijakan pemerintah?

Sebagai mahasiswa yang peduli sama masa depan bangsa, saya rasa pemerintah harus mikir ulang soal kebijakan ini. Penghapusan tukin dosen mungkin terlihat seperti langkah penghematan, tapi dampaknya jauh lebih besar dari yang dibayangkan.

Pertama, pemerintah harus ngobrol sama para dosen dan stakeholder pendidikan buat cari solusi yang win-win solution. Kedua, perlu ada transparansi tentang alasan penghapusan tukin dan bagaimana pemerintah akan mengompensasi dampaknya jika tukin dihapus. Jangan sampai kebijakan ini bikin dosen-dosen kita kehilangan semangat buat mendidik generasi penerus bangsa.

Terakhir, dan paling penting, jangan sampai pendidikan jadi korban. Penghapusan tukin bagi dosen bukan cuma soal uang, tapi juga soal masa depan pendidikan dan stabilitas politik kita. Dosen adalah ujung tombak pendidikan, dan kalau mereka resah, kita semua yang akan merasakan dampaknya.

Sebagai mahasiswa, saya berharap pemerintah bisa lebih bijak dalam mengambil kebijakan. Jangan sampai pendidikan jadi korban karena keputusan yang nggak dipikir matang-matang. Kita butuh dosen-dosen yang bahagia dan sejahtera supaya bisa mencetak generasi muda yang berkualitas.

Penulis: Ahmad Zakir Haidar
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Siapa Bilang Gaji Dosen Itu Tinggi?

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 14 Februari 2025 oleh

Tags: gejolak politikkualitas pendidikantukin dosen
Ahmad Zakir Haidar

Ahmad Zakir Haidar

Pejuang guru honorer

ArtikelTerkait

Selama Gaji Guru Tidak Naik, Universitas Pendidikan macam UNY Hanya Akan Jadi Pencetak Orang Miskin Baru

Selama Gaji Guru Tidak Naik, Universitas Pendidikan macam UNY Hanya Akan Jadi Pencetak Orang Miskin Baru

1 Januari 2024
Saya Berani Bertaruh, kalau Tahun Depan Menteri Pendidikan Diganti, Kurikulumnya Bakal Ganti Lagi

Saya Berani Bertaruh, kalau Tahun Depan Menteri Pendidikan Diganti, Kurikulumnya Bakal Ganti Lagi

5 November 2023
Orang Tua Lebih Memilih Sekolah Swasta meskipun Biayanya Mahal karena Memang Sebagus Itu, Sekolah Negeri Perlu Ngaca sekolah swasta gratis

Sekolah Swasta Gratis, Ide Gila yang Bisa Bikin Pendidikan Makin Miris

19 Juni 2025
Selama Gaji Guru Tidak Naik, Universitas Pendidikan macam UNY Hanya Akan Jadi Pencetak Orang Miskin Baru

Kenapa (Bisa) Orang-orang Menolak Kenaikan Gaji Guru?

3 Oktober 2024
Lebak dan Tangerang: Masih Satu Provinsi, tapi Perbedaan Kualitas Pendidikannya bagai Bumi dan Langit

Lebak dan Tangerang: Masih Satu Provinsi, tapi Perbedaan Kualitas Pendidikannya bagai Bumi dan Langit

20 Juli 2025
Dosen Pembimbing yang Nggak Becus Tak Bisa Jadi Pembenaran Jasa Joki Skripsi. Mahasiswa kok Mentalnya Pengecut? Aneh! joki tugas

Joki Tugas: Penjokinya Tak Bermoral, yang Dijoki Sudah Bodoh, Tak Bermoral Pula

4 November 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Panduan Bertahan Hidup Warga Lokal Jogja agar Tetap Waras dari Invasi 7 Juta Wisatawan

Jogja Waktu Lebaran Tak Pernah Sepi, Ia Disesaki oleh Orang yang Pulang Kampung, Perantau yang Lari, dan Wisatawan Bermodal THR Tebal

13 Maret 2026
Toyota Etios Valco, Mobil Incaran Orang Paham Otomotif yang Nggak Gampang Termakan Isu Produk Gagal Mojok.co

Toyota Etios Valco, Mobil Incaran Orang Paham Otomotif yang Nggak Gampang Termakan Isu Produk Gagal

14 Maret 2026
Jalan Nasional Purworejo Kulon Progo Payah, Kondisi yang Normal Cuma Sekitar Bandara YIA Mojok.co

Jalan Nasional Purworejo-Kulon Progo Payah, Kondisi yang Normal Cuma Sekitar Bandara YIA

16 Maret 2026
Daihatsu Taruna, Mobil Sok Gagah yang Berakhir Gagal Total dan Bikin Penggunanya Bingung Setengah Mati

Daihatsu Taruna, Mobil Sok Gagah yang Berakhir Gagal Total dan Bikin Penggunanya Bingung Setengah Mati

17 Maret 2026
Stasiun Klaten Stasiun Legendaris yang Semakin Modern

Stasiun Klaten, Stasiun Berusia Satu Setengah Abad yang Terus Melangkah Menuju Modernisasi

16 Maret 2026
KlikBCA, Layanan Internet Banking Terbaik yang Perlu Dikritisi (Unsplash)

KlikBCA, Layanan Internet Banking Terbaik yang Perlu Dikritisi

17 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Mahasiswa UGM Rela Kejar Mudik di Hari Lebaran demi Kumpul Keluarga, Lewatkan “War” Tiket karena Jadwal Kuliah
  • Lebaran di Keluarga Ibu Lebih Seru Dibanding Keluarga Ayah yang Jaim dan Kaku
  • Pekerja Jakarta, Rumah di Bekasi: Dituntut Kerja dan Pulang ke Rumah sampai Nyaris “Mati” karena Tumbang Mental dan Fisik
  • Program Mudik Gratis Mengobati Rindu Para Perantau yang Merasa “Kalah” dengan Dompet, Kerja Bagai Kuda tapi Nggak Kaya-kaya
  • Anomali Wisata Jogja saat Diserbu 8,2 Juta Wisatawan: Daya Beli Tak Mesti Tinggi, Tapi Masalah Membayangi
  • Jadi Gembel di Perantauan tapi Berlagak Tajir saat Pulang, Bohongi Ortu biar Tak Kepikiran Anaknya Remuk-remukan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.