Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Profesi

Tipu Daya Penjahit Pakaian yang Jarang Disadari Pelanggan

Handri Setiadi oleh Handri Setiadi
30 Juli 2024
A A
Tipu Daya Penjahit yang Jarang Disadari dan Bikin Kapok Pelanggan 

Tipu Daya Penjahit yang Jarang Disadari dan Bikin Kapok Pelanggan (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Selama manusia masih menggunakan pakaian dari kain, maka profesi penjahit pakaian akan terus eksis. Profesi ini jadi sangat dibutuhkan pada momen-momen tertentu. Misalnya saja ketika pakaian yang baru dibeli di online shop ukurannya terlalu besar, atau bagi siswa yang ingin mengecilkan celananya supaya tampak keren. Mau tidak mau, atau bahkan sekali seumur hidup, kita pasti membutuhkan jasa penjahit pakaian ini. Tidak heran jika sampai sekarang profesi ini tak tergantikan.

Akan tetapi berdasarkan pengalaman saya menggunakan jasa penjahit, ada saja oknum yang menodai profesi ini. Mereka sering kali membuat tipu daya yang jarang disadari pelanggan. Hal ini tentu saja merugikan pelanggan dan membuat mereka kapok menjahit pakaian lagi.

Sudah diukur tapi malah tidak sesuai ekspektasi

Tahap awal ketika datang ke penjahit adalah pelanggan memberi tahu dulu masalahnya dan ingin diapakan pakaian tersebut. Kemudian langkah selanjutnya pakaian pasti akan diukur terlebih dulu. Pengukuran ini dilakukan agar pakaian yang akan dijahit nantinya sesuai dengan yang diharapkan pelanggan.

Setelah pekerjaannya selesai, penjahit biasanya langsung memberikan pakaian dan seolah-olah menyuruh untuk dicoba saja di rumah. Pelanggan yang merasa tidak enakan seperti saya pasti akan menurut saja. Nyatanya ketika dicoba di rumah, pakaian yang telah dijahit malah tidak sesuai ekspektasi. Terlalu kekecilan, misalnya, sehingga lebih tidak nyaman dipakai dari sebelumnya.

Ketika protes karena jahitan tidak sesuai, malah minta biaya lagi

Lanjutan dari poin sebelumnya, ketika pelanggan protes karena jahitan tidak sesuai, penjahit yang licik akan berusaha membuat tipu daya bahwasanya apa yang dia lakukan sudah benar dan instruksi pelanggan lah yang kurang jelas. Ketika pelanggan protes ingin memperbaiki jahitan, biasanya penjahit malah minta biaya lagi dengan alasan harus merombak pakaian dan butuh biaya lumayan. Memang menyebalkan kalau bertemu dengan oknum yang seperti ini.

Penjahit mematok biaya tambahan untuk jahitan yang sebetulnya tidak diperlukan

Tipu daya lainnya yang dibuat oleh oknum penjahit adalah menambah jahitan tambahan yang sebetulnya tidak perlu-perlu amat. Cara ini sebetulnya sangat jarang disadari pelanggan, apalagi yang masih polos dan baru pertama kali menggunakan jasa mereka. Memang sekilas, penjahit seperti berjasa lebih terhadap pakaian yang dijahit sehingga dia meminta biaya tambahan.

Akan tetapi kenyataannya, jahitan tambahan yang dilakukan oknum nakal ini tidak terlalu berpengaruh apa-apa. Ya karena memang tujuannya adalah untuk meraup cuan tambahan dari hasil mengelabui kepolosan pelanggan.

Penjahit menjahit seenak jidat hanya karena sudah langganan

Pada kasus lain, ada juga oknum penjahit yang malah sudah dianggap sebagai langganan. Namun, kenyamanan saya berlangganan menggunakan jasa jahitnya malah dimanfaatkannya secara licik dan penuh tipu daya.

Baca Juga:

Derita Penjahit Kebanjiran Pesanan Menjelang Lebaran hingga Nggak Punya Waktu Libur

Derita Jadi Penjahit, Sepi Pesanan hingga Bau Pakaian yang Menyengat

Saya pernah mengecilkan pakaian ke penjahit yang sudah saya anggap langganan, eh, tapi pakaian saya malah dijahit asal-asalan. Alasannya karena dia masih dikejar deadline pesanan lain. Pernah di waktu lain, celana yang ingin saya kecilkan ukurannya malah dibuat beda sebelah. Masalahnya di daerah saya kalau sudah berlangganan dengan satu penjahit, orang tidak boleh pindah ke penjahit lainnya. Agak menyebalkan, tapi gimana lagi, akhirnya saya balik lagi untuk permak celana.

Jadi buat siapa pun yang ingin menjahit pakaian, sebaiknya hati-hati dan selektif memilih jasa penjahit. Tipu daya yang mereka lancarkan sekilas memang tak kelihatan dan jarang disadari pelanggan. Meski begitu percayalah masih ada kok penjahit yang memang amanah dan profesional terhadap pekerjaannya.

Penulis: Handri Setiadi
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Derita Penjahit Kebanjiran Pesanan Menjelang Lebaran hingga Nggak Punya Waktu Libur.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 30 Juli 2024 oleh

Tags: penjahitpenjahit pakaian
Handri Setiadi

Handri Setiadi

Kadang guru, kadang suka baca buku, anggap saja teman baikmu.

ArtikelTerkait

penjahit tukang jahit menjahit php pelanggan konsumen pemesan bahan kain php mojok

Penjahit yang Sering PHP Lahir dari Pelanggan yang Juga Suka PHP

5 Mei 2020
3 Kesalahan yang Sering Dilakukan Penjahit Baju Pemula Terminal Mojok

3 Kesalahan yang Sering Dilakukan Penjahit Baju Pemula

3 Desember 2022
Derita Penjahit Kebanjiran Order Menjelang Lebaran hingga Nggak Punya Waktu Libur Mojok.co

Derita Penjahit Kebanjiran Pesanan Menjelang Lebaran hingga Nggak Punya Waktu Libur

31 Maret 2024
elsa penjahit sifat karakter menyebalkan cara menagih rekomendasi penjahit bagus kebiasaan anak penjahit harga mojok

Penjahit Adalah Tukang PHP Nomor Wahid di Dunia

1 Mei 2020
Menjahitkan Pakaian ke Penjahit Itu Merepotkan, Mending Beli Pakaian Jadi

Menjahitkan Pakaian ke Penjahit Itu Merepotkan, Mending Beli Pakaian Jadi

20 Desember 2023
Derita Jadi Penjahit, Sepi Pesanan hingga Bau Pakaian yang Menyengat Mojok.co

Derita Jadi Penjahit, Sepi Pesanan hingga Bau Pakaian yang Menyengat

24 Desember 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mohon Maaf, Didikan VOC di Rumah Bukan Membentuk Mental Baja, tapi Mempercepat Antrean di Psikiater

Mohon Maaf, Didikan VOC di Rumah Bukan Membentuk Mental Baja, tapi Menambah Antrean di Psikiater

14 Maret 2026
Inspektor Mobil Bekas, Orang yang Menentukan Nasib Mobilmu, Berakhir Masuk Neraka Bernama Bengkel, atau Hidup Bahagia Tanpa Onderdil Rusak

Inspektor Mobil Bekas, Orang yang Menentukan Nasib Mobilmu, Berakhir Masuk Neraka Bernama Bengkel, atau Hidup Bahagia Tanpa Onderdil Rusak

12 Maret 2026
Dosen Muda Memang Asyik, tapi (Maaf) Saya Lebih Percaya Diajar Dosen Tua Mojok.co

Dosen Muda Memang Asyik, tapi (Maaf) Saya Lebih Percaya Diajar Dosen Tua

8 Maret 2026
KA Sri Tanjung, Kereta Ekonomi Tempatnya Penumpang-penumpang “Aneh” Mojok.co ka kahuripan

KA Sri Tanjung dan KA Kahuripan, Kereta Api Paling Nanggung dan Melelahkan bagi Penumpang

10 Maret 2026
Embek-Embek Makanan Khas Tegal Paling Mencurigakan, Pendatang Sebaiknya Jangan Coba-coba Mojok.co

Embek-Embek Makanan Khas Tegal yang Nama dan Rasanya Sama-sama Aneh, Pendatang Sebaiknya Jangan Coba-coba

12 Maret 2026
Perang Iran vs Amerika Buat Kelas Menengah Indonesia Makin Tertekan

Perang Iran vs Amerika Buat Kelas Menengah Indonesia Makin Tertekan

8 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Nasib Selalu Kalah kalau Adu Pencapaian: Malu Gini-gini Aja, Sialnya Punya Keluarga Bajingan yang Tak Bakal Apresiasi Usaha
  • Gara-gara Tuntutan, Nekat Jadi Orang Kaya Palsu: “Hambur-hamburkan” Uang demi Cap Sukses padahal Dompet Menjerit
  • Makanan Khas Jawa Timur yang Paling Tidak Bisa Dihindari, Jadi Pelepas Rindu ketika Mudik Setelah “Disiksa” Makanan Jogja
  • Blok M dan Jakarta Selatan Aslinya Banyak Jamet tapi Dianggap Keren, Kalau Orang Kabupaten dan Jawa Eh Dihina-hina
  • Ujian Terberat Laki-laki yang Lebih Kejam dari Menahan Rindu: Dihajar Rute Bus Ekonomi Jogja Jambi hingga Terserang “Man Flu”
  • Kerja Mentereng di SCBD Jakarta tapi Tiap Hari Menangis di KRL, Kini Temukan Kedamaian Usai Resign dan Kerja Remote di Purwokerto

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.