Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Nabati

Tips Membuat Aquascape bagi Pemula dengan Bujet Minim

Reni Soengkunie oleh Reni Soengkunie
2 Juni 2022
A A
Tips Membuat Aquascape bagi Pemula dengan Bujet Minim Terminal Mojok

Tips Membuat Aquascape bagi Pemula dengan Bujet Minim (Shutterstock.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Pengin bercocok tanam tapi nggak punya lahan? Atau pengin menikmati keindahan bawah laut tapi nggak punya waktu buat liburan? Nah, sepertinya dua permasalahan tersebut bisa diselesaikan dengan membuat aquascape sendiri rumah. Buat yang belum tahu, aquascape merupakan seni perpaduan antara bercocok tanam dan keindahan bawah air.

Jika memesan aquascape langsung jadi, harga satu setnya lumayan mahal. Tapi, kalau membuat sendiri di rumah, harga pembuatannya bisa ditekan dan disesuaikan dengan bujet. Selain harganya jauh lebih murah, membuat aquascape sendiri juga membuat kita puas lantaran bisa menciptakan konsep aquascape seperti yang kita inginkan dengan bujet seminimal mungkin.

Berdasarkan pengalaman membuat aquascape sendiri sekaligus berkecimpung dalam komunitas aquascape, saya akan bagikan beberapa tips dan trik bagi pemula yang ingin membuat aquascape sendiri di rumah dengan bujet yang minim.

#1 Tank akuarium

Tank akuarium sangat mudah didapatkan di toko-toko ikan hias, namun jika ingin tank murah dengan kualitas yang bagus, lebih baik membuatnya sendiri. Tenang, bikinnya nggak susah, kok. Kita tinggal datang ke toko kaca, kemudian pesan kaca sesuai ukuran yang kita inginkan. Sebelumnya, pastikan dulu ukuran akuarium yang akan kita buat karena ini akan berpengaruh pada ketebalan kaca yang akan dibeli serta harganya.

Untuk ukuran tank kecil, kita bisa menggunakan kaca dengan ketebalan 3 mm, sedangkan untuk ukuran tank 50-60 cm, kita bisa menggunakan kaca dengan ketebalan 5 mm. Kalau mau bikin tank lebih besar lagi kira-kira 1 m, sebaiknya gunakan kaca dengan ketebalan minimal 1 cm.

Selanjutnya tugas kita hanya merangkai tank dengan lem kaca. Merangkainya boleh dibilang cukup mudah, namun butuh kesabaran ekstra lantaran proses menempelkan kaca ini nggak bisa langsung sekali jadi. Per satu sisi harus gantian dan diberi plester untuk penahannya. Setelah semua dilem, diamkan sejenak hingga akuarium benar-benar kuat. Setelah itu, isi akuarium dengan air dan biarkan air berada di sana hingga sekitar satu minggu untuk menetralisir agar aroma dari lem hilang dengan sempurna.

#2 Dasar/alas aquascape

Setelah tank siap pakai, kita bisa memasukkan pasir silika. Harga pasir silika cukup murah, satu plastik berukuran 1 kg harganya hanya 5 ribu rupiah. Setelah itu, taburi dengan pupuk. Harga pupuk biasanya berkisar 10 ribu hingga 20 ribu rupiah untuk satu bungkusnya. Penggunaan pupuk dasar ini dilakukan jika tanaman yang kita pilih berakar. Namun, jika tanaman yang kita pilih adalah tanaman tanpa akar, misalnya jenis lumut, step pemberian pupuk bisa dihilangkan.

#3 Hiasan

Untuk hiasan aquascape kita bisa menggunakan batu, kayu, atau keduanya. Batu yang digunakan bisa beraneka ragam tergantung selera. Harga batu biasanya dimulai dari 3 ribu rupiah. Kalau pengin mencari batu gratisan, kita bisa menggunakan batu kali jika rumah kita dekat sungai. Sementara itu untuk kayu biasanya juga beraneka ragam tergantung selera. Namun, pastikan kayu yang kita pilih merupakan kayu yang bisa tenggelam. Biasanya kayu untuk hiasan ini dijual mulai 5 ribu rupiah saja.

Baca Juga:

Aquarium Indonesia Pangandaran, Wisata Akuarium Raksasa yang Overrated

Inilah 5 Jenis Udang yang Sering Kalian Temukan di Pasar

#4 Peralatan

Peralatan yang digunakan untuk aquascape boleh dibilang sederhana, yakni lampu dan CO2. Keduanya dibutuhkan untuk membantu tanaman melakukan proses fotosintesis. Untuk harga lampu biasanya berada di kisaran 30 ribu rupiah, tapi kalau mau merangkai sendiri lampu LED yang untaian itu tentu bujet yang kita keluarkan bisa lebih murah lagi.

Sementara untuk CO2, kalau kita menggunakan tabung CO2 isi ulang harganya lumayan mahal. Lantaran untuk tabungnya saja biasanya berada di harga 800 ribuan. Tapi nggak usah khawatir, kita bisa menggunakan tabung CO2 dengan metode ragul atau cisod. Buat yang belum tahu, ini adalah metode meracik sendiri bahan-bahan untuk membuat CO2. Biasanya bahan yang diperlukan antara lain citric acid atau sitrun, baking soda, dan air. Untuk harga tabung beserta diffuser-nya biasanya berkisar 80 ribu hingga 200 ribu rupiah.

Kita juga bisa menggunakan CO2 tablet yang harganya jauh lebih murah, kok. Tapi untuk jenis tanaman yang butuh banyak CO2, CO2 tablet ini nggak direkomendasikan, ya. Sebab, kita bakal kesulitan menakar kandungan CO2 di air, selain itu sisa CO2 yang nggak terpakai saat proses fotosintesis akan berdampak buruk pada ikan. Sementara kalau menggunakan tanaman low CO2, kita bisa membuat aquascape dengan CO2 alami yang didapat dari ikan yang bernapas mengeluarkan CO2.

Penggunaan CO2 sendiri sebaiknya digunakan satu jam sebelum lampu dinyalakan. Hal ini bertujuan ketika cahaya lampu menyala, maka air sudah terisi CO2 secara merata dan proses fotosintesis bisa langsung terjadi. Sedangkan CO2 ini harus dimatikan satu jam sebelum lampu mati agar nggak ada CO2 yang tersisa.

#5 Tanaman dan ikan

Pemilihan tanaman bisa dilakukan sesuai selera dan konsep aquascape yang kita inginkan. Harga tanaman biasanya dijual mulai 5 ribu rupiah per ikat. Namun, kita harus memperhatikan jenis tanaman yang dipilih.

Jika ingin aquascape yang sederhana, kita bisa memilih tanaman tanpa akar dan low CO2, sebab jatuhnya akan lebih murah. Tapi, kalau menginginkan jenis tanaman berakar, kita harus memperhatikan pupuk serta proses fotosintesisnya agar tanaman bisa tumbuh subur dan sehat.

Jenis ikan yang bisa digunakan juga beraneka ragam. Kita bisa memilih jenisnya di toko ikan hias. Harga ikan aquascape sendiri dibanderol mulai seribu rupiah saja. Namun perlu diingat, banyaknya ikan juga harus disesuaikan dengan ukuran tank akuarium. Jangan sampai overpopulasi.

#6 Perawatan

Perawatan aquascape terbilang cukup mudah. Kita hanya perlu menguras akuarium sekitar 3 hingga 4 hari sekali. Airnya nggak perlu dikuras semua, cukup setengahnya. Selain itu, ketika akan memasukkan air, masukkan dengan perlahan agar nggak merusak susunan dekorasi yang sudah kita buat. Terakhir, kita bisa menggunakan pupuk cair secara berkala agar tanaman di dalam akuarium tetap sehat.

Itulah beberapa tips dan trik membuat aquascape bagi pemula dengan bujet minim. Gimana? Tertarik untuk membuat aquascape sendiri di rumah?

Penulis: Reni Soengkunie
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Tutorial Memelihara Ikan Louhan untuk Pemula.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 1 Juni 2022 oleh

Tags: akuariumaquascape
Reni Soengkunie

Reni Soengkunie

Bakul sembako yang hobi mendengar keluh kesah emak-emak di warung tentang tumbuh kembang dan pendidikan anak, kehidupan lansia setelah pensiun, serta kebijakan pemerintah yang mempengaruhi kenaikan harga sembako.

ArtikelTerkait

Aquarium Indonesia Pangandaran, Wisata Akuarium Raksasa yang Overrated

Aquarium Indonesia Pangandaran, Wisata Akuarium Raksasa yang Overrated

26 Desember 2022
jenis udang mojok

Inilah 5 Jenis Udang yang Sering Kalian Temukan di Pasar

3 Agustus 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Alasan Orang Lebih Memilih Menu Kopi Susu Gula Aren daripada Menu Kopi Lain di Kafe Mojok.co

4 Alasan Orang Lebih Memilih Kopi Susu Gula Aren daripada Menu Kopi Lain di Kafe

12 Januari 2026
Made, Desa Hidden Gem di Wilayah Paling Barat Surabaya. Masih Asri dan Hijau!

Made, Desa Hidden Gem di Wilayah Paling Barat Surabaya. Masih Asri dan Hijau!

10 Januari 2026
Omong Kosong Rumah di Desa dengan Halaman Luas Pasti Enak (Unsplash)

Punya Rumah di Desa dengan Halaman Luas Itu Malah Menjadi Sumber Keresahan, Hidup Jadi Nggak Tenang

8 Januari 2026
Tidak Ada Nasi Padang di Kota Padang, dan Ini Serius. Adanya Nasi Ramas! angkringan

4 Alasan Makan Nasi Padang Lebih Masuk Akal daripada Makan di Angkringan  

11 Januari 2026
Pengalaman Tertipu Beli Durian di Wonosalam, Pusatnya “Raja Buah” di Jombang Mojok.co

Pengalaman Tertipu Beli Durian di Wonosalam, Pusatnya “Raja Buah” di Jombang

7 Januari 2026
5 Mitos Kebumen yang Bikin Orang Luar Mikir Dua Kali sebelum Berkunjung

5 Mitos Kebumen yang Bikin Orang Luar Mikir Dua Kali sebelum Berkunjung

5 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Kisah Wisudawan Terbaik ITB, Berhasil Selesaikan Kuliah S2 dari Ketertarikan Menyusuri Kampung Tua di Pulau Jawa
  • Mens Rea, Pandji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme
  • Jombang Kota Serba Nanggung yang Bikin Perantau Bingung: Menggoda karena Tenteram, Tapi Terlalu Seret buat Hidup
  • “Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah”: KDRT Tidak Selalu Datang dari Kekerasan, tapi Juga Lewat Ketidakpedulian 
  • Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan
  • Lalu-lalang Bus Pariwisata Jadi “Beban” bagi Sumbu Filosofi Jogja, Harus Benar-benar Ditata

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.