Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Toyota Kijang, Mobil Paling Dicintai di Indonesia

Bayu Kharisma Putra oleh Bayu Kharisma Putra
6 Agustus 2022
A A
toyota kijang super mesin praktik mojok sejarah toyota avanza di indonesia

toyota kijang super mesin praktik mojok

Share on FacebookShare on Twitter

Rasa bangga akan negara adalah sesuatu yang harus selalu dipupuk. Seperti yang terjadi di era Orde Baru, sebuah masa di mana kebanggaan diciptakan penuh dengan trik dan intrik. Jauh sebelum mobil Esemka menjadi bahasan nan panas, kita pernah punya masa kejayaan otomotif khas tanah air. Salah satunya adalah Toyota Kijang. Sebuah mobil yang kerap diartikan sebagai “kerjasama Indonesia-Jepang”.

Lebih daripada itu, mobil ini punya nama yang sangat Indonesia sejak awal kemunculannya. Kijang alias kidang, adalah hewan lincah yang memang ada di Indonesia. Ia tak seperti Panther maupun Zebra, para hewan luar negeri yang palingan hanya ada di kebun binatang dan buku paket IPA. Kalau kata anak sekarang, local pride. Hewan yang anggun dan menjadi indikasi terjaganya sebuah kawasan. Sebuah bukti dari kemampuan memilih nama yang teramat baik.

Toyota Kijang yang awalnya diniatkan sebagai mobil niaga, akhirnya bermetamorfosis menjadi mobil keluarga. Meski tetap saja, ia tak bisa kehilangan fungsi niaganya. Dan untuk negara ini, sebuah mobil memang perlu memiliki sifat yang banyak bisanya.

Mau buat kondangan tentu bisa. Di kampung saya, mobil tipe ini adalah mobil yang paling cocok untuk banyak acara. Pengajian, takziah, menengok orang sakit, hingga mengangkut suporter tim bola kampung. Buat jualan juga bukan hal baru. Ia akan dengan mudah membaur dengan sales mainan, kerupuk, sabun cuci, hingga penjual celana dan kaos di pasar malam. Jika Kijang ini bertubuh bak terbuka, ia hampir selalu menjadi tunggangan tukang aspal dan toko bangunan.

Semua kehebatan itu didukung pula dengan tubuh prima yang bisa disejajarkan dengan tumit Hulk yang kapalan. Material yang digunakan sangat gemah ripah loh jinawi. Kaki-kaki nan kokoh mencengkeram bumi dengan langsam dan mantap. Shockbreaker yang nyaman memberi kepuasan pada bokong di setiap tempat duduknya. Memantul dengan anggun bak engsel lutut balerina. Posisi mesin aman dari cipratan, sama tingginya dengan hati Firaun yang ditelan Laut Merah.

Dengan kata lain, ia adalah mobil yang memang sudah sepantasnya dicintai rakyat Indonesia. Ia diciptakan sesuai kebutuhan orang-orang negara berflower ini. Seolah penciptanya sudah mengerti jika jalanan di Indonesia tak akan kunjung beres. Bikin jalan tol baru memang kita jago, tapi soal perawatan dan pembangunan jalan umum masih belum mumpuni. Maka dari itu, Toyota Kijang hadir dengan tubuhnya yang “seterek” dan kokoh. Bentuknya yang ikonik layaknya kotak sumbang jumatan, membuatnya everlasting.

Dan yang paling penting adalah satu: awet. Apalagi melihat harganya yang boleh dibilang terjangkau di kelasnya. Ia seolah tahu kalau pendapatan kita mepet di semua lini. Yang bikin sepertinya paham, kalau suatu saat akan ada gelombang penanam modal yang ngawur dan munculnya Omnibus Law. Oleh karena itulah, mobil ini adalah sebuah bukti bahwa setidaknya ada banyak hal baik dari masa orde baru. Dan Toyota Kijang adalah bukti nyata yang kaffah dan tak bisa digempur apapun jua.

Namun, ada satu hal yang pasti dari si Kijang. Ia tak seperti mobil Esemka yang awalnya dikisahkan sebagai mobil asli produksi anak negeri, Toyota Kijang sudah punya peran yang tak diromantisasi berlebihan sejak awal. Ia adalah mobil “dalam negeri”, dan mengaku dengan sadar jika dirinya adalah hasil dari berkongsi dengan perusahaan Toyota. Jika mau diperhatikan lebih dalam lagi, Toyota Kijang memang wujud dan nyata.

Baca Juga:

Esemka Lebih Cocok Disebut sebagai Urban Legend daripada Perusahaan Otomotif 

Laptop Merah Putih dan Hasrat Berdikari yang Amat Besar dari Pejabat Negara Kita

Sedang Esemka, kita tahu sendiri keberadaannya seperti apa.

Penulis: Bayu Kharisma Putra
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Saya Curiga, Jangan-jangan Toyota Kijang Itu Ditanami Susuk

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 5 Agustus 2022 oleh

Tags: esemkamobil idamantoyota kijang
Bayu Kharisma Putra

Bayu Kharisma Putra

Hanya salah satu dari jutaan manusia yang kebetulan ditakdirkan lahir dan tumbuh di bentangan khatulistiwa ini. Masih setia memegang identitas sebagai Warga Negara Indonesia, menjalani hari-hari dengan segala dinamika.

ArtikelTerkait

laptop merah putih proyek ambisius mojok

Laptop Merah Putih dan Hasrat Berdikari yang Amat Besar dari Pejabat Negara Kita

27 Juli 2021
toyota kijang super mesin praktik mojok sejarah toyota avanza di indonesia

Saya Curiga, Jangan-jangan Toyota Kijang Itu Ditanami Susuk

21 Mei 2021
Esemka Lebih Cocok Disebut sebagai Urban Legend daripada Perusahaan Otomotif  Mojok.co

Esemka Lebih Cocok Disebut sebagai Urban Legend daripada Perusahaan Otomotif 

10 April 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Menu Seasonal Indomaret Point Coffee yang Harusnya Jadi Menu Tetap, Bukan Cuma Datang dan Hilang seperti Mantan

Tips Hemat Ngopi di Point Coffee, biar Bisa Beli Rumah kayak Kata Netijen

3 Februari 2026
Duka Menikah di KUA, Dikira Hamil Duluan padahal Cuma Pengin Hemat Mojok.co

Duka Menikah di KUA, Dikira Hamil Duluan padahal Cuma Pengin Hemat

5 Februari 2026
Piyungan Isinya CEO Pakai Sandal Jepit Bawa Karung Rongsokan (Unsplash)

Saya Belajar Tentang Kebahagiaan di Piyungan, Tempat Para CEO Pakai Sandal Jepit dan Pegang Karung Rongsokan

7 Februari 2026
7 Kebiasaan Orang Kebumen yang Terlihat Aneh bagi Pendatang, tapi Normal bagi Warga Lokal Mojok.co

6 Mitos di Kebumen yang Nggak Bisa Dibilang Hoaks Begitu Saja

3 Februari 2026
Harga Nuthuk di Jogja Saat Liburan Bukan Hanya Milik Wisatawan, Warga Lokal pun Kena Getahnya

Saya Memutuskan Pindah dari Jogja Setelah Belasan Tahun Tinggal, karena Kota Ini Mahalnya Makin Nggak Ngotak

3 Februari 2026
Julukan “Blok M-nya Purwokerto” bagi Kebondalem Cuma Bikin Purwokerto Terlihat Minder dan Tunduk pada Jakarta

Purwokerto Memang Kota Wisata, tapi Wisatawan Tak Diberi Petunjuk dan Dibiarkan Bingung Mau ke Mana

5 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Lawson Slamet Riyadi Solo dan Sekutu Kopi: Jadi Tempat Ngopi, Jeda selepas Lari, dan Ruang Berbincang Hangat
  • Rayakan 20 Tahun Asmara, Ruzan & Vita Rilis Video Klip “Rayuanmu” yang Bernuansa Romansa SMA. Tayang di Hari Valentine!
  • Nasi Bekal Ibu untuk Saya yang Balik ke Perantauan adalah Makanan Paling Nikmat sekaligus Menguras Air Mata
  • Media Online Tak Seharusnya Anxiety pada AI dan Algoritma 
  • Pengangguran Mati-matian Cari Kerja, Selebritas Jadikan #OpenToWork Ajang Coba-coba
  • Orang Nggak Mau Dijuluki “Sinefil” karena Tahu Itu Ejekan, tapi Tetap Banyak yang Mengaku “Si Paling Film”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.