Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Tips Melewati Jalan Tol yang Tidak Diajarkan Petugas Jalan Tol

Muhammad Iksan oleh Muhammad Iksan
4 Desember 2021
A A
Tips Melewati Jalan Tol yang Tidak Diajarkan Petugas Jalan Tol terminal mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Seiring dengan program pemerintah yang gencar membangun infrastruktur, salah satunya jalan tol, sebagai warga negara yang baik tentu kita wajib memanfaatkannya. Jalan tol digadang-gadang dapat menjadi solusi kemacetan lalu lintas dan juga mempercepat perputaran ekonomi negara.

Namun, sepertinya petugas jalan tol (sebagai pengelola, pembimbing, dan pengawas di jalan tol) lupa memberi tips sepele kepada masyarakat yang hendak melewati jalan yang katanya bebas hambatan tersebut. Padahal tips ini sangat penting diberitahukan kepada khalayak ramai demi keselamatan bersama. Saya mencatat ada 3 tips melewati jalan tol yang tidak diajarkan petugas pada pengemudi.

#1 Buang air kecil sebelum masuk tol

Awal bulan Oktober lalu, saya pergi ke Pati karena ada keperluan. Sampai di Bawen, saya putuskan untuk masuk jalan tol. Selain mempersingkat waktu, juga untuk mempermudah rute perjalanan. Sebenarnya sampai di sekitaran Terminal Bawen (sekitar 1 km sebelum pintu Tol Bawen) saya sudah terasa mau buang air kecil. Tapi, karena seingat saya jalan tol dari Bawen yang arah Semarang ada rest area-nya, saya putuskan untuk gas terus lantaran nanti bisa mampir rest area sebentar untuk pipis.

Ternyata, oh ternyata, sampai di tempat yang saya harapkan, rest area-nya tutup. Entah karena sudah nggak difungsikan atau sedang dalam tahap perbaikan, yang jelas pada waktu itu rest area ditutup. Bisa bayangkan betapa tersiksanya saya waktu itu. Nahan pipis saja nggak enak, lha ini kok nahan pipis sambil nyetir mobil, Luuur.

Berhenti di pinggir jalan tentu bukan solus, pipis di botol juga nggak mungkin karena nyetir mobil di jalan tol butuh fokus yang ekstra. Alhasil saya menahan pipis sampai exit tol Semarang walau dengan kecepatan yang melebihi batas. Daripada pingsan di jalan gara-gara nahan pipis?

Berkaca pada pengalaman pedih itu, saya sarankan mending buang air dulu sebelum masuk tol, deh. Mampir saja sebentar ke toilet masjid atau toilet Indomaret atau Alfamart sambil isi e-toll dan beli air mineral.

#2 Jika salah arah, terusin saja

Saya pernah sore-sore menjelang magrib masuk pintu tol Ungaran. Rencananya mau pulang ke Ambarawa. Karena faktor lelah, saya kurang fokus, ditambah lagi suasana surup menjelang magrib yang sedikit gelap, saya salah ambil jalur. Saya malah ambil jalur yang menuju Semarang. Saat itu jelas saya kecewa pada diri sendiri, kok bisa-bisanya salah arah.

Jika suatu hari nanti kalian mengalami hal serupa dengan saya, satu-satunya solusi adalah meneruskan perjalanan sampai bertemu dengan pintu exit tol terdekat. Setelah keluar dari tol, kalian bisa masuk tol lagi mengambil arah sebaliknya. Jangan sekali-kali berpikiran untuk berhenti lalu mundur meski baru beberapa meter salah ambil jalur. Bisa fatal, lho! Bisa-bisa kalian ditabrak dari belakang!

Baca Juga:

Warga Tangerang Orang Paling Sabar Se-Jabodetabek, Sehari-hari Terjebak Tol Jakarta-Tangerang yang Absurd

Gerbang Tol Kota Pekalongan, Tempat Nongkrong Favorit Anak Muda Pekalongan

#3 Sadar diri

Sadar diri di sini bukan bermaksud menghina, ya. Maksud saya, yang pertama jika kalian merasa lelah sehingga kurang fokus, maka sadar dirilah untuk istirahat sejenak sebelum masuk jalan tol. Yang kedua, sadar diri dengan jangan sekali-kali mencoba lewat jalan tol jika mobil kalian mobil tua. Misalnya mobil produksi tahun 1980-an yang rata-rata masih menggunakan rem tromol. Karena sistem pengereman mobil tersebut masih menggunakan rem tromol, sehingga nggak bisa untuk ngerem mendadak.

Menyetir mobil di jalan tol perlu menstabilkan kecepatan terus-menerus karena ada batas minimal kecepatan dan batas maksimal kecepatan, makanya sistem pengereman yang pakem sangat dibutuhkan. Berbeda dengan nyetir mobil di jalan biasa yang tidak ada batasan-batasan kecepatan, sehingga nyetir pelan-pelan pun nggak ada yang melarang.

Melewati jalan tol, selain mengharuskan pengemudinya sehat bagas waras, juga memerlukan mobil yang sehat bagas waras. Menurut saya 3 tips di atas wajib disosialisasikan terus oleh pengelola jalan tol. Saran saya, LED display yang biasanya terpasang sebelum memasuki arah pintu tol sebaiknya diisi dengan tips-tips di atas selain bertuliskan “Pastikan Saldo E-Toll Anda Mencukupi”.

Sumber Gambar: Unsplash

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 4 Desember 2021 oleh

Tags: berkendarajalan tolTips
Muhammad Iksan

Muhammad Iksan

Sayang anak-anak.

ArtikelTerkait

Rahasia dari Penikmat Rokok Surya agar Kalian Tak Salah Pilih Rasa

Rahasia dari Penikmat Rokok Surya agar Kalian Tak Salah Pilih Rasa

3 Februari 2023
Pertolongan Pertama pada Sakit Gigi yang Dapat Kamu Coba di Rumah terminal mojok

Pertolongan Pertama pada Sakit Gigi yang Dapat Kamu Coba di Rumah

25 September 2021
Jakarta

Things I Learned From Living in Jakarta For the Last 5 Years

9 September 2019
Pelase, Stop Menggunakan Bahu Jalan Tol sebagai Jalur Menyalip!

Please, Stop Menggunakan Bahu Jalan Tol sebagai Jalur Menyalip!

1 November 2024
5 Alasan Bisnis Warmindo Nggak Bakalan Laku di Madura, Salah Satunya karena Bebek Bumbu Hitam! warmindo jogja warteg

Hal-hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Menjalankan Bisnis Warmindo, Bisnis Paling Seksi dan Aman!

7 September 2024
Sudah Saatnya Membangun Jalan Tol Hutan dari Situbondo Sampai Jember (Unsplash)

Sudah Saatnya Membangun Jalan Tol Hutan dari Situbondo Sampai Jember

17 April 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Toyota Hiace, Mobil Toyota yang Nyamannya kayak Bawa LCGC (Unsplash)

Derita Pemilik Hiace, Kerap Menghadapi “Seni” Menawar Harga yang Melampaui Batas Nalar

8 April 2026
Membuka Kebohongan Purwokerto Lewat Kacamata Warlok (Unsplash)

Membuka Kebohongan Tentang Purwokerto dari Kacamata Orang Lokal yang Jarang Dibahas dalam Konten para Influencer

4 April 2026
4 Alasan yang Bikin User Kereta Api Berpaling ke Bus AKAP, Gratis Makan dan Lebih Aman Mojok.co

4 Alasan yang Bikin User Kereta Api Berpaling ke Bus AKAP, Gratis Makan dan Lebih Aman

7 April 2026
Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

8 April 2026
Becak Motor Malioboro Jogja Memang Unik, tapi Ogah kalau Harus Naik Lagi Mojok.co

Becak Motor Malioboro Jogja Memang Unik, tapi Ogah kalau Harus Naik Lagi 

8 April 2026
Sebagai Buruh Pabrik, Saya Juga Ingin WFH Seperti ASN (Shutterstock)

Sebagai Buruh Pabrik, Saya Juga Ingin WFH Seperti ASN

3 April 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Ikut Seleksi CPNS di Formasi Sepi Peminat sampai 4 Kali, setelah Diterima Malah Menyesal karena Nggak Sesuai Ekspektasi
  • Umur 30 Cuma Punya Honda Supra X 125 Kepala Geter: Dihina tapi Jadi Motor Tangguh buat Bahagiakan Ortu, Ketimbang Bermotor Mahal Hasil Jadi Beban
  • Meninggalkan Hidup Makmur di Desa, Memilih Pindah ke Perumahan demi Ketenangan Jiwa: Sadar Tak Semua Desa Cocok Buat Slow Living
  • Slow Living Cuma Mitos, Gen Z dengan Gaji “Imut” Terpaksa Harus Hustle Hingga 59 Tahun demi Bertahan Hidup
  • Jogja Ditinggalkan Wisatawan kalau Mengandalkan Jebakan Aji Mumpung 
  • Lulusan Farmasi PTS Jogja Bayar Mahal untuk Wisuda, tapi Gagal Foto Keluarga karena Ayah Harus Dirawat di Rumah Sakit Jiwa

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.